Unlimited Project Works

02 Januari, 2019

World Reformation 0

on  
In  

diterjemahkan oleh setia-kun
Setelah 1.600 tahun, Dewa Kegelapan pun dibebaskan.

“...Hei, sebelah sini.”

“Lama tidak bertemu.”

Orang yang pertama kali bertemu dengannya adalah Dewi Cahaya.

Dia tak lain adalah salah satu dari lima Dewa yang mengalahkannya dalam pertempuran 1.600 tahun yang lalu dan menyegelnya.

“Jadi kaulah yang melepas segelnya, ya. Apalagi kau sendirian. Itu berarti sudah cukup lama waktu berlalu.”

“Ya. Segel yang kami –lima Dewa– letakkan, dalam keadaan normal, butuh kita berlima untuk membatalkannya, sama seperti pada saat penyegelan. Tapi segelnya sudah memburuk. Itu sudah cukup longgar bagiku untuk membatalkannya sendirian......aku akan mengatakannya lagi...”

Sang Dewi Cahaya melanjutkan,

“Sudah 1.600 tahun lamanya, Entropy sang Dewa Kegelapan. Kekasihku.”

“...1.600 tahun. Seribu enam ratus tahun?!”

Mencerna kata-kata itu, Dewa Kegelapan bergidik.

“Dengan begitu banyak waktu berlalu, manusia pasti sudah banyak berubah. Bagaimana kabarnya? Sudahkah mereka berevolusi dengan benar? Kalian para Dewa belum melakukan gangguan yang tidak perlu, kan?”

“Astaga, kau belum berubah sama sekali bahkan setelah 1.600 tahun. Selalu soal manusia, manusia. Kau sama sekali tidak peduli padaku.”

Sang Dewi Cahaya memberikan atmosfer yang tidak menyenangkan, namun sang Dewa Kegelapan tidak mengendurkan kata-katanya.

“Dalam pertempuran penciptaan dunia, kalian menang. Kalian takkan mengerti betapa cemasnya aku. Karena kalian hanya melihat manusia sebagai sampah.”

“Kaulah yang aneh karena terlalu terikat pada manusia. Karena itulah, dalam pertempuran 1.600 tahun yang lalu, tak ada sekutu di pihakmu.”

“Dan karena itu, aku kalah. Aku tidak punya dendam pada bagian itu. Tapi, kalau pada saat aku disegel, kalian telah memperlakukan mereka dengan tidak benar, dan telah menghambat evolusi alami mereka...”

“Kau akan memulainya lagi? Pertempuran...para Dewa.”

Cahaya dan Kegelapan; tatapan kedua Dewa bentrok.

“...Apalagi, setelah melirik dunia saat ini –mungkin karena sudah 1.600 tahun– jantungku menari untuk melihat bagaimana itu telah berubah.”

“Baik. Kalau begitu mari kita lihat dari atas sekarang—”

“Nggak...”

Dia menghentikan sang Dewi Cahaya yang akan membuka jendela untuk melihat ke bawah.

“Meskipun aku melihat ke bawah dari tempat yang tinggi, aku hanya akan bisa memahami permukaannya. Untuk lebih memahami manusia, alangkah baiknya melakukannya bersama mereka, berdiri di sudut pandang yang sama.”

“Apa yang akan kaulakukan?”

Atas pertanyaan dari sang Dewi Cahaya, sang Dewa Kegelapan menjawab dengan senyum di wajahnya.

“Aku akan bereinkarnasi sebagai manusia.”

***

Pada hari itu, kehidupan baru lahir di rumah tertentu.

Anak lelaki yang luar biasa energik. Pasangan menikah ini yang diberkati dengan seorang anak untuk kali pertama, menamainya ‘Haine’ dan membesarkannya dengan hati-hati.

Dan anak ini adalah orang yang memiliki jiwa Dewa Kegelapan yang telah bertempur dengan lima Dewa pada penciptaan dunia 1.600 tahun yang lalu.

Kisah ini dimulai pada saat Haine berusia 18 tahun.
MARI KOMENTAR

Share: