Little Mokushiroku v2 Prolog 1-3

Terjemahan SETIA BLOG, dilarang copas

“Makhluk(Beast)” itu menyimpan kebencian yang kuat pada “Monster Yang Menantang Dewa.”

Sudah berapa lama dia hidup dengan kebencian itu? ... Makhluk itu bukanlah manusia. Makhluk itu telah hidup dalam kekekalan, dan Makhluk itu pun tidak tahu lagi.

Makhluk itu pernah ditipu untuk meminjamkan si Monster kekuatannya.

Itu adalah kesalahan yang telah mengorbankan Makhluk itu segalanya.

Makhluk itu telah kehilangan kebebasannya, dan karena itu mustahil untuk mengetahui kehancuran apa yang telah si Monster tempakan di atas bumi ... tapi diasumsikan bahwa si Monster telah menghancurkan dunia untuk kepuasannya sendiri.

Kebencian, penyesalan, rasa bersalah ...

“Monster ... Aku akan menghabisimu sendiri ...”

Makhluk itu bergelora, tubuhnya didera oleh tiga rasa sakit ini. Kebenciannya pada Monster adalah satu-satunya hal yang membuatnya bertahan. Menghabisi si Monster suatu hari nanti adalah tugasnya — alasan keberadaannya.

Itulah satu-satunya cara agar tetap waras. Itulah satu-satunya cara untuk menemukan kekuatan agar tetap hidup.

Dan Makhluk itu menunggu.

Ia terus menunggu kesempatan yang akan memberinya kebebasan sekali lagi. Ia menunggu, tak tahu apakah kesempatan itu akan tiba.

Ia menunggu hari ketika ia akan memenuhi pembalasannya — tugasnya.

Ia menderita karena menunggu.

Ia benci karena menunggu.

Dan suatu hari ... Kesempatan yang telah ditunggu-tunggu pun tiba.
Load comments