End of Project Work

21 Februari, 2019

World Reformation 94

on  
In  

hanya di setiablog
“Ya, kau harus menulis apa yang ingin kau lakukan di Life Block ini.”

Obaa-san sedang menulis sesuatu di atas batu bata dengan pucuk bambu atau sesuatu seperti itu. Mungkin permukaannya cukup lunak.

“Dan kemudian, kau lemparkan ke bumi.”

Setelah melakukan itu, bumi mulai berkumpul di atas batu bata, membengkak besar, dan kemudian, itu terus membentuk dan menjadi siluet manusia.

Golem muncul sekali lagi.

“Sekarang setelah berbentuk, itu akan bergerak seperti yang diperintahkan. Sekarang, ayo.”

“Eh? Kita menungganginya?”

Obaa-san telah naik di atas lengan Golem dan telah mencapai bahunya.

Untuk orang yang lebih tua, dia cukup cekatan.

“Aku menulis permintaan dan memberi kami tumpangan sampai ke rumahku. Kau mau ke kota juga, kan? kalau kau berjalan biasa, kau akan butuh waktu sepanjang hari.”

Benar juga. Aku berencana untuk mencapai Istar Blaze hari ini, tapi karena ali sedang berbicara dengan Obaa-san, cukup banyak waktu akhirnya berlalu.

Kalau begini terus, matahari akan tenggelam sebelum aku mencapai kota dan akan benar-benar gelap.

“...”

Aku memutuskan untuk menerima tawaran tersebut.

***

Bagi orang luar, gerakan Golem terlihat lamban, tapi karena kerangka besarnya, langkahnya juga lebar, dan memungkinkannya mencapai tujuan dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi daripada kaki manusia.

Ibukota Bumi, Ishtar Blaze.

Pohon besar yang luar biasa bahkan ketika melihatnya dari jarak yang sangat jauh, bahkan lebih luar biasa ketika melihatnya dari dekat.

Jadi ini Grandma Wood.

“Bahkan ketika aku melihat ke atas, aku tidak bisa melihat bagian atasnya.”

Selain itu, ketebalan batangnya mungkin akan cukup luas untuk menempatkan Gereja Besar Cahaya dari Kota Apollon di atasnya.

Dan jika kita memperhitungkan akar yang menyebar darinya, itu mungkin akan memakan waktu sekitar 1/10 dari seluruh Ishtar Blaze.

Tapi selain itu, tak ada yang aneh dengan pohon itu sendiri. Setidaknya sekilas.

Ini adalah salah satu sumber bencana yang disebut monster; salah satu dari empat Mother Monster. Ini sulit dipercaya.

“Bagaimana? Pohon-sama yang luar biasa, bukan?”

Obaa-san sekali lagi mengembalikan Golem ke dalam puing-puing, dan menempatkan blok yang tersisa ke dadanya.

“Ini menjadi kebanggaan kami, kau tahu. Kemanapun kau mencari di seluruh dunia, tak ada pohon sebesar ‘Great Pillar-sama’.”

“Great Pillar-sama?”

“Semua orang di kota menyebutnya seperti itu. Pohon besar-sama yang membawa berkat bagi manusia.”

Aku sekali lagi merasakan tatapan, jadi aku melihat sekeliling. Ada lebih banyak Golem yang berjalan di sekitar kota Ishtar Blaze dibandingkan dengan waktu di tanah pertanian. Mereka membawa barang bawaan, membawa orang, memperbaiki rumah; mereka melakukan semua ini dengan gagah.

Dengan kata lain, tempat ini benar-benar adalah tempat di mana...

“...Manusia dan monster hidup berdampingan?”

“Semua ini karena Great Pillar-sama.”

Obaa-san mengatakan ini dengan sedikit bangga.

“Pelancong, bisakah kau melihatnya dari sini? Ada orang yang berpegangan pada Great Pillar-sama, kan?”

Ketika aku menajamkan mataku untuk melihat di mana Obaa-san menunjuk, tentu saja aku melihatnya. Di permukaan pohon besar dan tebal, ada semacam benda yang tampak seperti manusia menempel di sana.

Panjat tebing? Tidak, itu pohon, jadi...memanjat kayu?

Bagaimanapun juga, ada orang yang berada di ketinggian yang membuatmu mempertanyakan bagaimana mereka mendaki sejauh ini...dan apa yang mereka lakukan?

“Mereka akan mendapatkan ini.”

Kata Oba-san sambil menunjuk bata.

“Eh? Lalu…!”

“Life Block ini berasal dari Great Pillar-sama. Ini menonjol dari permukaan pohon, dan, pada akhirnya, itu jatuh. Tapi itu berbahaya jika dibiarkan di sana sampai jatuh dan mengenai kepala seseorang, kan? Itu sebabnya orang-orang di gereja mengambil yang akan jatuh.”

Dan dengan kesaksian Obaa-san, aku yakin akan satu hal; Golem tanpa ragu adalah monster bumi. Life Block yang berfungsi sebagai inti dari Golem ini, dan pohon besar yang menciptakan Life Block ini.

Pohon besar itu adalah ‘monster yang melahirkan monster’; itu berarti bahwa tak ada keraguan itu adalah Mother Monster.

“...Hm? Tunggu sebentar.”

Sebagian darinya menggangguku dan aku bertanya.

Aku menunjuk pada orang-orang yang masih melakukan pekerjaan di permukaan pohon.

“Kau bilang bahwa orang-orang yang mengambil Life Block ada anggota Gereja Bumi, kan? Lalu apakah itu berarti pohon itu berada di bawah pengelolaan Gereja Bumi?”

“Ya, itu benar.”

Pada saat itu, aku sekali lagi merasakan tatapan.

Sejak aku semakin dekat dengan Ishtar Blaze, aku merasakan tatapan seseorang yang tidak dikenal.

“Kalau kau mau, aku bisa membawamu ke Grand Crimson Palace.”

“Eh?”

Grand Crimson Palace? Apa dia merujuk ke markas besar Gereja Bumi?

“Jarang bagi seorang pelancong yang datang jauh-jauh ke sini. Orang-orang di Gereja juga ingin mendengarkan kisah-kisah dari luar, sehingga mereka memberitahu kita bahwa setiap kali kita bertemu dengan orang luar, kita membawa mereka ke tempat mereka. Sepertinya mereka menyediakan penginapan dan makanan, jadi itu juga bukan masalah buruk, kau tahu.”

Itu benar.

Untuk mengetahui apa yang terjadi di kota ini, sangat penting bagiku untuk menghubungi Gereja Bumi.

“Baiklah, aku akan menerima tawaran itu. Maaf membuatmu begitu memperhatikanku.”

“Tidak apa-apa. Aku punya seorang cucu, kau tahu. Saat ini mereka tinggal jauh, tapi ketika aku memperlakukan orang asing dengan kebaikan, aku merasa orang itu juga akan memperlakukan cucuku dengan kebaikan.”

...Ah, tolong hentikan itu.

Itu mengingatkan aku pada ibu dan ayahku di desa, dan itu membuatku menangis.

FP: setia's blog

Share: