Playboy Can Change His Job to a Sage 14

Terjemahan SETIA BLOG, dilarang copas
“Wahai Tujuh Dewi Agung, tolong berikan pada kucing ini, Nyannyan Visconti, kerajinan rahasia pembantaian naga.”

Ketika dia mulai merapal mantra, segel sihirnya bersinar.

Pandai besi bertelinga kucing terus melanjutkan.

“Dalam melayani pilar dewata ‘Blade’, aku memohon padamu untuk mewujudkan pekerjaan agungmu di sini, di pedang ini, diilhami dengan kekuatan untuk memotong taring dan cakar, sayap dan sisik.”

Secercah cahaya muncul di udara di atas segel, berputar menjadi angin puyuh energi. Akhirnya terbentuk menjadi bola yang solid.

“Tolong berikan pada tuanku, Dylan Albertini, pedang pembantai naga yang akan menjadi cakarnya untuk mengatasi taring itu.”

Lalu, Nyannyan mengangkat kedua telapak tangannya. Bola itu berubah bentuk sekali lagi ... Menjadi bentuk pedang biru bersinar yang turun perlahan ke tangannya yang terulur.

“Berkat-berkat dari Pleiades, aku telah menerimanya.”

Cahaya terbelah. Dan kemudian, pedang sungguhan ada di tangan Nyannyan.

“Sudah selesai, nyaa!”

Dengan pedang masih di telapak tangannya, dia mengangkatnya.

Pedang jenis apa yang dimiliki Nyannyan? Berkilauan seperti sesuatu yang jatuh dari langit.

“Aku dengar itu nama asli ketika aku menerimanya, nya. Namanya adalah ‘Yagetsutou’, nya! Kumohon, tuan, ambillah!”

“Ooh, trims.”

Setelah mengambilnya di tanganku, Tina dan aku melihatnya dengan rasa ingin tahu.

Ini sedikit melengkung, pedang ala timur bukannya pedang biasa. Pedang seperti ini terkadang drop di menara. Orang-orang selalu mengatakan itu ‘dapat digunakan’, sangat mahir dalam memotong dan mengiris.

Untuk memperbaiki sisi itu, pedang ini cukup pendek.

“Ini juga disebut pedang pendek, nya. Seharusnya digunakan sebagai sidearm. Omong-omong, pedang yang drop di ruang bawah tanah biasanya lebih panjang sehingga bisa digunakan sebagai senjata utama, nya.”

“Jadi begitu …”

Mengangkat pedang hingga ke cahaya, aku bisa melihat pola gelombang berjalan di atasnya (aku lalu mengetahui bahwa ini disebut ‘riak’). Cahaya memantulnya, terlihat sangat indah.

“Sangat menakjubkan ...”

“Cantik sekali!”

“Alaminyaa! Apa kau paham kekuatanku sekarang, nya!?”

Gadis kucing itu mendorong dadanya. Payudara yang lebih besar dari wajah angkuhnya bergoyang.

Aku mengambil item yang disebut ‘Cermin Penilaian’. Seperti namanya, itu adalah cermin bulat yang dapat mengevaluasi item dalam pantulannya. Jadi, aku melihat Yagetsutou dengan itu.

“――Kau gak bohong. Ini beneran senjata buatan animasmith. Gak diragukan lagi akan bekerja dengan baik melawan naga ―― bahkan punya efek khusus terhadap naga.”

Nya! Kucing itu mengangguk.

“Dahulu kala, ada masa ketika para naga menguasai tujuh lautan dan lima benua, nya. Sebelum dunia dihancurkan, para dewi memberi manusia senjata dewata. Itu adalah pembunuh naga, nya!”

“Wow ... Apakah itu legenda animasmith?”

“Betul, nya!”

“Yah, memang benar membunuh naga itu menyakitkan ... biarpun kau memotong kepala mereka, mereka hanya beregenerasi ...”

“Hah, apa itu benar!?”

Tina berteriak kaget saat aku mengangguk.

“Kalau kau tetap denganku, nantinya kita bakal melawan satu naga. Nantikan saja.”

“Oooh! Serahkan padaku!!”

Dia sungguh energik.

Aku berbalik untuk bertanya pada Nyannyan.

“‘Tujuh dewi’ yang kau rapal dalam mantramu, siapa mereka?”

“Pleiades, nya. Para dewi yang disembah animasmith, nya! Dewi senjata! Untuk masing-masing dari tujuh dewi itu, mereka bertanggung jawab atas senjata milik masing-masing pilar yang berbeda, nyaa!”

“Hmmm, sepertinya cukup rumit.”

“Ini cukup rumit, ya?”

Tina dan aku berkata dengan kagum.

“Kembali di masa lalu, para animasmith hanya akan berspesialisasi dalam satu pilar, tapi setelah sekian lama mereka mampu menempa tujuh senjata. Kerajinan kami berkembang setiap hari, nya!”

“Bukankah itu hebat.”

“Jadi, bagaimana menurutmu, tuan! Sudahkah kau mengenali keahlianku!?”

Nyannyan terlihat bersemangat.

Aku mengangkat tangan kananku dengan cepat dan membuang satu pak kartu.

Shashashashasha…. BANG! BANG! BABABANG!

Kartu-kartu itu meledak menjadi kembang api yang mekar di seluruh ruang tamu, dengan pita-pita dan konfeti jatuh dari langit-langit.

“Kau lulus!”

“HOOOOOORRRREEEEE NYA!”

Nyannyan melompat ke pelukanku dengan bersorak. Karena dia hanya pencuri, tubuhnya ringan.

“Makasih banyak, tuan!”

Aku memberi Nyannyan pelukan ringan. Payudara lembut yang menekanku bukan lelucon.

Tina juga bertepuk tangan dengan senyum bahagia.

“Selamat, Nyannyan-san! Aku berharap dapat bekerja sama denganmu mulai sekarang!”

“Makasih juga, Tina! Aku menantikan untuk bekerja denganmu juga, nya! Omong-omong, payudaramu luar biasa! Aku juga penasaran, nya!”

“Hyaaaaa!?”

Nyannyan melompat dariku dan langsung ke Tina, yang berpakaian seperti maid, dada, memutar wajahnya. Bagian dada Tina bergoyang ke samping dengan liar.

“HYAAAAAAAAAAAAA!? S-Stooooooop!”

“Dadanya sangat lembut nyaaaaaa!”

Aku setuju dan mengangguk, meski hanya dalam pikiranku.

“Sungguh, meskipun, aku tahu orang-orang yang menderita karena payudara besar, nya. Sakit bahu dan selalu mengganggu di jalan, nya. Itu membuatmu terlihat gemuk juga.”

“Jadi kau mengerti rasa sakitku!!”

“Aku beneran mengerti, nya! Lihat, dadaku terlalu besar juga, kan?”

“Wow ... Nyannyan, dadamu benberan goyang!”

“Mungkin punyaku agak berbeda karena aku seorang manusia binatang, nya. Payudara lembut Tina juga bagus juga!”

“Wawawa, tolong jangan menggosok terus! Dan berhentilah menjulurkan kepalamu di antara dadaku!”

Mereka terlihat seperti menjadi satu ... Yah, mereka menjadi teman sangat cepat, huh? Apa ini bagaimana harem berpayudara besar dimulai? Namun, sejujurnya, setelah semua yang terjadi, aku benar-benar gak tertarik untuk melakukannya lagi ...

Itulah yang kupikirkan saat itu.

◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆ ◇ ◆

Malam itu.

Seperti yang diduga, sama seperti Tina, Nyannyan adalah orang yang putus asa, jadi aku membiarkannya tinggal di tempatku.

Yah, seharusnya baik-baik saja. Aku punya banyak kamar.

Tapi sayangnya——

“Tu~an~☆ “

Ketika aku sedang tidur, aku merasakan sesuatu tanah yang berat di dadaku.

Ketika aku membuka mata, ada Nyannyan, telanjang bulat.

Oh, benar, itu seperti kucing tidur di tempat tidur pemiliknya, kan ...? Jelas bukan seperti itu!

“Apa sih yang kaulakukan!?”

“Seharusnya kau tahu dengan melihat? Merangkak malam, nya!”

Aku melempar seprai tempat tidurku dengan cepat.

Saat mataku menyesuaikan diri dengan kegelapan, aku bisa melihat kulit putih Nyannyan. Payudaranya yang membuat kepalanya memegangi dadaku.

“Kau perlu keluar dari sini!”

Aku mencoba melawan, namun tubuhku tiba-tiba berhenti. Aku tidak dikekang oleh tali atau kutukan. Ini pelawak dalam diriku yang membuatku tetap di tempat, mengatakan ‘Bukankah ini lebih menyenangkan?’. Pekerjaan sialan ini!

“Sangat penting bagi seorang animasmith untuk memperdalam ikatan dengan tuan mereka untuk membuat senjata yang lebih baik, nya. Jadi ~ Karena ~ Alasan ~ Itu ~…. Tuan, aku sedang menggali!”

“Ah, ya ampun, maukah kau berhenti ...”

Tepat ketika aku bakal menyerah.

“BERHENTI DISANAAAAAAA!!”

BANG! Pintu dibanting terbuka dan cahaya masuk ke ruangan.

Itu adalah cahaya keselamatanku ―― Tina berdiri di ambang pintu.

Seperti yang diharapkan dari tank! Kau akan selalu datang dan melindungiku!

“Tina! Waktu yang tepat, bantu aku — Apa yang kau kenakan?”

Tank pendekar itu tidak mengenakan senjata dan zirahnya, lebih seperti baju tidur dan pakaian dalam. Darimana dia mendapatkan barang-barang yang tampak nakal itu? Daster itu transparan. Aku bisa melihat semuanya.

Gadis pendek yang terlihat semuanya itu membuat deklarasi dengan tangan di dadanya.

“Karena aku di sini lebih dulu, aku harus menjadi yang pertama mendapatkan Dylan-san!”

““WHAAAAAAAAAAAAAAAT!?””

Nyannyan dan aku berteriak pada saat yang sama.

Gak, sungguh, apa!?

Nyannyan mendorong dirinya dariku dan memiliki tampilan frustrasi di wajahnya.

“Jadi begitulah, nya ... aku berpikir pasti bahwa kau dan Tina melakukannya sama-sama setiap malam, nya ... Mengelak hal-hal seperti ini tidak baik, tahu?”

“Aku juga menunggu setiap malam, tapi selama seminggu terakhir ini Dylan-san gak pernah melakukan apapun!”

“Nyaa!? Sungguh idiot, nya! Itu kejam banget, tuan!”

“Beneran kejam!!”

Mereka berdua menatapku dengan keras.

Tunggu tunggu tunggu tunggu.

“Apa perasaanku gak penting sama sekali?”

Lantas, ketika aku berjuang untuk membebaskan diri dari efek samping yang mengikatku ke tempat tidur, Tina mendekat dan kemudian memelukku dengan erat. Payudaranya menekan perutku, perasaan itu menyenangkan.

“――Apa kau beneran berpikir aku seburuk itu?”

Dia berbisik di telingaku.

Itu adalah pukulan fatal.

Sial, cewek kecil yang sombong ini ...! Tapi …!!

Ini membuat frustrasi, tapi aku melihat tubuh Tina gemetar saat dia memelukku. Karena dia pasti mengumpulkan begitu banyak keberanian untuk meminta padaku, satu-satunya hal yang bisa aku lakukan adalah menjawabnya dengan perasaan jujurku.

“――Kau cantik, Tina.”

Aku menjawab, lalu menciumnya saat dia menutup matanya.

“Dylan-san, aku mencintaimu ...”

Setelah itu, tubuhku akhirnya mulai bergerak lagi.

“………..Tolong lembutlah.”

Aku meletakkan Tina dengan lembut di atas tempat tidur.

Di latar belakang, Nyannyan diam-diam meninggalkan ruangan dan menutup pintu di belakangnya.

“…………..Giliranku berikutnya, nya.”

Dia berbisik ketika menutup.

Ya ya. Aku mengerti.

Kurasa itu akhirnya menjadi harem, tapi selama itu tidak memecah party seperti saat dulu, harusnya tak masalah?
Load comments