End of Project Work

21 Februari, 2019

World Reformation 95

on  
In  

hanya di setiablog
“Pelancong, senang menemuimu di sini.”

Setelah tiba di markas Gereja Bumi, Grand Crimson Palace, aku dibimbing oleh seorang anggota gereja ke bagian dalamnya.

Di sana, orang yang menungguku adalah pria berusia sekitar 50 tahun.

Dari apa yang kudengar, pria ini adalah Pendiri Gereja Bumi.

Aku tidak bisa menahan kegelisahanku karena begitu mudah diizinkan untuk bertemu orang yang begitu penting.

“Jangan cemas, meskipun aku adalah Pendirinya, aku tidak punya banyak hal untuk dilakukan di pedesaan sebagai seorang pemimpin. Aku selalu menyambut tamu yang bisa mengurangi kebosananku.”

Dia memiliki wajah yang ramping dan terlihat kurus, tapi anggota tubuhnya memiliki otot yang kuat, dan semakin aku melihatnya, semakin aku tahu bahwa dia berotot.

Bagaimana mengatakannya, apa aku harus menyebutnya otot yang ideal? Kalau kau berlatih secara semena-mena, kau tidak akan bisa mendapatkan otot semacam ini. Ini adalah sosok yang hanya bisa didapatkan oleh orang-orang yang terus bekerja setiap hari dan menguatkan tubuhmu setimpal.

Kulitnya yang kecokelatan juga memberitahuku tentang gaya hidup seperti apa yang dipimpin orang ini.

“Sebuah gereja pedesaan? Mana mungkin. Gereja Bumi adalah salah satu dari lima Gereja Besar yang memimpin dunia ini, bukan. Juga, dalam perjalanan ke sini, aku melihat pertanian besar yang memanjang lebih jauh daripada yang bisa dilihat mata. Tanah pertanian yang begitu luas, tak ada gereja lain yang memiliki sesuatu seperti itu.”

“Semua itu adalah berkat dari Dewi Ibu Bumi-sama.”

Aku menawarkan basa-basi sebagai semacam salam, tetapi Pendiri Bumi menganggapnya sederhana.

Meski begitu, menyebut pertanian besar yang menyebar di sekitar Ishtar Blaze sebagai yang terbesar mungkin tidak terlalu jauh dari kebenaran. Aku memang kewalahan oleh keindahannya.

“Ibu Bumi Mantle-sama adalah Dewi panen yang baik. Tanaman yang tumbuh dari bumi dan menghasilkan buah, semuanya berkat Mantle-sama. Dan jika kita, yang menyembah Mantle-sama, akan menyia-nyiakan berkat bumi, itu sendiri akan menjadi penghujatan.”

“Itu luar biasa!”

Aku merasa seperti aku telah bertemu dengan Pendiri pertama yang bertindak seperti Pendiri yang sebenarnya.

Dengan gerakan dingin, sang Pendiri mengambil tembakau dari kotak tembakau yang ada di sampingnya, dan menyalakannya.

Setiap gerakan yang dia lakukan terasa seperti gerakan seorang jutawan.

“Tapi, dalam Ishtar Blaze ini, ada banyak hal yang berbeda dibandingkan dengan markas gereja lainnya. Khususnya itu...”

“Golem? Memang benar bahwa orang luar yang datang ke sini untuk pertama kalinya semua terkejut olehnya.”

Jadi memang benar begitu.

Sang Pendiri menghembuskan asap tembakau dari mulutnya.

“Bagi kami, itu sesuatu yang sangat alami. Sejak sebelum kami dilahirkan, Great Pillar-sama ada di sana, dan kami tumbuh bersama Golem yang dilahirkan Great Pillar-sama. Golem adalah teman kami, dan mereka juga penolong kami yang membantu kami dalam kehidupan sehari-hari.”

“Uhm...ini mungkin terdengar kasar tapi...aku masih sulit menerimanya.”

Karena monster pada dasarnya adalah musuh manusia.

“Aku mengerti kebingungan dari luar. Ketika aku masih muda dan membangunkan kebutuhanku untuk belajar lebih banyak untuk menjadi Pendiri Bumi yang tepat, aku melakukan perjalanan ke negara lain untuk mendapatkan pengalaman. Dengan melakukan itu, aku belajar ini untuk pertama kalinya; tentang betapa tidak normal hubungan kami dengan Golem.”

“Kalau begitu…”

“Ya, aku sudah melihatnya. Di gereja air, api, angin, dan cahaya lainnya, mereka bertarung melawan hal-hal yang disebut monster, dan menderita. Gereja Bumi kami juga menggunakan kekuatan dewata, dan karenanya, kita dapat mengetahui dengan indra terlatih kita...bahwa monster adalah hal yang sama dengan Golem.”

Lebih akurat untuk mengatakan bahwa Golem adalah tipe monster.

“Tentu saja, monster juga muncul di sekitar Ishtar Blaze. Monster elemen api, air, dan angin. Gereja Bumi kami juga melihat mereka sebagai ancaman dan tidak mengabaikan persiapan. Kekuatan militer kami, korps Scorched Earth Annihilation, dan Pahlawan Bumi yang ditugaskan melakukan yang terbaik.”

“Ah, jadi memang ada Pahlawan Bumi.”

Ya, tentu saja.

“Saat ini dia sedang dalam misi sehingga dia jauh dari Grand Crimson Palace, tapi jika kau akan tinggal lama sebagai tamu, kau dapat bertemu dengannya begitu dia kembali, dan aku akan senang jika kau menceritakan kisah-kisahnya dari luar. Dia juga orang yang membawa gereja di punggungnya. Aku ingin dia memperluas pandangannya sebanyak mungkin.”

Percakapan agak menyimpang.

Sang Pendiri bermain-main dengan tembakau di dalam tangannya sebentar, dan kemudian, mengembalikan pembicaraan kembali ke topik semula.

“Dan dalam pertarungan melawan monster jahat, Golem juga bekerja sebagai sekutu yang kuat.”

“Pastinya. Dengan kerangka besar dan kekuatan itu, Golem akan bisa berurusan dengan monster normal cukup banyak.”

Itu berarti Golem membantu manusia dalam banyak aspek.

Aku tidak akan bisa membayangkannya sebelum datang ke sini. siapa sangka bisa menciptakan dunia yang harmonis dengan membuat manusia dan monster bekerja sama...

Aku sekarang mengerti mengapa Yorishiro memperingatkan aku untuk tidak membawa perangkat eteril apapun yang kubisa.

Dan pada kenyataannya, aku telah melihat hampir tidak ada perangkat eteril sejak memasuki kota ini.

Karena tidak perlu.

Membajak tanah pertanian besar, membangun rumah, memperbaikinya, dan bergerak, bahkan pertarungan yang benar-benar dilarang, Golem dapat berpartisipasi di dalamnya.

Jika aku tidak sengaja membawa perangkat eteril di sini, orang-orang di sini akan langsung menyadari bahwa aku adalah orang luar dan aku akan menonjol dengan cara yang buruk.

“Tamu-san, sebagai Pendiri Bumi, dan juga sebagai salah satu manusia yang tinggal di Ishtar Blaze, aku sudah lama memikirkannya; apa golem bagi kita? Ada pepatah yang menyatakan bahwa monster adalah hukuman para Dewa terhadap manusia karena melupakan rasa hormat mereka. Jika memang begitu...”

Golem yang membantu manusia meskipun mereka adalah monster yang sama adalah...

“...Mungkin menjadi berkat dari Ibu Bumi Mantle-sama bagi manusia yang memujanya.”

Itu memang cara yang bisa ditempuh.

Bahkan ketika mereka adalah monster yang sama, dibandingkan dengan elemen lainnya, hanya monster bumi yang bertindak berbeda terhadap manusia.

Dan di antara lima Gereja, tempat ini mampu berkembang dengan cara yang berbeda dari yang lain, tapi pada saat yang sama, dengan cara yang tidak tertinggal dari yang lain.

Bukti itu tanpa diragukan lagi adalah perkebunan besar.

“...Oya, gawat, gawat. Sekarang setelah aku perhatikan, kami telah berbicara tentang diriku selama ini.”

Seolah meredakan tenggorokannya, Pendiri Bumi menghisap tembakau.

“Meskipun aku membuatmu datang jauh-jauh ke sini, tidak sopan membuatmu mendengar cerita tentang lelaki tua ini selama ini. Sekarang, aku ingin kau memberi tahu penduduk desa ini tentang kisahmu. Setelah aku memikirkannya, aku belum mendengar namamu. Sungguh, sangat memalukan betapa buruknya sambutan yang kusediakan.”

“Tidak, memang benar aku terlambat memperkenalkan diri. Aku minta maaf tentang itu. Namaku Kuromiya Haine.”

*Karan*

Sebuah suara pudar bergema di lantai Grand Crimson Palace.

Pendiri Bumi telah menjatuhkan tembakau yang ada di tangannya.

“?!”

Rasanya seperti ekspresi Pendiri berubah.

Mata sipit pria tua yang baik hati itu sekarang terbuka lebar dan menatapku.

“...Uhm, apa ada masalah?”

“T-Tidak, tidak, tidak, tidak! Bukan apa-apa, bukan apa-apa! Aku mungkin hanya merokok terlalu banyak dan kekuatan di tanganku hilang!”

Mengatakan ini, sang Pendiri buru-buru mengambil tembakau, dan sekali lagi menjatuhkannya secara tidak sengaja.

Perilaku mencurigakan ini memang aneh, tapi aku tidak bisa hanya mencoba menanyakan tentang sesuatu yang jelas merupakan ranjau darat.

Selama pihak lain tidak menyatakan alasannya, aku hanya akan berpura-pura seolah aku tidak menyadarinya. Setelah beberapa percakapan yang tidak berbahaya, pembicaraan dengan Pendiri Bumi berakhir.

FP: setia's blog

Share: