Unlimited Project Works

02 Januari, 2019

World Reformation 15

on  
In  

diterjemahkan oleh setia-kun
Untuk orang-orang yang ada di rapat, bagaimana penampilanku?

Di dalam Gereja Cahaya, aku seorang pemula di antara para pemula yang baru saja bergabung di perekrutan kemarin. Apalagi, gerutuan dikirim ke dapur setelah ditolak dari ujian.

Dan orang itu sekarang sedang mengomeli Komandan Ksatria. Jika melihatnya dari posisi yang tenang, itu adalah situasi di mana aku tidak akan bisa mengeluh meskipun aku akan dieksekusi karena kekasaran ini.

Walau begitu, karena aku sudah bergegas masuk, aku harus melanjutkan.

“Aku?! Komandan Ksatria ini?! Aku –Komandan Ksatria, Zeberphon Dobbe– telah kehilangan imanku pada Dewi Cahaya, katamu?! Aku ingin kau menghentikan tuduhan tidak berdasarmu!”

“Dalam penaklukan monster hari ini, itu benar-benar sulit, kau tahu. Kenapa kau tidak datang?”

“Ugh.”

“Pekerjaan nomor satu dari korps ksatria adalah untuk melindungi orang-orang dari monster, kan? Tapi, kau tidak lari ke sana. Apa yang kaulakukan?”

Aku pasti telah mencapai tempat menyedihkan, aku bisa tahu kekuatan Komandan Ksatria sedang layu.

“Aku mendengar dari Karen-san; setelah menerima laporan penampakan monster, korps ksatria mengambil 1 jam pengumpulan, 1 jam persiapan, dan 3 jam untuk bergerak ke tempat itu. Apakah itu benar? Dalam keadaan darurat di mana setiap detik diperhitungkan, kalian membuang waktu seperti orang gila, dan pada akhirnya, kalian bahkan tidak akan bisa tiba di tempat pada saat itu selesai. Aku terkejut kau bisa menyalahkan Karen-san yang pertama kali tiba di tempat kejadian.”

“...I-Itu sebabnya pandangan seorang amatir sangat dangkal.”

Komandan Ksatria meredakan ketenangan.

“Dengarkan baik-baik. Bukan hanya tiba di tempat kejadian saja yang harus dilakukan. Ketika kami tiba, kami harus bertarung dengan monster, menjaga kerusakan seminimal mungkin, dan meraih kemenangan dalam keadaan itu. Demi itu, ada kebutuhan untuk persiapan yang hati-hati, dan karena itu, sudah pasti akan membutuhkan waktu. Ketika bergerak sebagai sebuah organisasi, mobilisasi itu sendiri akan membutuhkan waktu. Mengabaikan itu dan melakukannya dengan standar siapa yang datang lebih cepat atau lebih lambat itu—”

“Dan sebagai hasilnya, kau tidak berhasil tepat waktu.”

Pernyataan singkat itu menghancurkan seluruh klaim Komandan Ksatria.

“Mengumpulkan hal-hal yang diperlukan pada saat yang diperlukan itu penting. Kau telah mengabaikan waktu perakitan terlalu banyak, dan akibatnya, kau sama sekali tidak membantu. Meskipun kau berada dalam posisi sebagai Komandan Ksatria.”

“Gigigigi!!”

“Dibandingkan dengan itu, Karen-san membuat penilaian cepat di saat darurat ini, bahkan menggunakan mesin terbang, dan bergegas ke lokasi lebih cepat daripada orang lain. Hasilnya, dia bisa menyelamatkan seorang wanita tua dan seorang gadis kecil yang tidak melarikan diri tepat waktu. Karen-san bisa mencapai itu, tapi dia harus disalahkan olehmu yang tidak melakukan apa-apa?”

“Giiiiiih!!!”

Dari gertakan gigi Komandan Ksatria, suara yang luar biasa dihasilkan.

Tangannya meraih pedangnya.

Orang-orang di ruang rapat mengangkat suara mereka.

‘Oh? Apa dia akan mengamuk di sini?’, Adalah apa yang kupikirkan, tetapi pada saat itu...

“Kedunguan Komandan Ksatria adalah sesuatu yang sudah ditunjukkan sebelumnya.”

Jadi, kata salah satu orang yang duduk di rapat itu, apalagi, itu suara seorang wanita.

Menanggapi hal ini, Komandan Ksatria langsung menenangkan haus darah yang keluar dari tubuhnya.

“P-Pendiri-sama...”

“Dalam artikel yang ditulis di surat kabar itu, lihatlah baik-baik, dirujuk bahwa Karen-san adalah orang yang bergegas menuju ke tempat itu, dan pada akhirnya, itu adalah kerjasama dari Pahlawan Cahaya dan api yang menyebabkan kekalahan para monster........Kuromiya Haine-san.”

“Ya?”

Wanita yang tidak kukenal ini memanggilku dengan nama lengkap dan aku menjadi gelisah.

Karena dia mengenakan jubah pendeta, usianya sulit diketahui. Seorang wanita misterius.

Aku tidak tahu karena wajahnya tertutup kerudung, tapi hanya dia bersuara dan nada suaranya, aku dapat mengatakan bahwa dia adalah wanita cantik tiada taranya.

“Kau yang memberikan sudut pandang ini, kan? Berkat reporter surat kabar yang memiliki informasi ini, Gereja Cahaya kami dapat mempertahankan prestisenya.”

“Yah, memang benar aku memang berbicara dengan reporter itu juga.”

“Aku telah mendengar tentangmu. Aku mendengar bahwa kau secara pribadi dibina oleh Karen-san untuk meningkatkan kemampuan beradaptasi dari korps ksatria. Aku senang melihat bahwa sudah ada prestasi darimu. Aku mendengar bahwa keluargamu adalah keluarga pemburu. Itu pasti sudah terhubung dengan benar ke pekerjaan ini juga........Wakil Kapten, Dinron Grades.”

“Y-Ya!!”

Dipanggil namanya, Wakil Kapten botak berdiri.

Jadi dia ada di sini juga.

“Akan sangat buruk untuk memiliki orang yang kompeten seperti ini tanpa peran sama sekali. Dengan otoritasku, aku menerima Haine-san menjadi korps ksatria. Kau yang bertugas merevisi para pendatang baru, tolong temukan dia peran yang dapat memungkinkannya untuk bergerak bebas tanpa terikat oleh kerangka organisasi.”

“Hah?! ......Y-Ya!”

Aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi.

Komandan Ksatria menyela.

“Mohon tunggu, Pendiri-sama! Aku belum pernah mendengar tentang itu! Jika itu terkait dengan urusan personel korps ksatria, bukankah harus untuk mengatakan sesuatu padaku sebagai Komandan Ksatria?!”

“Komandan Ksatria Dobbe, kau akan disalahkan atas keterlambatan pengiriman kali ini. Agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, aku minta kau menyusun ide reformasi.”

“Ugh!”

Komandan Ksatria melangkah mundur atas kata-kata tegas wanita itu.

“Markas besar Gereja Api yang terletak di ibukota api, Muspelheim, terletak relatif dekat dengan Kota Apollon ini, sehingga kedua gereja kebanyakan dibandingkan di hampir semuanya. Kalau kita ingin mendapatkan yang lebih baik lagi...Dobbe-san, kau mengerti, kan?”

“Y-Y-Y-Ya!!”

“Aku akan mengabaikan penggunaan mesin eteril dari Pahlawan Karen-san istansi ini. Setelah Komandan Ksatria dapat membuat rencana reformasi yang memungkinkan untuk tiba dengan cepat di tempat kejadian, kita akan membahasnya lagi. Semuanya, ada pertanyaan?”

Tidak satupun dari beberapa puluh orang yang berpenampilan penting mengatakan apa-apa.

Atau lebih tepatnya, orang-orang ini tidak mengatakan apa-apa dalam semua rapat.

“Lalu, tidak ada lagi yang perlu dibicarakan dalam kesempatan ini. Karen-san, Haine-san, kerja bagus. Kalian bisa pergi untuk hari ini dan beristirahat dengan tenang.”

“I-Iya!” “Iya...”

Ketika wanita itu berdiri, dua pembantu juga mengikuti di belakang ketika mereka meninggalkan ruang rapat.

Itu menjadi pertanda akhir rapat, orang-orang penting lainnya berdiri dari kursi mereka satu demi satu.

Hanya satu, Komandan Ksatria Dobbe berdiri dengan wajah merah dan menendang tempat duduknya.

Suara berisik terdengar.

Lalu, dia berjalan keluar dari ruang rapat dengan marah.

Ini adalah sesuatu yang kupelajari nanti, tapi, wanita khidmat itu adalah sang Pendiri, Yorishiro. Orang nomor satu terpenting yang mengawasi Gereja Cahaya ini.
MARI KOMENTAR

Share: