Unlimited Project Works

08 Februari, 2019

Valhalla Saga 3-5

on  
In  

diterjemahkan oleh setia-kun

Episode 3/Chapter 5: Ksatria Naga (5)


“Oh, kau baru datang sekarang?”

Itu sekitar lima menit setelah dia menyelesaikan urusannya dengan Heda.

Tae Ho berdiri di tempatnya. Itu karena seorang prajurit yang belum pernah dia lihat sebelumnya tengah berbicara dengannya.

Dia adalah pria tampan yang janggutnya tumbuh dengan baik cocok untuknya.

Pria itu, yang duduk di atas batu, berdiri perlahan dan berkata, “Jangan bersikap defensif. Kita berada di sisi yang sama. Tapi pertama-tama, apakah Valkyrie itu pergi ke tempat lain?”

Mata pria itu bergerak melewati punggung Tae Ho. Di mata yang dipenuhi dengan rasa ingin tahu, Tae Ho menanyainya dengan lebih hati-hati.

“Kau siapa?”

Mungkin itu karena suaranya agak tajam sehingga pria itu mengangkat kedua tangannya untuk menenangkannya dan dengan cepat berkata, “Namaku Rolph. Aku dari legiun Ullr, dan aku adalah prajurit pasukan Siri yang akan bergabung dengan pasukan Ragnal.”

‘Benar juga.’

Tae Ho terkesan dalam hati. Itu bukan karena penampilan Rolph yang bermartabat atau nama Dewa yang pernah didengarnya untuk pertama kalinya.

[ Pemburu Serigala ]

[ Legiun Ullr: Rolph ]

Dia bisa melihat kata-kata hijau bersinar di atas kepala Rolph. Itu adalah hasil dari mengaktifkan [ Saga: Mata Naga Melihat Semua Hal ].

‘Apakah benda itu menunjukkan nama panggilan dan keadaannya saat ini?’

Dia melihat hal-hal yang berbeda ketika dia memandang Heda.

Tae Ho memutuskan untuk mengungkapkan lebih banyak kekuatan saganya. Kemudian, banyak kata ditambahkan di beberapa tempat tubuh Rolph.

[ Pria ]

[ Terampil dalam menggunakan busur dan belati ]

Setelah dia berkonsentrasi sedikit lagi, dia bisa melihat aura merah yang seperti asap. Dia berpikir bahwa itu adalah rune yang telah Rolph kumpulkan sampai sekarang.

‘Aku pasti bisa melihat lebih banyak daripada ketika aku mencobanya dengan Heda.’

Saat itu dia hanya bisa melihat nama dan keadaannya.

‘Alasan logisnya adalah levelku masih rendah.... Jadi, apakah sudah jelas bahwa aku dapat melihat lebih banyak dengan Rolph daripada dengan Heda?’

Perbedaan antara prajurit tingkat terendah dan Valkyrie sangat besar.

‘Dan itukah kelemahannya?’

Cahaya bersinar di bahu, dagu, jantung, dan perut Rolph.

‘Mata Naga’ adalah skill yang dimiliki semua ksatria naga di Dark Age. Itu tidak hanya menunjukkan keadaan musuh dan kelemahan mereka, tetapi juga berfungsi sebagai alat pemindaian. Kegunaannya cukup penting.

Boleh-boleh saja membuat skill menjadi saga.

Itu adalah poin yang sangat penting. Sepertinya dia hanya bisa membuat skill yang memiliki anekdot untuk itu menjadi saga, tetapi walaupun dia membatasinya seperti ini, masih ada banyak skill yang berguna.

‘Aku sudah selesai dengan mode pemindaian.’

Kemampuan ini dimaksudkan untuk memeriksa kondisi peralatan musuh sejak awal, jadi mustahil untuk melihat semua yang dia mau.

‘Meskipun bisa, tak ada alasan untuk menggunakannya sekarang.’

“Hei, bisakah kau mendengarkan aku? Apa kau terluka?”

Dia menguasai dirinya ketika Rolph memanggilnya dan kemudian dia melihat bahwa Rolph memandang dirinya sendiri dengan wajah canggung. Tae Ho mengangguk dan menjawab.

“Ah, aku baik-baik saja. Aku Lee Tae Ho. Dan....Rolph, apa yang terjadi?”

Rolph sedang menunggu Tae Ho di pintu masuk kamp. Sepertinya dia melakukan ini karena ada sesuatu.

“Aku sudah menunggumu karena aku punya sesuatu untuk dikirim. Semua prajurit dari pasukan Ragnal telah pindah ke kamp kami. Bukannya mereka benar-benar memindahkan kamp, tapi itu karena hal-hal seperti mengirimkan penghargaan jasa dan hal-hal semacam itu.”

“Kalau begitu aku juga harus pergi ke sana.”

“Betul. Apa kau tidak lapar? Kami tidak punya makanan apapun sekarang....Sepertinya pihak kami dan kau juga melahap semuanya.”

Rolph mengatakan ini dengan wajah gelisah. Sepertinya para prajurit yang memiliki nafsu makan besar telah menghabiskan semuanya.

Dia telah berjuang sepanjang hari dan dia juga harus terus berjuang besok, jadi tidak makan adalah hal yang menghancurkan. Dia takkan bisa bertarung dengan baik jika dia lapar.

“Aku baik-baik saja. Aku punya ini.”

Tae Ho mengangkat keranjang yang ada di tangannya dengan wajah tenang. Ada sandwich yang dibuat dengan beberapa sayuran dan daging yang ditempatkan dengan cantik.

“Huk, apakah Valkyrie itu?!”

Rolph bertanya dengan mata terbelalak dan Tae Ho menjawab dengan licik seolah-olah ini adalah hal yang biasa.

“Yah begitulah.”

Mendengar jawaban Tae Ho, Rolph memandang Tae Ho dengan mata cemburu dan iri bercampur dengan kekaguman.

Sebenarnya, itu sudah jelas, karena secara realistis itu seperti penyanyi idola datang menemuimu dan memberimu kotak makan siang.

‘Heda benar-benar poin kuat dari legiun Idun.’

Tae Ho, yang puas, mengangguk sekali lagi. Rolph, yang melihat keranjang lebih dari Tae Ho, menghela napas dan berkata, “Aku dengar Valkyrie akan datang saat matahari terbenam, jadi masih ada waktu. Kau harus makan dulu. Setelah itu, aku akan memimpinmu.”

Rolph menunjuk ke langit dengan matanya. Saat itu hampir malam, tetapi belum.

“Terima kasih.”

“Tidak perlu berterima kasih padaku.”

Rolph menyeringai dan kemudian mengulurkan tangannya. Itu adalah tangan yang besar dan keras.

“Kita akan bertarung bersama mulai besok. Mari kita rukun.”

“Sama juga.”

Setelah berjabat tangan, Tae Ho memilih batu di dekatnya dan duduk di atasnya.

Jika mereka akan bergerak, tidak perlu masuk ke kamp.

Tae Ho memutuskan sendiri dan kemudian mengambil sandwich dari keranjang. Sangat menyenangkan melihat bahwa sepertinya keterampilan memasak Heda cukup baik.

“Terima kasih atas makanannya.”

Tae Ho mengucapkan kalimat pendek dan kemudian menggigitnya. Itu benar-benar rasa yang keren.

‘Apakah sausnya spesial? Ini sangat lezat.’

Dia merasa berterima kasih kepada Heda sekali lagi dan mengambil satu gigitan lagi.

“Hei.”

Dia menoleh pada panggilan Rolph yang tiba-tiba. Wajah tampannya benar-benar memerah.

“Bisakah aku mencicipi?”

Tae Ho melirik sedikit ke atas sebelum menjawab. Kata-kata hijau di atas kepala Rolph telah berubah.

[ Cemas karena dia ingin makan ]

[ Legiun Ullr: Rolph ]

Tae Ho tertawa dalam hati dan mengangguk.

 

“Itu di sana.”

Perkemahan pasukan Siri tidak terlalu jauh. Rolph tertawa sambil menunjuk ke tenda yang berbaris dan kemudian Tae Ho mengangguk.

‘Apakah ini kekuatan suap?’

Bahkan jika dia menyebutnya suap, itu hanya setengah sandwich. Tapi efeknya luar biasa.

‘Haruskah aku meminta Heda untuk membuatku lebih?’

Walau ini permintaan yang berlebihan, dia pikir mungkin Heda akan mendengarkannya. Bagaimana kau mengatakannya? Dia akan bermain keras tetapi pada akhirnya akan mendengarkanmu?

“Apa yang kau pikirkan?”

“Tidak, tidak ada. Ada sesuatu yang ingin kuketahui.”

Tae Ho berjalan menuju pasukan Siri dan menoleh untuk melihat Rolph. Rolph memiringkan kepalanya seolah bertanya sebabnya.

“Bicaralah.”

“Apa berkat legiun Ullr?”

Mata Tae Ho pindah ke brosur yang ada di dada Rolph. Itu memiliki bentuk busur dan anak panah. Sepertinya itu adalah simbol dari legiun Ullr.

‘Kalau cuma ini seharusnya baik-baik saja, kan?’

Mereka berada di pihak yang sama, dan melihat sikap Bjorn, sepertinya berkat legiun bukanlah rahasia.

Tae Ho tahu sedikit tentang Valhalla. Dia tak tahu tentang wilayah yang masing-masing diperintah oleh Dewa, dan nama mereka bahkan kurang begitu.

‘Aku butuh informasi.’

Mengetahui adalah kekuatan. Walaupun itu adalah hal yang sepele, semuanya akan memiliki kegunaannya ketika berkumpul bersama.

Selain itu, tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa informasi tentang orang-orang yang akan ia lawan adalah penting.

Tae Ho memaksakan wajah yang tenang dan menatap Rolph. Dia memiringkan kepalanya sekali tetapi kemudian tersenyum seolah itu tidak seberapa.

“Kau juga mestinya tahu ini, tapi Ullr adalah Dewa Perburuan. Berkatnya adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan itu. Para prajurit legiun kami dapat memilih berkat antara pelacakan dan sembunyi-sembunyi. Tentu saja, kau bisa mendapatkan keduanya nanti.”

Kapanpun tingkat prajurit meningkat, berkat yang bisa mereka terima meningkat atau diperkuat. Tae Ho memikirkan perkataan yang ada di atas kepala Rolph, yang merupakan ‘Pemburu Serigala’, dan mengangguk.

“Apakah berburu spesialisasi Rolph?”

Usai memikirkan itu, dia melihat senjata yang berbeda di sisi Rolph dibandingkan dengan prajurit lainnya. Dia memiliki belati kecil di pinggangnya dibandingkan dengan prajurit lain yang memiliki pedang atau kapak besar dan dia membawa panah besar di punggungnya.

“Jadi, apa berkatmu?”

Rolph menjawab pertanyaan Tae Ho kali ini juga.

“Itu sembunyi-sembunyi. Aku masih kurang sekarang, tapi aku mendengar bahwa ketika kau menjadi prajurit tingkat superior, kau bisa menghilang di depan mata orang lain.”

“Oh...siluman.”

Jika itu seperti yang dia katakan, itu adalah berkat yang sangat mengesankan.

“Bagaimana dengan sekarang?”

“Uh....Jika aku mengeluarkan semua upayaku dalam bersembunyi, kau tidak akan dapat menemukanku dengan mudah. Mungkin.”

Berkatnya hanya pada tingkat terendah.

“Itu masih mengesankan.”

Jika prajurit legiun Ullr membuat penyergapan, mereka akan memiliki peluang tertinggi untuk berhasil.

Bertentangan dengan harapannya, Rolph menyadari bahwa Tae Ho kagum. Seolah-olah dia menjadi lebih bersemangat, Rolph menambahkan, “Berkat pelacakan adalah melacak seperti namanya. Semua pemburu belajar melacak, tapi jika kau mendapatkan berkatmu menjadi lebih mengesankan. Kau dapat melacak seseorang bahkan jika tidak ada jejak kaki.”

“Mungkin.”

Tae Ho mengangguk dan mengagumi berkat sekali lagi. Sebenarnya, tidak perlu kagum, tapi ini juga teknik percakapan. Bukankah Rolph bahagia saat ini?

Setelah membicarakan ini dan itu dengan Rolph, mereka segera tiba di kamp. Karena satu pasukan memiliki sekitar 100 prajurit, ketika dua pasukan berkumpul di satu kamp, sepertinya seluruh tempat dipenuhi dengan prajurit Valhalla.

“Sepertinya ini adalah satu-satunya tempat yang panas.”

“Yeah.”

Setelah mereka tersenyum pahit, suara terompet terdengar di tengah-tengah kamp.

“Kita masuk tepat waktu. Itu adalah sinyal untuk berkumpul.”

Bukan hanya Rolph, tetapi prajurit lain juga mulai bergerak.

“Apa mereka tidak membedakan pasukan?”

Mereka telah bergabung bersama, jadi mungkin itu alasan mengapa itu tidak memberinya perasaan bahwa mereka telah memisahkan kedua pasukan.

“Yah, itu baik untukku.”

Itu berarti dia harus mengikuti Rolph seperti ini.

Setelah mengikuti punggung Rolph, dia bisa melihat tempat besar yang berada di tengah kamp. Para prajurit yang datang pertama sudah ada di depan platform kayu.

Ketika dia berdiri di dekat pusat, Rolph menunjuk di atas platform dengan matanya.

“Bisakah kau melihat itu? Orang itu adalah komandan kita, Siri.”

Dia bisa segera mengenalinya karena dia adalah satu-satunya orang di atas platform. Tapi mata Tae Ho tanpa sadar melebar.

‘Seorang wanita?’

[ Pemburu Manusia ]

[ Legiun Ullr: Siri ]

Itu adalah pertama kalinya dia melihat seorang wanita di Valhalla di samping Valkyrie.

‘Tapi tentu saja, ini masih hari kedua untukku.’

Siri memiliki rambut pirang panjang yang diikat — tubuhnya ditutupi jubah kelabu dan matanya tertutup. Itu benar-benar kesan yang kuat dan dingin.

“Dia seorang prajurit tingkat inferior.”

Dia mungkin adalah prajurit paling veteran di antara orang-orang yang pergi berperang hari ini.

“Itu Valkyrie!”

“Ohh! Valkyrie!”

Para prajurit mengangkat suara mereka. Alasan mengapa mereka mengangkat suara mereka bahkan ketika mereka bisa sering melihat Valkyrie adalah sederhana. Itu karena dia turun dari langit.

Matahari terbenam di belakangnya dan dia turun seolah-olah ada tangga. Adegan itu benar-benar tampak seperti film.

[ Putri Es ]

[ Legiun Odin: Rasgrid ]

Tae Ho menutup mulutnya untuk tidak tertawa. Putri Es. Itu memang cocok untuknya, tapi dia penasaran siapa yang memberinya nama panggilan itu. Apakah prajurit di pasukannya memberinya julukan itu?

Dia tak perlu lama menebak. Itu karena Valkyrie telah menginjak platform dan mulai berbicara.

“Aku Valkyrie Rasgrid. Aku dari legiun Odin. Aku bertanggung jawab atas medan perang ini.”

Itu adalah suara rendah dan tenang, tapi suara itu secara mistis menyebar ke seluruh lapangan. Seolah-olah dia berbisik tepat di sebelahmu.

“Kalian seharusnya sudah tahu tetapi pasukan Ragnal telah kehilangan komandannya dan akan bergabung dengan pasukan Siri. Komandan dua pasukan adalah prajurit tingkat inferior, Siri.”

Para prajurit semua berkonsentrasi pada perkataan Rasgrid. Apa yang dia katakan itu penting, tetapi itu juga karena suaranya. Itu membuatmu ingin terus mendengarkannya seolah-olah ada keajaiban di baliknya.

“Prajurit tingkat inferior Siri, aku akan mempercayakannya padamu.”

“Aku akan mengikuti perintahmu.”

Ketika Rasgrid berbalik untuk melihat Siri, Siri memukul dada kirinya dengan tangan kanannya.

“Aku akan percaya padamu.”

Rasgrid juga memukul dadanya seolah itu suatu cara, dan kemudian menyebarkan selembar kertas ke arah para prajurit.

“Aku sudah melihat pekerjaan kalian. Jadi aku akan melanjutkan dengan penghargaan jasa untuk orang-orang yang memiliki prestasi terbesar. Yang kupanggil harus datang ke depan.”

Mata Rasgrid bergerak ke kertas, dan para prajurit mengangkat telinga mereka sambil menutup mulut mereka. Itu kecil, tapi kegugupan mengalir di daerah itu.

“Prajurit Lee Tae Ho.”

“Ya?”

Tae Ho menyadari kesalahannya ketika para prajurit lain berbalik untuk menatapnya. Ketika dia mendekati platform dengan tergesa-gesa, Rasgrid menoleh untuk melihat para prajurit dan berkata, “Dia mengalahkan gnoll raksasa yang telah membunuh komandan pasukannya sendirian. Dia dengan luar biasa memenuhi balas dendamnya, dan dia adalah contoh yang baik untuk seorang prajurit Valhalla. Aku akan memberimu satu kantong koin emas dan rune masing-masing sebagai hadiah dan aku juga akan memberikan 10 poin untuk legiunmu.”

“Oh. Pembalas yang mulia.”

“Dia lebih menakjubkan dari penampilannya.”

Para prajurit mengaguminya dengan suara rendah. Di tempat Tae Ho, itu bukan balas dendam, tapi dia agak bisa memahami situasi ini.

‘Ketika sumber saga menjadi anekdot.’

Daripada hanya membunuh gnoll raksasa, membalas dendam atas komandannya lebih mulia dan gagah dari sebuah cerita.

‘Yaa, apakah ini cara kerjanya?’

Tae mengangguk dan kemudian menerima dua kantong kulit. Mereka berukuran kepalan tangan, tapi lebih berat dari yang dia kira.

“Dia memiliki tubuh normal, apakah keahliannya benar-benar nyata?”

Sementara itu, para prajurit masih berbicara di antara mereka sendiri. Lantas, seseorang mematahkan alirannya.

“Ada sesuatu yang lebih menakjubkan dari itu. Seorang Valkyrie datang untuk membebaskannya.”

“Apa? Sungguh?”

Suara para prajurit semakin keras. Mata memandang Tae Ho mulai dipenuhi dengan kekaguman.

“Ohh, dia benar-benar luar biasa.”

“Dia bukan lelucon.”

“Aku cemburu, cemburu sekali.”

Itu adalah reaksi yang sangat panas. Takkan aneh jika saga seperti ‘Prajurit yang Membuat Valkyrie Membebaskannya’ dibuat.

Tetapi, Tae Ho hanya bisa membuat ekspresi canggung. Itu karena mata dingin Rasgrid menatap tepat ke arah Tae Ho.

“Itu saja. Semuanya kembali ke tempat kalian.”

Tae Ho buru-buru kembali. Lalu, prajurit di sebelahnya tertawa dan berkata, “Ceritakan padaku rahasiamu nanti.”

‘Rahasianya adalah bermain rolet.’

Tae Ho menjawab dalam hati dan kemudian menatap Rasgrid.

Beberapa prajurit lagi dihargai dan setelah penghargaan jasa selesai, Rasgrid mengambil napas dalam-dalam dan memandangi para prajurit.

“Mulai besok, kita akan melakukan perang pengepungan untuk merebut kembali benteng kita. Kita akan terutama menggunakan ‘Hujan Baja’ dalam pertempuran ini. Pikirkan itu sebagai suatu kehormatan karena kalian telah dipilih untuk naik dalam hujan itu.”

“Ohh!”

“Valhalla!”

“Hujan Baja!”

Para prajurit mulai bersorak. Namun, Tae Ho tak tahu apa itu. Apa itu Hujan Baja? Selain itu, mengapa dia menggunakan ungkapan, ‘naik’?

“Apa itu Hujan Baja?”

Dia meraih lengan prajurit tepat di sebelahnya yang bersorak lebih keras dari yang lain. Dia berbalik untuk melihat Tae Ho dan tertawa keras.

“Aku juga tidak tahu! Tapi bukankah itu terdengar luar biasa?!”

Pada saat itu, Tae Ho tercengang; tapi dia kemudian ingat bahwa tempat ini adalah Valhalla. Tempat ini memang begini.

“Rolph, kau juga tidak tahu?”

Dengan sedikit harapan dia bertanya pada Rolph, tetapi Rolph hanya tersenyum pahit dan mengangkat ibu jarinya ke arah Tae Ho.

“Itu pembunuh.”

Dengan makna apa itu pembunuh?

Sore berikutnya.

Tae Ho tahu.
MARI KOMENTAR

Share: