Unlimited Project Works

19 Desember, 2018

Martial Peak 27

on  
In  
Chapter 27: Bertukar Beberapa Tip Takkan Buat Kau Hamil

Tak lama setelah itu, sekelompok murid Paviliun Surga Tinggi yang mengantuk berkumpul.

“Tuan Muda Su, apakah ada yang kau butuhkan?” Seseorang bertanya sambil menggosok mata mereka.

“Tidak banyak, hanya soal urusan pagi ini.” Su Mu berusaha sekeras mungkin untuk menenangkan diri, “Alasan mengapa aku mengumpulkan kalian semua di sini adalah aku ingin kalian membantuku menemukan ide yang akan membantuku membalas dendam dan menenangkan kebencianku.”

Seseorang di luar kelompok berbicara. “Tuan Muda Su, kenapa tidak menunggu empat hari saja. Dalam empat hari, kau bisa menantang Yang Kai, dan kau pasti akan bisa mengalahkannya hingga berkeping-keping.”

Kesal, Su Mu menjawab: “Jika aku benar-benar ingin menunggu sampai saat itu, lalu mengapa aku memanggil kalian kemari?”

Orang-orang yang mengantuk, yang telah berkumpul, tiba-tiba terkejut ketika berdiri. Terbukti, mereka tidak terlalu terjaga, jadi tidak ada yang memperhatikan kata-kata Su Mu dan hanya menguap secara terbuka. Ketika dia melihat reaksi mereka, Su Mu menjadi jengkel. Sambil membanting ke meja, dia berteriak: “Kalian semua! Bantu aku memikirkan ide bagusnya! Kalau kalian tidak bisa membantuku memikirkan ide bagus, tak ada yang boleh tidur lagi!”

Ini mengejutkan semua orang, dan mereka menyadari bahwa Su Mu amat marah. Suara kerasnya telah menyebabkan mereka sepenuhnya sadar kembali dan mereka buru-buru menggunakan pikiran mereka, memikirkan strategi bagus.

Tak lama setelah mata seorang murid bernama Li Yun Tian melebar dari merumuskan rencana yang bagus. Membuka mulutnya, dia mengatakan pada Su Mu, “Tuan Muda, kita bisa melakukan ini ……”

Sambil dia mengatakan ini, dia mendekat untuk memberikan penjelasan rinci tentang rencananya.

Hati Su Mu meledak dengan kegembiraan, dia memukul punggung Li Yun Tian dengan gembira sambil memuji, “Lumayan. Lumayan. Ini adalah rencana yang bagus, jadi aku akan menyerahkan padamu untuk menyelesaikan tugasnya!”

“Serahkan saja padaku tuan muda Su!” Li Yun Tian juga tersenyum lebar.

“Kalian semua bisa kembali tidur.” Su Mu melambaikan tangannya saat dia berbicara dan semua orang tenang sebelum segera pergi untuk kembali ke tempat tidur mereka.

Melihat kegelapan hitam di luar kamarnya, Su Mu tertawa kejam. “Yang Kai, Saudara Yang, mari kita tunggu dan ketemuan saat fajar!”

Akhirnya, dengan isi hatinya, Su Mu tertidur.

Keesokan harinya, Yang Kai terbangun untuk berlatih Catatan Sifat Tubuh sebelum pergi menyapu.

Kemarin, ketika dia menggunakan pembakar dupa untuk membantu berlatih, meskipun dia selalu berada di ambang kematian; begitu banyak sehingga bahkan sekarang seluruh tubuhnya sakit; Hasilnya terbukti. Ini paling jelas ketika dia berlatih Tinju Sifat Tubuh karena dia merasa bahwa tekanan yang dia rasakan sedikit lebih kecil. Dia juga mengerti bahwa tekanan yang diberikan dari pembakar dupa mirip dengan tekanan yang dia rasakan ketika berlatih catatan sifat tubuh. Selama dia beradaptasi dengan satu jenis tekanan, dia akan dapat beradaptasi dengan tipe yang lain.

[Pembakar dupa ini adalah berkah!] Semangatnya tinggi, Yang Kai ingin cepat-cepat menyelesaikan pekerjaannya dan kembali berlatih.

Saat Yang Kai tengah menyapu, seseorang tiba-tiba menghalangi jalannya. Melihat ke atas, dia berpikir orang itu terlihat tidak asing. Ketika dia memikirkan ini, orang itu membuka mulutnya dan tertawa keras.

Semalam Li Yun Tian menyarankan sebuah rencana pada Su Mu. Meskipun dia telah merencanakan segalanya, dia tidak berani ceroboh, karena dia tahu itu tidak akan mudah. Dia tidak boleh membiarkan pihak lawan curiga dan harus menipunya dulu; untuk membuatnya bertukar gerakan dengannya.

Kemarin ketika dia menemani Su Mu untuk menantang Yang Kai, dia bersembunyi di belakang kerumunan. Dia juga tidak banyak bicara, jadi Yang Kai seharusnya tidak bisa mengenalinya, membuat semuanya menjadi lebih mudah.

Sebelumnya, dia telah menunggu Yang Kai datang melewati area ini untuk menyapu hariannya. Akhirnya, penantian panjangnya terbayar ketika Yang Kai datang. Menampakkan senyum yang besar dan ramah, dan sikap yang polos dan tidak berbahaya, Li Yun Tian berjalan mendekat.

[Ekspresi ini harusnya ramah!] ucap Li Yun Tian di dalam hati untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

“APa kau punya masalah?” Namun, Yang Kai tidak sopan karena murid manapun di sini saat ini pastilah juniornya. Itu awal memasuki periode masuk, jadi level mereka tidak setinggi itu, sehingga banyak yang bisa dipanggil sebagai Adik Junior.

“Apa kau Kakak Senior Yang?” Li Yun Tian bertanya seolah sudah tahu jawabannya.

Yang Kai mengangguk, “Ya.”

Bernapas dalam-dalam, Li Yun Tian berkata: “Jadi memang kau! Kakak Senior Yang, aku telah menunggu untuk bertemu denganmu. Sekarang aku bertemu denganmu hari ini, aku bisa melihat kau benar-benar memenuhi harapan!”

Kata-kata ini bahkan membuat Li Yun Tian sendiri ingin muntah, tetapi dia harus menjaga ini dan bertindak seperti kata-katanya tulus.

“Kakak Senior Yang! Kakak Senior Yang!” Nama Yang Kai sudah diumumkan dengan keras oleh Junior ini.

Li Yun Tian memasang pertunjukan yang cukup bagus. Mengambil tangan Yang Kai, dia berkata dengan kagum: “Kakak Senior Yang, aku dengar kau telah mengajari Zhou Hu pelajaran yang keras kemarin. Kau benar-benar orang dengan hati yang besar.”

“Apa, kau punya permusuhan dengannya?” tanya Yang Kai sambil mengukurnya.

Wajah Li Yun Tian berubah dingin: “Ya aku punya. Orang itu binatang buas, tercela; Dia bahkan menghinaku sekali.”

“Tapi kau tidak membalas dendam.” Yang Kai memperhatikan.

“Aku bahkan bermimpi tentang membalas dendam, tapi ……” Sambil mendesah keras dia menjawab: “Senior Kai, aku khawatir kau juga tahu ini, Zhou Hu memiliki seseorang yang mendukungnya. Aku tidak akan memperhatikan orang yang tidak penting seperti Zhou Hu, tapi orang di belakangnya adalah seseorang yang tidak bisa dengan mudah kuprovokasi.”

“Itu benar.” Yang Kai mengangguk; toh, Su Mu memiliki beberapa orang kuat yang mendukungnya. Jadi seorang Murid Biasa jelas tidak akan berani memprovokasi dia.

“Itu sebabnya kemarin ketika Kakak Senior Yang memberi Zhou Hu pelajaran, kau membantu junior ini membalas dendam.” Kata Li Yun Tian penuh syukur, air mata mengalir di wajahnya.

Tertawa, Yang Kai menjawab: “Kami hanya bertukar beberapa tip, itu bukan apa-apa.”

Li Yun Tian menekan ke depan: ‘‘Kakak Senior Yang, karena kau mampu menang melawan Zhou Hu, kekuatanmu seharusnya tidak begitu lemah.’’

Melambaikan tangannya Yang Kai menjawab: “Tidak juga, itu tidak luar biasa.”

Li Yun Tian mencibir di dalam, [Kau akhirnya mengatakan sesuatu yang benar. Kalau kau tidak merencanakan sesuatu kemarin, lalu bagaimana Zhou Hu mungkin kalah darimu?] Tapi Li Yun Tian tidak berani mengungkapkan pikirannya yang sebenarnya, jika Yang Kai menjadi curiga, itu akan menjadi akhir rencananya.

“Senior kau terlalu rendah hati. Ayo, sini, sini, biasanya aku, Li Yun Tian tidak punya kesempatan untuk bertukar tip dengan siapapun. Kakak Senior Yang, kau telah melakukan begitu banyak hal untukku dan karena kita bertemu hari ini, kita tidak boleh melewatkan kesempatan ini. Bertarunglah denganku.” Setelah berputar-putar, Li Yun Tian pun menemukan kesempatan untuk menanyakan pertanyaan itu alasan sebenarnya dia berbicara dengan Yang Kai.

Memaksa senyum, Yang Kai bertanya: “Kau ingin membandingkan catatan denganku?”

Li Yun Tian mengangguk dengan antusias, “Tentu saja! Aku harap Senior ini tidak akan pelit dan membiarkan Junior ini melihat kekuatan yang mengalahkan Zhou Hu. Itu juga akan bermanfaat untuk kultivasiku.”

Alasan ini benar-benar agak sulit dipercaya. Dengan demikian, Yang Kai menggelengkan kepalanya dan menolak permintaan itu: “Lupakan. Aku biasanya tidak berkelahi dengan orang lain.”

Li Yun Tian dengan cemas menekannya: “Itu tidak akan berhasil, Senior, kau akan setuju biarpun kau tidak mau.”

Tertawa, Yang Kai menatapnya dengan dingin.

Jantung Li Yun Tian berdetak kencang. Dia sedikit tidak sabar saat itu dan terlalu terburu-buru dan memaksa kata-katanya, dia segera mulai tertawa juga, “Junior ini benar-benar terlalu lemah. Jadi jika Senior memberi beberapa tip, itu akan sangat membantu.”

“Tidak mau.” Yang Kai menolak.

“Kenapa?”

“Tidak ada alasan untuk .....”

Melihat bahwa Yang Kai sengaja bergerak menjauh darinya sekarang, Li Yun Tian berseru. “Saling menukar beberapa catatan, tentu saja kami bisa banyak membantu lainnya. Bukankah alasan itu sudah cukup? Jika kita bertukar tip, itu akan menguntungkan kita berdua.”

“Kau bisa mengatakannya seperti itu, tapi ..... tidak.” Berulang kali Yang Kai melambaikan tangannya.

“Jangan begitu dong, Senior! Bertukar beberapa tip takkan buat kau hamil!” Wajah Li Yun Tian penuh kecemasan; dia bahkan tidak berani mengungkapkan niat dirinya yang sebenarnya. Jantung berdegup kencang, dia buru-buru memikirkan sebuah ide: “Mungkinkah Senior takut kalah dan poin kontribusinya dikurangi?”

diterjemahkan oleh setia-kun
MAKASIH DAH BACA, datang lagi

Share: