Unlimited Project Works

24 Januari, 2019

World Reformation 83

on  
In  

diterjemahkan oleh setia-kun
“Aku...Dewa Kegelapan...Entropy.”

Pertarungan antara bayangan dan aku –Kuromiya Haine– mencapai klimaksnya.

Pada awalnya, aku gelisah dengan keanehannya, tetapi setelah menanganinya dengan tenang, itu bukan gerakan yang tidak bisa kuikuti.

Untuk menghindari Karen-san dan Yorishiro agar tidak diserang, aku membungkus kita berdua di dinding materi gelap, terlebih lagi, aku perlahan-lahan mengurangi ruang lingkupnya untuk menahan kecepatannya.

Secara alami, elemen cahaya memiliki keunggulan absolut terhadap elemen gelap, tetapi karena transformasi cahaya menjadi ‘bayangan’, sepertinya keuntungan ini telah hilang.

Setiap kali ia menyentuh materi gelap, ia kehilangan volume, dan telah kembali ke ukuran pertama kali kami bertemu.

“Aku...Dewa Kegelapan...Entropy.”

Aku kebanyakan bisa menebak apa sebenarnya makhluk ini.

Itu manusia. Terlebih lagi, seseorang yang sangat mencintai Negeri Dunia Bawah dan berjuang keras untuk melindunginya.

Seorang pendekar.

Tanah kelahirannya, yang membuat marah irasionalitas ini; Aku bisa memahaminya sampai sakit ketika membaca tulisan monumen itu.

Kemarahan...dan kesedihan rasanya sampai mengubah dirinya menjadi ini. Tidak banyak manusia yang memiliki emosi yang begitu kuat.

“Betul. Anak ini sebenarnya...anak yang memiliki emosi yang cukup kaya.”

“?!”

Pada saat aku perhatikan, Yorishiro sudah berdiri tepat di sampingku.

Dia memasuki bidang materi gelap?!

“Ini seharusnya bukan kejutan, Haine-san? Kau sudah menjelaskan beberapa saat yang lalu bahwa kegelapan tidak bisa menang melawan cahaya.”

Yorishiro membuat senyum misterius.

Melihat lubang di materi gelap yang menghubungkan ke luar, aku bisa melihat bahwa Karen-san telah jatuh pingsan.

“Jangan khawatir. Aku hanya menidurkan Karen-san. Dia sudah menjadi temanku, jadi dia pasti akan menentang apa yang akan kulakukan.”

“Apa yang kau rencanakan?”

Aku langsung bertanya.

“Aku sudah mengerti sebagian besar segalanya. Orang yang bernama Ratu Izanami yang dikatakan telah membangkitkan Negeri Dunia Bawah, itu kau, kan? Reinkarnasi yang membentang di hadapan tubuhmu saat ini sebagai Yorishiro. Orang yang menyebarkan agama Entropy juga kau; kau juga orang yang mengajari mereka teknik untuk mengubah kekuatan dewata cahaya menjadi ‘bayangan’. Apa kau berniat menciptakan Utopia denganku sebagai pusatnya?”

“Seperti yang diharapkan dari Haine-san......Tidak, Entropy sang Dewa Kegelapanku tercinta. Sepertinya kau sudah mengetahui semuanya-desu wa ne.”

Karena dia telah membawa nama itu, itu berarti dia berniat untuk berbicara sebagai Dewa.

“Apa ini dosa yang kaubicarakan?”

“Betul. Untuk mengalihkan perhatianku dari kesepian kehilanganmu, aku mencoba untuk membimbing manusia atas namamu. Itu pada saat sejarah manusia secara harfiah pada langkah pertama.”

Dan empat Elemen Dasar menghancurkan ini.

Bencana yang ditulis di monumen itu benar-benar cara orang-orang itu akan mengacaukan dunia. Ditambah lagi, manusia yang menyerang Negeri Dunia Bawah pastilah menjadi fondasi bagi gereja api, bumi, angin, dan air.

“Bayangan itu awalnya adalah manusia yang hidup di Negeri Dunia Bawah. Seseorang yang bisa disebut berbudi luhur. Seorang yatim piatu yang diangkat oleh tanganku dan rukun dengan saudara-saudaranya yang berada dalam situasi yang sama. Setelah tumbuh dewasa, anak ini menunjukkan bakat langka, dan menjadi cukup kuat untuk dianugerahi gelar pahlawan.”

“Dengan kata lain, bayangan ini adalah pahlawan pertama di dunia ini.”

“Tapi kekuatan ‘bayangan’ yang terlalu kuat akhirnya membahayakan anak itu. Terlibat oleh ‘bayangan’, anak ini menjadi ‘bayangan’ itu sendiri dengan satu-satunya hal dalam pikirannya adalah memakan kekuatan dewata cahaya. Api, air, tanah, dan air juga tidak akan berfungsi. Satu-satunya cara untuk mengalahkan anak itu adalah...Haine-san, kekuatan dewata kegelapan milikmu.”

“Apa kau menyuruhku untuk membunuhnya?”

“Kaulah satu-satunya yang bisa. Kalau begini terus, anak itu akan melarikan diri dari tempat ini. Jika dia berhasil masuk ke bawah sinar matahari, dia akan menyerap cahaya dan tumbuh jauh lebih besar. Dunia akan tertutup sepenuhnya oleh anak ini. Bahkan Dewa pun tidak akan bisa menghentikan itu.”

Betul.

Orang ini meninggalkan kemanusiaannya karena keinginannya untuk membunuh para Dewa jahat. Jika kekuatan itu tidak cukup untuk menandingi Dewa, itu akan terlalu menyedihkan.

“Jadi ini tujuanmu sejak awal?”

“Betul. Sejak aku membuka segelmu, aku berharap kau melakukan ini. Kalau aku menyebarkan nama Entropy sang Dewa Kegelapan, suatu hari kau atau Karen-san akan menyelidikinya, dan akhirnya akan mencapai Negeri Dunia Bawah, dan kemudian, kau akan bertemu anak ini. Itulah yang kuharapkan akan terjadi.”

Aku mengerti.

Sejak saat kami mengetahui keberadaan Negeri Dunia Bawah, aliran kejadian untuk mencapai di sini terlalu mulus, yang terasa sangat ganjil.

Sekarang aku memikirkannya, sampai kami menemukan bayangannya, rasanya terlalu mekanis. Potongan-potongan itu jatuh dengan sempurna.

Tidak ada keraguan bahwa Yorishiro ingin membawaku ke Negeri Dunia Bawah sesegera mungkin.

Tetapi dalam hal itu...

“Kenapa kau melakukannya dengan cara yang tidak benar?”

Bukankah tidak apa-apa untuk memintanya saat aku membuka segel?

“Aku ingin kau membunuh anak ini saat kau mengerti bagaimana dunia ini bekerja. Sebelum kau membunuh anak ini, aku ingin kau tahu tentang kebodohan yang bersarang di dunia ini, kekonyolannya, dan bahwa anak ini bukan malapetaka melainkan korban. Tanpa itu, itu akan sangat menyedihkan.”

Tatapan Yorishiro dituangkan ke bayangan itu.

Tampangnya cantik, tapi seperti sebelumnya, aku merasakan bayangan seorang wanita tua yang bosan hidup.

Jika sekarang, aku bisa mengatakan identitas perasaan ini.

Pada saat itu, dia bukan Inflation sang Dewi Cahaya atau Pendiri Cahaya Yorishiro, tetapi ratu dari Negeri Dunia Bawah, Izanami.

“Aku...Dewa Kegelapan...Entropy.”

Mungkin sudah kehilangan kemampuan untuk berpikir dan bernalar.

Ia hanya bergerak dengan kebenciannya terhadap para Dewa dan dunia; bayangan tipis.

“Aku minta maaf...karena sudah lama sekali.”

Yorishiro...Inflation sang Dewi Cahaya...ratu dari Negeri Dunia Bawah, Izanami, berbicara pada bayangan ini.

“Berada di tempat yang suram sendirian saja pasti sangat sepi. Tapi hari ini akan menjadi akhir dari ini. Entropy sang Dewa Kegelapan yang begitu kau hormati akhirnya datang untukmu...untuk menjatuhkan tirai rasa sakitmu.”

“Aku...Dewa Kegelapan...Entropy.”

Aku tidak berpikir bayangan mengerti kata-katanya.

Kata-kata ini mungkin kata-kata pertobatan.

“Tapi yakinlah. Setidaknya pada saat kematianmu, aku tidak akan membiarkanmu merasa kesepian. Aku akan menemanimu.”

“Hei?!”

“Ini adalah yang paling bisa kulakukan. Sayangnya, aku tidak bisa mati sebagai Dewa. Itu sebabnya, paling tidak, aku akan menawarkan tubuh Yorishiro ini untuk menemani anak ini. Haine-san, tolong, hancurkan anak ini dan aku bersama dengan materi gelapmu.”
MARI KOMENTAR

Share: