Unlimited Project Works

09 Januari, 2019

World Reformation 60

on  
In  

diterjemahkan oleh setia-kun
Seperti ini, kekacauan yang sedang dikendalikan oleh Coacervate sang Dewa Air dari bayang-bayang dijatuhkan.

Setelah pertarungan, sudah diketahui bahwa seluruh Hydra Ville dipenuhi dengan kegembiraan.

Monster raksasa yang menyerang kota, para pahlawan yang dengan gagah berani berdiri di depan monster ini untuk melindungi kota, apalagi, mereka bertiga.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa gereja saling bertarung untuk mendapatkan otoritas dan tidak rukun, jadi melihat para pahlawan bertarung bersama jauh lebih mengharukan.

Karen-san, Mirack, dan Celestis menjadi pusat dari sebuah festival, dan bisa saja sampai nama mereka tertulis dalam sejarah.

Para jurnalis, yang awalnya di sini untuk wawancara pertunjukan langsung Celestis, semuanya dengan suara bulat menjadikan masalah ini menjadi sebuah artikel, dan dengan itu, kemungkinan besar akan berjalan cepat dari Hydra Ville dan menyebar ke seluruh dunia.

Ketiganya bukan hanya pahlawan, mereka bisa dianggap penyelamat.

Pada akhirnya, aku tahu akku harus menangani berbagai hal mengenai lenyapnya tubuh Coacervate di dunia permukaan, dan tanganku dipenuhi dengannya.

Tubuhnya seperti monster yang meniru rupa manusia, jadi aku tidak harus menghadapi beban menjadi pembunuh. Dengan semua dendam menumpuk yang aku miliki terhadapnya, akhirnya aku membalasnya.

Walau begitu, pria itu berbentuk manusia, berbaur dengan masyarakat manusia, dan memiliki status dan posisi yang layak, jadi membunuhnya bukan berarti hanya itu yang perlu dilakukan.

Sementara aku memeriksa apa yang telah dilakukan pria itu sebagai manajer idol Celestis, aku juga mengetahui tentang beberapa kejahatannya yang lain.

Coacervate menggenggam Gereja Air dari bayang-bayang, dan itu sepenuhnya di bawah kendalinya.

Dia memahami kelemahan Pendiri Gereja Air dan manajemen saat ini, dan bahkan telah mengambil beberapa keluarga mereka sebagai sandera agar mereka patuh.

Di atas semua itu, ia juga menyesuaikan pahlawan menjadi idol, telah membuat pertarungan tetap dengan monster, dan telah menggunakan orang-orang beriman Gereja untuk bermain-main seperti orang gila.

Tapi sekarang setelah aku menghapus tubuh Coacervate di dunia permukaan, orang-orang itu akan dibebaskan darinya.

Para petinggi dari Gereja Air benar-benar merasa lega bahwa iblis yang mengendalikan mereka dari bayang-bayang telah menghilang, dan dengan senang hati membantu menyembunyikan kematiannya.

Setelah itu, aku menggunakan koneksi yang ditinggalkan Coacervate untuk melakukan negosiasi dengan atasan Gereja Air dan menyelesaikan gesekan yang disebabkan oleh aktivitas idol Celestis kepada gereja-gereja lain.

Untuk lebih spesifiknya, hapus semua keuntungan yang diperoleh klub penggemar Celestis dari memasuki Gereja Air secara resmi, dan jangan melakukan dakwah terbuka terhadap para penggemar.

Dengan ini, umat Gereja Air dan penggemar Celestis terbagi dalam beberapa pengertian, dan menjadi keberadaan yang terpisah.

Tentu saja, aku berpikir ini tidak akan menyelesaikan akar masalah, tapi sisanya dapat diputuskan oleh para petinggi gereja.

Gereja Air secara mengejutkan positif tentang reformasi semacam ini, dan sekarang setelah pengaruh Coacervate hilang, mereka mengambil inisiatif untuk menerima proposalku.

Mereka pasti menganggap berisiko untuk menggunakan nyanyian dan tarian pahlawan untuk meningkatkan orang-orang beriman mereka karena itu mungkin membuat citra Gereja dianggap dangkal.

Itu sebabnya aku memperpanjang negosiasi lebih lama karena aku harus membawanya ke titik di mana mereka meyakinkan aku bahwa Celestis masih akan dapat melanjutkan kegiatan idolnya.

Waktu yang diperlukan untuk ini adalah beberapa hari diskusi.

Pada waktu itu, Karen-san, Mirack, dan Celestis berpartisipasi dalam pertunjukan langsung tambahan sesuai jadwal, dan tampaknya mereka melewati waktu yang bermanfaat.

Lalu...

***

“Aaah, itu sulit. Pertarungan dengan Naga Laut Besar benar-benar sulit, tahu~.”

“Betul. Aduhduhduh!”

Tulang belakangku berderit karena rasa sakit digenggam erat.

Untuk menjelaskan apa yang terjadi, Mirack mengangkang di punggungku ketika aku berbaring, dan begitu saja, dia menarik rahangku dan memutarnya dengan paksa.

Yang disebut Camel Clutch.

Tampaknya ini juga merupakan teknik pembunuh yang diturunkan oleh korps Ignis Militant.

Ini adalah teknik yang sangat berbahaya yang menyebabkan kerusakan pada tulang belakang, itu sebabnya aku akan ‘aduhduh’ ketika menderita itu.

Dan terlebih lagi, sensasi selangkangan Mirack di punggungku.

Sensasi kesakitan dan kebahagiaan ini; apakah dia melakukannya sambil menyadari hal ini?

“Apa kau tahu ini, Haine? Monster laut besar selevel Phalaris dikalahkan oleh Karen, Celestis, dan aku, tahu? Itu adalah pertarungan yang sengit.”

“Ya, aku mendengarnya. Aduhduhduh!”

“Pada waktu itu, di mana kau bermain-main?”

“Maaf. Aku sungguh minta maaf!”

Karena aku tidak hadir dalam insiden Hydra Serpent, itu akhirnya dianggap sangat memalukan.

Mana mungkin aku bisa mengatakan bahwa Coacervate dan aku saling menjaga.

Mirack juga melihat kemampuanku melawan si sapi api Phalaris, jadi membodohinya tidak akan berhasil.

Jadi, aku berada di tengah-tengah menerima hukuman karena absen.

“Kenapa kau tidak menghindarinya, Mirack-chi?”

Dan sang Pahlawan Air, Celestis, berada di tengah-tengah menyaksikan hukuman ini.

“Aku tahu bahwa Haine-chi sangat bisa diandalkan, tapi...melibatkan dirinya dalam pertarungan antara monster dan pahlawan itu akan berlebihan. Selain itu, itu adalah pertarungan laut, dan ketika kau melewatkan kesempatan untuk menerima ‘Water Blessing’ sekali, tidak ada yang bisa kaulakukan, kan? Apa kau menyuruhnya berenang ke sana?”

“Diam, Celestis. Orang ini jauh lebih bisa diandalkan daripada yang kauduga.”

“Aku tidak tahu apakah kau memiliki harapan padanya atau tidak...Manapun itu, kenapa kau tidak menghentikan teknik penaklukan super menempel itu?”

“Hm?”

“Berapapun sisi wanitamu yang sudah kaubuang, menempelkan dirimu sebanyak ini pada seorang pria hanyalah...erotis.”

“Uhya!”

Sepertinya dia menyadari kurangnya kesadaran dirinya. Mirack melompat dariku.

Aku diselamatkan~~. Sedikit lagi dan aku mungkin terbelah dua.

“Oooh! Teriakan feminin Mirack-chi, sangat langka! Makasih, Haine-chi. Berkat kau, aku bisa mendengar sesuatu yang langka.”

“Aku senang melihatmu bahagia.”

Padahal, jika harga itu satu tulang belakang, nilainya agak terlalu tinggi.

Omong-omong, Celestis sang Pahlawan Air mengumumkan di akhir pertunjukan langsung bahwa dia akan beristirahat sementara dalam kegiatan idolnya.

Dengan menghilangnya Coacervate, Gereja Air melakukan kudeta. Tidak mungkin ini tidak akan mempengaruhinya juga.

Dia terlibat langsung dengan Coacervate yang menyamar sebagai manajernya, jadi dia harus memberikan penjelasan yang tepat.

‘Karena kebingungan di Gereja Air, manajer buru-buru mengganti jabatan’, adalah alasan yang dibuat, dan untuk saat ini, sepertinya dia setuju.

Pertama-tama, dia curiga dan bukan manajer yang disukai, jadi Celestis mungkin tidak terlalu tertarik padanya.

Sampai manajer berikutnya ditugaskan, sepertinya Celestis akan berlibur kecil.

“Omong-omong, Haine-chi, aku akan mengulangi diriku di sini, tapi, bagaimana dengan menjadi manajer baruku? Atau lebih tepatnya, jadilah manajerku!”

“Sudah kubilang, aku tidak bisa. Lagipula aku adalah asisten Pahlawan Cahaya.”

Apalagi, kenapa kau memperbaiki diri sendiri dan membuatnya menjadi perintah?

“Cih, setia banget. Dengan kemampuan negosiasi Haine-chi, aku pikir dia akan bisa menghadapi orang-orang yang keras kepala lho~. Gereja mendadak bilang untuk menahan diri dalam kegiatan idol, dan aku hanya tidak mengerti sama sekali.”

“Mungkin itu hanya berarti betapa mengejutkannya gejolak Naga Laut Besar itu. Mereka kemungkinan besar akan membuatmu berkonsentrasi pada kegiatan pahlawanmu dan mempersiapkan diri jika dibutuhkan. Bukankah itu normal? Mematuhi.”

“Karena saat-saat berbahaya itulah idol itu ada. Dengan nyanyian dan tarian Celes-tan, aku akan memberikan harapan.”

Sepertinya dia tidak akan berubah apapun yang terjadi.

Celestis adalah pahlawan yang tidak hanya bertarung dengan kekuatan dewata, ia juga bertarung dengan memberikan harapan kepada orang-orang. Itu juga bentuk pahlawan yang luar biasa.

“Yah, lupakan saja omelan itu. Haine-chi, bagaimana kalau kau pergi ke yang berikutnya?”

“Berikutnya?”

“Sepertinya atasan langsungmu memiliki beberapa kata pujian untukmu. Dia menunggumu di kamarnya.”

“?”

Pujian?

Apa aku melakukan sesuatu yang layak dipuji?

Bagaimanapun, aku tak bisa hanya berdiri di sini ketika aku didesak untuk pergi. Mari kita tinggalkan ruangan untuk saat ini.

Jika aku tinggal di sini tanpa melakukan apa-apa, aku merasa hukuman Mirack akan dilanjutkan.

Aku menuju ke pintu, dan ketika aku melewati sisi Mirack, aku mendengar suara rendah yang nyaris mencapai telingaku.

“......Trims.”

“Eh?”

Aku mendengar Mirack berbisik kepadaku dan itu membuatku semakin bingung. Walau begitu, aku tidak punya pilihan jadi aku meninggalkan ruangan begitu saja.

Ketika berbicara tentang atasan langsungku, cuma ada orang itu, kan?
MARI KOMENTAR

Share: