Unlimited Project Works

14 Januari, 2019

Campione v21 SS

on  
In  

diterjemahkan oleh setia-kun
Anggota Keluarga Kusanagi

Jalan belanja blok ketiga di distrik Nedzu, Tokyo.

Campione ketujuh, Kusanagi Godou dan keluarganya tinggal di sana.

Erica Blandelli juga pindah ke sini. Segera satu tahun akan berlalu sejak itu.

Untuk gadis yang lahir dan dibesarkan di Milan, sebuah metropolis Italia, jalan belanja tradisional Jepang ini sedikit tidak cocok untuknya. Namun, ini adalah apa yang mereka sebut sebagai ‘rumah adalah tempatmu membuatnya’. Saat ini, Erica menikmati tinggal di sini tanpa ada ketidaknyamanan.

Lantas, pada malam hari di hari libur tertentu.

Erica dengan gagah berani berjalan melalui jalan belanja sambil mengumpulkan banyak perhatian.

Dia adalah seorang gadis cantik dengan rambut pirang kemerahan dan gaya luar biasa, di atas itu dia mengenakan karisma yang bahkan tidak coba dia sembunyikan.

Karena itu, sudah biasa baginya untuk menarik perhatian orang yang lewat.

Ada banyak tatapan kerinduan dan niat baik serta mencari kesempatan. Erica membiarkan orang-orang itu melewatinya seolah-olah mereka hanyalah setitik debu sambil menikmati jalan-jalan sore dengan langkahnya sendiri.

“Astaga?”

Erica membuka lebar matanya. Sebuah kafe yang sepertinya sudah dibuka sejak periode Showa (1926-1989 M). Dia melihat seorang kenalan duduk di dekat jendela di sana.

Tentu saja, dia tidak akan menjadi Erica Blandelli bila dia pergi begitu saja di sini.

*Clang cla~ng*. Ketika dia membuka pintu, bel berbunyi untuk memberitahu pelanggan yang masuk tengah berdering. Ini menarik garis antara toko ini dan toko saat ini yang akan memiliki suara dengungan hambar di tempat lonceng.

Erica menuju ke tempat kenalannya bersama dengan suara sopan.

“Apa kabar, Shizuka-san. Kebetulan sekali bertemu denganmu di tempat seperti ini.”

“Erica-san!”

Yang ada di sana adalah Kusanagi Shizuka.

Adik perempuan dari partner Erica, Campione ketujuh, Kusanagi Godou.

[Hubungan seperti saudari] tidak ada antara dia dan Erica Blandelli sama sekali. Agak sedikit rindu, Shizuka menyembunyikan sedikit permusuhan pada “partner Godou” yang dimulai dengan Erica. Namun, Erica tidak bisa menjadi kekasih dan tangan kanan raja iblis Campione jika dia goyah terhadap hal semacam itu.

Erica tersenyum kepada adik masa depannya dengan keanggunan yang sempurna.

“Kalau kamu menunggu seseorang di sini, tentu saja aku tidak akan mengganggu dan mundur. Tapi, kalau bukan itu — menurutku ini akan menjadi waktu yang menyenangkan untuk berbicara dengan Shizuka-san, cuma kita berdua. Maukah kamu kalau aku duduk bersamamu di sini dengan memanfaatkan pertemuan yang kebetulan ini?”

“Eerr”

Kusanagi Shizuka sedikit merenung.

Dia bukan gadis pemalu. Malah kebalikannya. Bahkan kakaknya yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam aksinya walau bertingkah seperti pria dengan pikiran sehat mengagumi “Gadis ini akan menakutkan di masa depan” oleh tingkat pikiran yang hidup di dalam tubuh kecil gadis keluarga Kusanagi.

Benar saja, Kusanagi Shizuka berbicara tanpa penundaan.

“Aku tidak keberatan. Sepertinya itu akan sedikit menarik.”

“Fufufufu, makasih. Aku percaya kamu karena ini Shizuka-san.”

Dengan gerakan mengalir, Erica duduk berhadap-hadapan dengan Shizuka.

Tepat setelah memesan kopi ke pelayan yang mendekat, Shizuka mendadak berbicara.

“Sebenarnya, aku punya janji bertemu dengan seseorang.”

“Tapi kamu menerima saranku. Shizuka-san, sepertinya kamu sedang merencanakan sesuatu.”

“Daripada rencana, itu lebih seperti aku penasaran. Jika orang yang seperti gelandangan Tora-san bertemu Erica-san, wajah seperti apa yang akan dia buat.”

“Tora......jika ingatanku tidak mengecewakanku, dia adalah karakter utama dalam seni pertunjukan tradisional Jepang, kan?”

“Uuumm. 48 buku-buku itu bahkan menjadi film, jadi tentu saja seni pertunjukan tradisional.”

Shizuka jatuh ke dalam benaknya setelah mendengar pernyataan Erica, pada saat itu.

“Shizuka. Putriku terkasih.”

Tiba-tiba sebuah suara memanggil dari samping.

“Siapa wanita di sini...?”

Pemilik suaranya adalah laki-laki usia tak dikenal. Dia tidak muda. Namun, dia juga tidak terlihat sudah lanjut usia. Dia pria yang cukup tampan, jumlah rambut di kepalanya juga sedang. Dia ramping. Penampilannya sangat menyendiri.

Jika usianya diperkirakan, maka mungkin itu adalah antara paruh kedua tahun tiga puluhan sampai paruh awal tahun lima puluhan——.

Erica telah berbicara banyak kali dengan banyak pria dan wanita dari segala usia selama enam belas tahun.

Dan dia tidak dapat memprediksi usia sebenarnya orang ini. Namun, rasanya orang ini memiliki sisa yang menyerupai karakter tertentu, atau tidak.......

“Mungkinkah, kamu adalah”

Erica bertanya dengan tenang.

“Ayah Shizuka-san dan——Kusanagi Godou?”

“Seperti katamu, tapi......kamu ini——”

“Erica Blandelli. Orang yang akan menjadi istri putramu dalam waktu dekat.”

Erica berbicara terus terang kepada pria setengah baya yang kebingungan itu.

Pakaiannya kasar, dan setelan bisnis yang tak cocok dengannya. Lalu rupanya umum dari seseorang dengan pekerjaan yang tidak diketahui dan bukan milik organisasi yang tepat yang memalukan untuk usianya.

Namun meski begitu, wajahnya samar-samar familier dengan Kusanagi Godou——.

Kata-kata Erica berasal dari penalaran analogis melalui itu. Lalu, reaksi orang yang dimaksud adalah sesuatu yang terlalu tidak terduga.

“......Dasar bajingan!”

Dia tiba-tiba mengumpat di sudut kafe ini!

Benar saja, bahkan Erica yang terbiasa dengan eksentrik dan orang aneh menatap dengan mata lebar. Para pelanggan dan staf di dalam kafe itu juga menatap. Hanya Shizuka sendiri yang menatap dengan tatapan lelah sementara tangannya menumpu pipinya.

Tapi, ayah dari keluarga Kusanagi berbicara tanpa merasa terganggu dengan reaksi sekitarnya.

“Sialan, bajingan! Sudah berapa tahun sejak aku merasakan kesal ini!? Sial-, meskipun dia hanya putraku, ada batasan bahkan dalam sifat nakalnya!”

“Otou-sama. Kalau tidak keberatan, bisakah aku memintamu untuk memberitahuku alasan mengapa Otou-sama mengatakan hal seperti itu?”

“Uu, Otou-sama! Kata-kata itu terdengar sangat bagus di telingaku, tapi, sungguh menjengkelkan bahwa aku tidak bisa dengan jujur ​​merasa bahagia karenanya!”

“Jangan pedulikan dia, Erica-san.”

Nona kecil Shizuka berkomentar sambil menatap ayah kandungnya dengan dingin.

“Orang ini hanya kesal karena Onii-chan memiliki pacar yang cantik.”

“Kesal?”

“Entah kenapa dia mencoba untuk bersaing dengan Onii-chan tanpa balas, walau dia adalah ayahnya.”

“Karena Shizuka. Ketika sampai pada putra bodoh itu, dia selalu menjadi gangguan antara hubungan aku dan Shizuka!”

“Kami adalah saudara kandung yang berhubungan darah, bagaimanapun juga, jadi itu bukan gangguan atau apapun bukan? Ah, benar juga. Soal pergi ke sumber air panas di Hokkaido di suatu tempat setelah ini yang Otou-san sebutkan? Membawa Onii-chan bersama-sama juga oke?”

“Kenapa!?”

Ayah dari keluarga Kusanagi berteriak seolah-olah dia akan memuntahkan darah.

“Meskipun Shizuka dan aku akhirnya bisa bersenang-senang bersama tanpa kehadiran orang luar!”

“Bahkan dengan Onii-chan datang, itu tidak mengubah bahwa tidak akan ada orang luar di sana. Kalau mengenai Onii-chan baru-baru ini, ketika aku mengalihkan pandanganku darinya sedikit demi sedikit, dia akan menjerat wanita cantik seperti Erica-san menggunakan celah itu, dia akan menjerat lebih banyak lagi wanita cantik, lalu dia akan menjerat lebih banyak lagi tipe yang berbeda. Wanita cantik, dia akan melakukan apa yang Onii-chan inginkan tanpa aku di sana, jadi aku harus menahannya dengan sesekali perjalanan keluarga.”

“Sialan! Pria sialan itu, kenapa dia menghabiskan musim semi bahagia seperti itu!”

Melihat ayah keluarga Kusanagi mendapatkan kemarahan tanpa basa-basi, Erica merasakannya.

Dia penasaran alasannya. Kesan ini dari “Aku akan berjalan di jalanku sendiri” tanpa mempedulikan sedikitpun pikiran pada tatapan sekitarnya, itu mengingatkannya pada orang tertentu. Kalau dipikir-pikir, penampilan orang itu entah bagaimana tampak mirip dengan orang ini juga.

(Otou-sama Godou, ya)

Pikir Erica.

(Dia juga seperti Godou dan......Lord Salvatore menambahkan dan mengurangi satu sama lain.)

Mungkinkah, alasan mengapa Kusanagi Godou merasa tertekan dengan raja pedang Italia adalah......

Kebencian keluarga terhadap seseorang yang secara samar-samar mirip ayahnya, pemikiran seperti itu mungkin bisa terjadi. Mungkin Kusanagi Godou tidak memerhatikannya sendiri.

Erica memikirkan hal seperti itu tanpa tujuan.

“Maafkan kekasaran aku. Aku Nanzenji Ryuuzou.”

Ayah dari keluarga Kusanagi mengajarkan Erica nama yang terlalu unik.

Dia juga menaruh kartu nama di meja kafe. Erica menegaskan bahwa sulit untuk mengeja karakter kanji dari nama di kartu nama, kemudian dia ingat.

Dalam keluarga Kusanagi, itu bukan hanya putranya, karakter kanji dari nama ayah juga terdiri dari banyak coretan——.

Sebelumnya, teman masa kecil Godou, Tokunaga Asuka mengatakan informasi itu padanya.

“Nama panggilan Godou dan Shizuka mengikuti ibu mereka, tapi aku benar-benar ayah dari putra bodoh itu dan Shizuka yang imut ini. Dengan kata lain, aku tidak diragukan lagi orang yang akan menjadi ayah mertuamu di masa depan.”

“Tentu saja aku mengerti, Otou-sama.”

“Uumm. Bagus sekali, ini sangat bagus.”

“Kenapa Otou-san menampakkan tampang tidak senonoh itu......”

“Jika aku pura-pura tidak tahu bahwa putra yang tidak berperasaan itu mungkin menikah dengan wanita cantik seperti ini, maka aku juga bisa melihat masa depan dimana gadis seperti ini akan menjadi putriku.”

“Omong-omong, Otou-sama.”

“Ada apa, Erica-san yang mungkin menjadi anakku?”

“Kartu nama ini, yang mana yang harus kuterima?”

“Tolong ambil semuanya. Aku menggunakan keempatnya dalam pekerjaanku.”

“Otou-san, kartu bisnis barumu meningkat lagi ya......”

“Soal itu, itu karena aku memulai perdagangan baru. Lain kali datang ke tokoku oke?”

Direktur perwakilan. Produser makanan. Manajer toko. Desainer kamar.

Ada empat kartu nama dengan judul berbeda di masing-masing kartu nama. Selanjutnya, nama perusahaan, desain, dan bahkan nomor telepon semuanya berbeda. Ketika keempatnya berbaris bersama, itu melukiskan gambar yang mencurigakan.

Kalau dipikir-pikir——menurut Kusanagi Godou.

[Ayahku seorang spekulan, ibuku seorang ratu] Katanya.

Orangtua dari Kusanagi bersaudara ini sangat menarik. Itu adalah gaya Erica Blandelli untuk menghargai individualitas yang mencolok daripada akal sehat atau kelayakan. Erica mengangguk dengan tenang.

“Omong-omong Shizuka.......Ini tentang masalah itu.”

“Ah, soal Okaa-san?”

“!?”

Benar saja, bahkan Erica terkejut ketika ibunya disebutkan.

Sudah hampir satu tahun sejak dia tinggal di dekat Kusanagi Godou. Namun, mungkin karena bimbingan banyak kebetulan, sampai sekarang Erica belum pernah bertemu dengan ibunya langsung sekalipun.

Yah, itu hanya seberapa sering ibu dari keluarga Kusanagi keluar berturut-turut dan tidak di rumah.

“Apa tidak ada gunanya kecuali aku bertemu Mayo-san? Sejujurnya, aku berpikir bahwa mungkin itu akan baik-baik saja bahkan jika aku melewatkan janji ini jika tidak boleh menemuinya.”

Sang ayah memohon dengan wajah yang sangat serius.

“Kami juga sudah melakukan kontak dengan email atau aplikasi komunikasi, tahu.”

“Itu buruk. Terkadang kedua orangtuaku harus bertemu langsung, setidaknya berbicara soal masa depanku.”

“Sesuatu seperti itu, sudah jelas apa yang akan aku dan Mayo-san katakan. [Kecuali kalau itu adalah pembunuhan, kamu bisa melakukan apapun yang kamu suka] Seperti itu.”

“Di sana! Ini bukan hanya pembunuhan yang dilarang di dunia ini, mempersempit jangkauan lagi di sana!”

“Haha, menjadi ‘seseorang’ adalah sesuatu yang kamu bahkan tidak akan tahu apa yang akan mereka menjadi lima tahun kemudian. Ini bukan sesuatu yang seharusnya kita orangtua ikut campur. Ah, bagaimana kalau aku berbicara lagi soal pekerjaan paruh waktu yang kulakukan saat bepergian di Asia sewaktu masih menjadi mahasiswa? Lihatlah, ini adalah kisah perjalanan yang akan membuatmu menangis ketika kamu mendengarnya. Aku hampir mati beberapa kali pada waktu itu, tapi ketika aku memegang pistol di kepalaku, aku hampir mengompol.”

“Pembicaraan itu adalah soal terlibat dengan penyelundupan atau sesuatu, itu sebagian besar adalah balasan buat Otou-san!”

“Bukan itu saja. Berbagai hal terjadi dan aku bahkan membantu di ladang opium selama lebih dari dua bulan. Aku juga mencari burung phoenix legendaris sampai sumber sungai Mekong. Haha, itu adalah petualangan hebat yang dilakukan [Phoenix] Te●uka-sensei dalam kehidupan nyata, lho? Pada akhirnya aku terseret ke dalam perang sipil di mana aku terisolasi di tengah-tengah perang gerilya......”

Seperti yang diharapkan dari ayah Kusanagi Godou, sepertinya dia memiliki banyak anekdot untuk dibagikan.

Terlebih lagi, jika pembunuhan adalah satu-satunya hal yang dilarang oleh orangtua, maka Kusanagi Godou yang merupakan [pembunuh dewa] masih aman, mungkin. Meskipun jika itu adalah ayah ini, rasanya dia tidak akan benar-benar menganggapnya sebagai masalah.......

Erica sangat terkesan.

Walau dia adalah orang biasa, ayah dari keluarga Kusanagi tidak mengeluarkan bau rumah tangga biasa sama sekali. Pepatah [Apel tidak jatuh jauh dari pohonnya] benar-benar diterapkan di sini.

Dan kemudian, ketika Erica menyiapkan dirinya dengan kemungkinan bahwa dia mungkin akhirnya bisa bertemu ibu keluarga Kusanagi yang diisukan.

*Clang cla-ng*.

Pintu kafe terbuka dan seseorang masuk ke dalam.

Ayah dari keluarga Kusanagi terkejut dan tubuhnya menegang, sementara Shizuka melihat ke arah pintu dengan wajah yang berkata [Datang juga ya]. Tepat setelah itu, Erica mengangkat bahunya.

Dia dengan elegan berbicara kepada orang yang mendekat.

“Sudah satu hari sejak terakhir kita bertemu, Godou.”

“Yo Erica. Ini adalah kombinasi yang sangat aneh denganmu berada di sini juga.”

Anak laki-laki yang menjadi narasumber, Kusanagi Godou berbicara dengan santai.

“Biar aku tebak Godou, apa kamu bertindak sebagai wakil ibumu yang tidak bisa datang ke sini?”

“Tepat sekali. Melihatmu seperti itu, sepertinya tidak masalah walau aku tidak menjelaskan keadaan keluarga kami huh.”

“Aku tidak akan keberatan kalau kamu melakukannya, lho?”

“Tidak. Ketajamanmu di tempat semacam itu sangat membantu, jadi mari kita lanjutkan pembicaraan seperti ini.”

Kusanagi Godou tersenyum kecut di depan kebijaksanaan Erica Blandelli.

“Seperti yang kamu bayangkan, ibu kami merasa sulit untuk bertemu dengan pak tua itu, jadi dia pergi keluar untuk minum. Ibu bilang bahwa jika ibu ingin berbicara dengannya secara langsung, maka datanglah ke toko Akabane.”

“Apa ini Mayo-san. Apakah dia pergi ke tokoku untuk minum?”

“Memang seperti itu tapi, apa yang akan kamu lakukan pak tua? Tidak masalah meskipun kamu mengundangku, Shizuka, dan juga Erica untuk makan malam di suatu tempat sekalipun.”

“Hmmm. Anakku yang bau yang hanya memiliki tinggi badan untuknya adalah tambahan yang tidak perlu.”

Ayah dari keluarga Kusanagi menghadapkan putranya secara alami sambil bergumam.

“Jika Shizuka dan putri masa depanku datang, baiklah, bukan masalah. Ada restoran masakan halal di Minamikasai yang ingin kucoba sejak beberapa waktu lalu. Mari kita coba pergi ke sana dengan semua orang.”

Ayah dari Kusanagi Godou yang memancarkan udara bukan orang biasa semakin dia berbicara.

Mungkin karena dia mengerti bahwa [ibu] yang dikabarkan tidak akan datang, dia memberi saran dengan sikap tenang.
MARI KOMENTAR

Share: