Unlimited Project Works

23 Januari, 2019

World Reformation 68

on  
In  

diterjemahkan oleh setia-kun
“Entropy sang Dewa Kegelapan...”

Mendengar nama itu, aku bingung.

Karena Dewa itu adalah jiwa yang ada di dalam diriku.

“Betul. Sejak Yorishiro-sama memberitahuku tentang Dewa itu, aku mencoba menyelidiki banyak hal sendirian. Perpustakaan ini adalah sumber informasi terbaik yang kupunya.”

“Tidak ada perpustakaan lain sebesar ini, di manapun di dunia ini. kalau itu untuk menyelidiki sesuatu, ini pasti tempat yang bagus untuk melaksanakannya.”

Yorishiro menambahkan.

Di distrik pegunungan Radona tempat kami bertarung melawan si sapi api Phalaris, aku mengungkapkan untuk pertama kalinya gaya bertarungku dengan Dark Matter, dan pertanyaan yang muncul sesudahnya tidak bisa dihindari.

Yorishiro muncul dalam waktu yang tepat dan mengungkapkan keberadaan Dewa Pencipta Keenam, Entropy sang Dewa Kegelapan.

Di dunia ini, selain dari elemen Bumi, Angin, Api, Air, dan Cahaya, ada juga elemen gelap yang menyusun dunia ini juga, dan ada saat-saat langka ketika unsur gelap itu tebal di dalam manusia.

Dengan ‘pengaturan’ itu, kami dapat meyakinkan Karen-san dan Mirack tentang Dark Matter-ku.

Kenyataannya berbeda. Karena jiwa di dalam diriku adalah Dewa Kegelapan Entropy sendiri.

“Aku merasa terganggu dengan hal ini sepanjang waktu ini. Kami telah menyembah Dewa Pencipta selama beberapa abad, tapi, aku sekarang diberitahu bahwa sebenarnya tidak hanya ada lima tapi enam. Tidakkah menurutmu ini wahyu yang luar biasa, Haine-san?”

“Ya...”

Sulit bagiku untuk memahami bagaimana perasaannya karena aku tahu dari awal...

“Tapi jika itu benar, mengapa Dewa Kegelapan tidak dikenal seperti Dewa lainnya? Kenapa dia tidak disembah oleh siapapun? Pertanyaan-pertanyaan ini terus bermunculan!”

“Dan itu sebabnya kau datang ke perpustakaan, untuk menyelidiki?”

“Ya, dan juga...!”

Karen-san gelisah sejenak, dan kemudian, seolah-olah telah memutuskan sendiri, dia berkata,

“Itu adalah Dewa yang terhubung dengan orang yang aku cintai, jadi aku semakin tertarik padanya...”

Uwa.

Sekarang Karen-san telah mengaku sekali, dia terus menyerang tanpa ragu-ragu.

“Aku mengerti perasaan itu, Karen-san. Kau ingin belajar semua soal orang yang kau cintai.”

“Itu benar, Yorishiro-sama! Jadi, informasi tentang Dewa Kegelapan ini diketahui oleh Yorishiro-sama, jadi kupikir mungkin kau tahu lebih banyak.”

“Maaf.”

Yorishiro mengatakan ini terlihat sangat menyesal.

“Aku tidak tahu lebih dari apa yang Dewi Cahaya-sama telah mencerahkanku dengan oraclenya.”

Dan Dewi Cahaya sendiri mengatakannya...

Yorishiro dan aku merahasiakannya bahwa kita adalah reinkarnasi para Dewa.

Jelas bahwa kita akan dipandang sebagai megalomaniak, dan bahkan jika mereka percaya pada kita, itu hanya akan menimbulkan gangguan di dunia, dan sama sekali tidak ada poin bagus tentang itu.

Pertama-tama, aku ingin menikmati dunia ini bukan sebagai Dewa tetapi sebagai manusia. Yorishiro mungkin berpikir dengan cara yang sama.

Itu sebabnya, bagian Dewa dalam diriku adalah rahasia yang tidak boleh diketahui.

“Oracle Dewi Cahaya-sama pastilah memberi tahu aku tentang pendekatan keberadaan khusus yaitu Haine-san. Dia tidak banyak memberitahuku.”

Dan aku terkesan dengan betapa mudahnya Yorishiro bisa berbohong. Mungkin itu adalah keterampilan yang diperlukan untuk menyembunyikan sifat aslinya sebagai Dewa.

Bukan tipe yang menjatuhkan orang, jadi mari kita anggap itu sebagai kebohongan tulus.

“Para Dewa berharap agar orang-orang berpikir sendiri. Itu sebabnya, apapun itu, mereka hanya akan mengungkapkan sebagian kecil darinya. Mengungkap semuanya adalah peran orang-orang itu sendiri.”

“Aku mengerti...Itu benar. Hal-hal yang kau inginkan harus dipahami dengan tanganmu sendiri!”

Dan Karen-san adalah gadis yang jujur dan baik.

“Jadi, aku sudah meneliti sendiri. Aku menggali sebanyak mungkin buku-buku tua dari perpustakaan ini, dan membacanya dari awal hingga akhir. Lalu, ketika aku menemukan informasi yang mungkin terkait dengan Entropy-sama, aku akan menuliskannya, dan inilah yang aku dapatkan!”

*Don!!* adalah suara yang dibuat notebook saat menyentuh meja.

Ini sangat usang.

“...Uhm, Karen-san, kau baru tahu soal Entropy, kan?”

Kemudian, penyelidikannya seharusnya sudah dimulai baru-baru ini, tapi, apakah dia menginvestigasi begitu banyak sehingga berakhir dengan notebooknya menjadi usang?

“Yah, meski aku mengatakan itu, belum ada satupun tempat yang menyebutkan Entropy-sama dengan jelas. Seperti yang diharapkan dari Dewa yang tersembunyi bahwa keberadaannya belum diketahui sama sekali sampai hari ini. Tapi...”

Karen-san membalik sampul depan notebook.

Di halaman pertama, ada tulisan lucu yang kemungkinan besar dari Karen-san sendiri.

“Pertama, ada kegelapan; di sana, Inflation menciptakan cahaya; Quasar memenuhi langit dengan udara; selanjutnya, Mantle menciptakan bumi; Coacervate mengisi ruang bumi dengan air; dan akhirnya, Nova menggabungkan semuanya menjadi satu dengan api; dan itulah bagaimana dunia diciptakan.”

“Itu salah satu bagian dari Permulaan.”

“Betul. Tapi bagian tentang ‘pertama, ada kegelapan’, bukankah ini aneh? Ada cahaya, angin, bumi, air, dan api; semua yang dibuat oleh para Dewa ditulis dengan jelas di sana, tapi, kegelapan sudah kosong sejak awal. Aku tidak merasa aneh sebelumnya, tapi sekarang setelah aku membacanya, aku merasa ada yang salah.”

“...Itu benar...”

“Bagian ini mungkin ditulis ulang, dan sebelum ditulis ulang, inilah yang ada di sana: ‘Pertama, Entropy menciptakan kegelapan’.”

Ya, begitulah sebenarnya.

“Ada juga deskripsi lain yang menarik. Dalam buku-buku tua khususnya di perpustakaan ini, ada ungkapan-ungkapan seperti ini yang muncul. ‘Dua kutub, empat elemen dasar’.”

“Pasti mengacu pada enam Dewa.”

“Betul! Hebat sekali Haine-san!”

Ups, haruskah aku menunggu lebih lama untuk memberikan pendapat itu?

“Berdasarkan konteks di seluruh buku ini, kata-kata ini pastinya merujuk pada Dewa Pencipta, tapi ada lima Dewa Pencipta, tapi, ditulis ‘dua kutub, empat elemen dasar’, dalam hal ini, 2 ditambah 4 hasilnya 6. Jumlahnya tidak cocok. Tapi, kalau kita menghitung Entropy-sama dalam matematika, itu masuk akal.”

Karen-san benar-benar menyelidiki dengan baik.

Dalam enam Dewa Pencipta, ada kategori yang jelas: kutub cahaya dan gelap; dan elemen dasar bumi, api, air, dan angin. Dua kategori ini memiliki perbedaan kuat dalam tinggi dan rendah, tapi aku yang merupakan salah satu kutub dikalahkan dan disegel, sehingga menjadi kabur.

Bagaimanapun, aku terkesan bahwa Karen-san dapat menginvestigasi sebanyak ini.

Aku disegel pada Permulaan dunia, jadi wajar saja bahwa tidak ada yang tahu tentang aku sejak awal.

Karena itu, alih-alih mengatakan buku-buku itu telah ditulis ulang, itu lebih seperti, buku itu seharusnya tidak ada sejak awal. Tidak mungkin ada rincian tentang Dewa Kegelapan yang ditulis di manapun.

Yang paling bisa dicapai adalah menangkap aroma keberadaanku yang mungkin.

“Jadi, aku punya satu ungkapan besar yang tersisa untuk bagian terakhir.”

“Hah?”

“Rupanya ada orang yang menyembah Entropy sang Dewa Kegelapan di masa lalu.”

“Eeeh?!”

Mana mungkin!

“Aku menemukan sebuah buku yang menunjukkan tempat di mana mereka mungkin tinggal. Dan namanya adalah: Negeri Dunia Bawah Kegelapan.”
MARI KOMENTAR

Share: