Unlimited Project Works

19 September, 2018

Campione v2 3-4

on  with No comments 
In  

diterjemahkan oleh http://setiablog.com
Bagian 4

Saat itu di Aoyama di kawasan Minato di Tokyo.

Sebuah toko kelontong bernama Kogetsudou terletak di sebuah jalan sempit yang berpotongan dengan jalan utama di Aoyama.

Di dalam toko ini menjual segala macam barang dari Taiwan, Hong Kong, China daratan, Asia Tenggara, dan India. Bahkan hal-hal dari perbatasan utara dan selatan Eropa. Pemilik toko memiliki kebiasaan untuk membeli segala jenis barang dari mana-mana dan ini mengakibatkan mereka ditumpuk tinggi di dalam toko.

"Jadi, buku itu berasal dari tempat itu, jadi mengapa kamu memasang barang berbahaya seperti itu untuk dijual?"

Amakasu Touma berbicara sambil menatap rak dekat kasir.

Omong-omong, entah mengapa itu penuh dengan berbagai macam buku seperti komik dan sejenisnya.

"Itu? Itu adalah sumber langka yang diturunkan oleh beberapa magi entah dari mana, bukankah akan memalukan untuk jadi sampah? ...Penjualan di pelelangan juga hampir selesai. Pasti harganya juga bagus, kalau bukan karena campur tangan kalian yang tidak perlu."

Orang yang menjawab adalah pemilik toko wanita dengan kimono.

Berumur kira-kira dua puluh atau lebih, dan memakai sutra Meisen dengan potongan sederhana. Kasir itu membaca komik-komik China yang diterbitkan di Hong Kong saat menerima pelanggan.

Amakasu tidak tahu nama asli toko ini dan tidak peduli untuk mencari tahu.

Dia adalah pedagang mencurigakan yang menggunakan merek dagang [Kogetsudou] sebagai alias. Wizard misterius dan sangat terampil. Mengetahui rincian ini sudah cukup.

"Bagaimanapun, Amakasu-san, bagaimana penilaiannya? Kita kehabisan semua jalan untuk menentukan asal-usulnya, dan kita sangat tertarik dengan konsekuensi berbahaya apa yang muncul dengan hasilnya."

"Karena itu informasi rahasia, maaf aku tidak bisa berkomentar."

"Lalu, apa rumor itu benar? Tidakkah ada seorang gadis dengan penerawangan yang sangat akut di antara Hime-Miko saat ini? Jika kita memiliki seseorang dengan bakat seperti itu, maka kita tidak akan memiliki banyak masalah dalam menemukan harta karun."

"Nah, apa yang harus aku katakan, dibandingkan dengan itu, apa masalahnya dengan grimoire itu?"

Amakasu mencoba untuk menghindari pertanyaan Kogetsudou.

Wanita yang sangat muda tapi benar-benar berpuas diri dan pria muda yang acuh tak acuh yang saling bertukar informasi — keduanya adalah perwakilan dari faksi masing-masing.

Anggota Komite Kompilasi Sejarah adalah organisasi 'resmi' untuk mendukung wizard.

Sedangkan wizard 'biasa' — mereka adalah keturunan ahli onmyouji dan kutukan yang populer sebelum Restorasi Meiji, dan banyak di antara mereka diam-diam tinggal di sekitar Aoyama.

Kogetsudou dianggap sebagai tokoh sentral di faksi tersebut.

Mungkin memiliki buku langka yang lebih berbahaya daripada girmoire werewolf, kunjungan Amakasu ke toko juga menyertakan petunjuk untuk memperingatkannya agar berhati-hati.

"Itu, Amakasu-san, tunggu dulu. Masih ada hal lain yang ingin kutanyakan, boleh? Jika kamu memberitahuku, kamu bisa mendapatkan barang yang kamu baca saat ini secara gratis."

"...Jika hanya hadiah untuk gosip, maka itu tidak terlalu penting. Mari aku periksa dulu isinya."

Amakasu membalas saat ia terus membaca manga pertempuran tentang pahlawan yang dipersenjatai baja dan perjalanan waktu ilmuwan penjahat genius bertopeng besi di Inggris abad keenam.

"Kalau begitu jadilah tamuku—Erica Blandelli, karakter besar macam apa yang muncul di Jepang?"

"Dia baru saja belajar di luar negeri, itu saja."

"Ada insiden pemadaman listrik besar pada hari gadis itu tiba. Anggota Komite Kompilasi Sejarah sibuk memanipulasi sumber berita dan bahkan mengganggu hal-hal yang ditulis di internet."

"Kebetulan, itu kebetulan saja."

"Penghancuran bangunan dan Jalan Tol Shuto bukan cuma lelucon. Tahukah kamu berapa puluhan miliar kerusakan yang terjadi malam itu? ...Dan akhirnya, Campione ketujuh ini orang Jepang, bukankah leluconnya itu berlebihan?"

"...Nah, semua rumor, kamu tidak bisa percaya semua yang kamu dengar."

Mengakui itu kebenaran pada dirinya sendiri, Amakasu meletakkan majalah manga itu di tasnya.

Sepertinya tidak perlu menyembunyikan darinya fakta bahwa Kusanagi Godou adalah hal sungguhan. Selanjutnya, tidak ada artinya mencoba menutupi kebenaran bagi yang di kenal. Apalagi jika sumber rumor ini semakin meluas, barangkali berguna.

"Lalu bagaimana dengan Liliana Kranjcar—si [Bidadari Pedang] datang ke Jepang, apakah ini terkait dengan itu? Apa akan berkembang menjadi kejadian besar lainnya?"

"Liliana Kranjcar? Dari Salib Perunggu Hitam?"

Mendengar nama yang dia tahu tapi tidak menyangka, ekspresi Amakasu menegang.

Dua asosiasi sihir yang mengatur tempat mage Milan.

Salib Tembaga Hitam—organisasi iblis merah, dan Salib Perunggu Hitam—organisasi berserker biru.

Yang pertama diwakili oleh jenius muda Erica Blandelli—wanita muda glamor yang terlibat dengan Kusanagi Godou. Di antara orang-orang pada usia yang sama, konon katanya hanya satu orang yang bisa menyaingi gadis ini sebagai lawannya.

Namanya adalah—

"Sumber kami mendapatkan berita terbaru bahwa kemarin, Liliana dan pria tua yang suram tiba di Bandara Narita Tokyo, apakah kamu tahu itu?"

Pemilik Kogetsudou tersenyum seperti anak kucing.

Pada saat itu, telepon Amakasu mulai bergetar di sakunya.

"Terima kasih atas informasi berhargamu. Bagaimanapun, ada yang muncul."

Sambil bertukar basa-basi dengan pemilik toko, Amakasu meninggalkan toko dan segera mengangkat gagang telepon.

"...Ya? Dejanstahl Voban?"

Nama ini membuat Amakasu terkesima kaget, bahkan lebih dari saat dia mendengar nama witch tadi.

Mariya Yuri diculik oleh Campione dari Eropa Timur.

Untuk sesaat, Amakasu merasa pikirannya membeku saat menerima kabar dari anggota Komite. Bagaimana situasi seperti ini bisa diselesaikan?

Amakasu menatap langit dan merasa terdorong untuk berdoa kepada Tuhan.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar