End of Project Work

01 Maret, 2019

World Reformation 103

on  
In  

hanya di setiablog
“Celestis-chan, itu juga agak menyimpang dari topik utama.”

“Ah, jadi kau tidak mau berbicara secara formal padaku lagi ya. Kalau benar itu seolah-olah kita sudah jadi teman, jadi itu membuatku senang.”

Celestis-chan terkadang secara acuh tak acuh mengatakan hal-hal yang memalukan.

“Sial! Sampai sekarang, satu-satunya yang bisa diajak bicara begitu saja adalah aku!!”

“Kau harus berhenti, atau orang-orang akan mulai memanggilmu lesbian, tahu?”

Bagaimanapun juga, aku...aku ingin membantu Haine-san yang telah pergi untuk mengalahkan Mother Monster.

Tapi aku tidak tahu kemana Haine-san pergi. Itulah masalahnya.

Aku seharusnya mencoba bertanya pada Yorishiro-sama ketika dia ada di sini.

“Karen-chi juga, bagaimana kalau tidak begitu marah dan menyerah saja dulu? Bukannya ini satu-satunya kesempatanmu untuk pergi bersamanya.”

“Itu benar, Karen. Tugas kita para pahlawan adalah melindungi rakyat. Bukankah seharusnya kau memikirkan itu dengan Haine-san yang bisa pergi tanpa khawatir berkat kau membentengi pertahanan Kota Apollon?”

“Kata-kata yang kau ucapkan tadi, kuharap aku bisa merekamnya untuk dikirim ke orang-orang Gereja Api.”

Keduanya baik.

Benar, Haine-san akan kembali setelah beberapa hari.

Dalam hal itu, aku harus bertindak sebagai istri yang setia yang menunggu pulang suaminya. Mari kita lanjutkan dengan hal-hal lain yang harus dilakukan.

“Jadi, sebenarnya ada hal lain yang ingin aku bicarakan dengan kalian berdua...”

“Fumu?”

“Apa itu?”

Mereka berdua dengan santai bersiap untuk mendengarkan. Begitu baik.

“Aku ingin membentuk aliansi pahlawan!”

Reaksi keduanya mirip.

“Aliansi Pahlawan?”

“Apa itu?”

Sepertinya mereka belum mencerna artinya.

“Kalian tahu, para pahlawan telah bertindak secara terpisah, kan? Memanggul Gereja mereka masing-masing di punggung mereka, dan kadang-kadang, bertengkar. Tapi belakangan ini, karena banyak hal terjadi, kita telah mencapai kompromi, kan?”

“Tapi kebanyakan itu adalah perbuatan satu orang tertentu.”

“Setelah kau menyebutkannya, sedikit demi sedikit, kita sudah mulai akrab.”

Mampu minum teh dan berbicara seperti ini, dalam arti tertentu, merupakan tanda kemajuan itu sendiri. Dan dengan mendorongnya lebih jauh...

“Dalam kesempatan ini, aku ingin memperluas lingkaran kerja sama di antara para pahlawan. Dengan kata lain, aku ingin membuat struktur kerja sama dengan kita pahlawan cahaya, pahlawan api, pahlawan air, dan juga pahlawan bumi dan pahlawan angin!”

Itulah Aliansi Pahlawan.

Meskipun kita ingin membantu rencana Haine-san dalam mengalahkan Mother Monster, akan lebih baik untuk memiliki lebih banyak sekutu.

Sekarang ada lebih dari setengah dari pahlawan di sisi ini, ini adalah kesempatan terbaik untuk membentuk struktur koperasi.

“Begitu ya. Jika itu sesuatu yang diinginkan Karen-san, aku tidak keberatan.”

“Tidak apa-apa. Jika kita berhasil mengalahkan mereka yang disebut Mother Monster, tidak diragukan lagi kita akan menjadi pahlawan yang mengukir nama dalam sejarah. Meningkatkan sekutu kita sebagai persiapan untuk itu, kupikir itu baik-baik saja. Aku ingin hasil, tapi aku tidak suka risiko.”

Ooh, keduanya lebih ke dalamnya daripada yang kupikirkan!

“Lalu, aku ingin menghubungi pahlawan bumi dan pahlawan angin! Mirack-chan dan Celestis-chan, apa kalian pernah bertemu dengan mereka?!”

“Tidak.”

“Belum.”

Uwa...

Kami tiba-tiba jatuh ke dalam lubang.

“Tidak ada seorang pun di sini yang mengenal pahlawan bumi atau pahlawan angin?”

“Cara mengutarakannya pasti berarti bahwa Karen-chi juga tidak mengenal mereka ya. Tapi, mau bagaimana lagi, kan? Untuk memulainya, tempat di mana kantor pusat Gereja Bumi berada, Ishtar Blaze, sangat jauh dan isolasi nasional telah terbentuk secara alami. Tampaknya Gereja sendiri tidak memiliki kontak selama beberapa tahun juga.”

“Dan kita bahkan tidak tahu di mana ibukota Angin Rudra State, di mana kantor pusat Gereja Angin berada.”

Seperti yang dijelaskan Celestis-chan dan Mirack-chan.

Gereja Angin secara khusus bersifat rahasia, dan kegiatan mereka sangat tersembunyi. Itu adalah tipe doktrin. Karena itu, lokasi Rudra State belum terungkap, dan bahkan ada desas-desus menyeramkan yang mengatakan orang-orang yang telah berusaha mengungkapkannya telah meninggal karena kematian yang tidak wajar. Pahlawan angin yang melindungi ibukota Angin ini juga telah lama diselimuti misteri.

“Mengesampingkan pahlawan angin, selama kita memiliki tekad untuk melakukan perjalanan jarak jauh, bisa saja untuk bertemu pahlawan bumi, tapi dengan mesin terbang pun, itu masih akan menjadi perjalanan yang akan memakan waktu beberapa hari, tahu.”

“Tidak jadi, kalau begitu. Jika kita pergi ke suatu tempat yang begitu jauh, di saat monster besar menyerang kota kita, kita tidak akan bisa membantu. Berkat mesin terbang, kita para pahlawan telah memperoleh cukup kebebasan dalam bergerak, tapi ada batasan untuk itu.”

Mengerang dengan ‘ueee’, bagian atas tubuhku jatuh ke atas meja.

Apa-apaan ini? Semua yang kupikirkan telah jatuh ke lubang satu demi satu.

Kita tidak tahu ke mana Haine-san pergi, jadi tidak mungkin kita bisa mengejarnya, dan sepertinya tidak ada harapan untuk bertemu dengan pahlawan bumi dan pahlawan angin.

“Ah, benar juga. Tidak ada kebutuhan nyata bagi kita bertiga untuk pergi, bukan? Pada saat salah satu dari kita pergi ke Ishtar Blaze, dua lainnya dapat membantu melindungi markas orang itu.”

“Gereja tidak akan membiarkan itu. Seperti yang telah kukatakan berulang-ulang, sang pahlawan harus melindungi markas mereka sendiri.”

Aku sekali lagi mengeluh dengan ‘ueeee’.

Jadi kita telah menemui jalan buntu.

Tepat ketika aku berpikir untuk mengakhiri pertemuan ini hanya sebagai pesta teh di mana kami hanya menikmati kue...

Suara ketukan bergema di ruang tamu tempat kami bersantai.

“Maafkan menggangu. Apa sang pahlawan, Karen-sama, di sini—”

Orang yang memasuki ruangan itu adalah Kapten Vesage.

Seorang ksatria dari Korps Aurora Knight kami, dan seorang Kapten, jadi ia cukup penting.

“Hm? Siapa ini?”

“Mungkinkah ini yang disebut ksatria cahaya dari Gereja Cahaya?”

Mirack-chan dan Celestis-chan menunjukkan minat pada Kapten Vesage.

Dalam skenario ini, aku harus memperkenalkan mereka.

“Orang ini adalah salah satu anggota Korps Aurora Knight, Kapten Vesage. Dan Kapten Vesage, kau kenal orang-orang di sini, bukan? Pahlawan api, Katack Mirack; dan pahlawan air— “

“Celes-taaaaaaaan?!!!”

Eh? Apa?!

Kapten Vesage berlutut saat dia melihat Celestis-chan?!

“Eh?! Apa ini?! Apa dia tipe yang bereaksi berlebihan sebagai punchline?!”

Celestis-chan juga bingung.

“Ah, bukankah begitu? Orang yang memimpin ketika Haine-san melakukan perburuan idol itu.”

Dengan ucapan Mirack-chan, aku ingat sesuatu seperti itu memang terjadi.

“Untuk menahan dakwah idol Celestis, mereka akan pergi ke rumah-rumah di wilayah metropolitan, dan menyita semua barang idol yang ditemukan. Ketika mereka berhubungan dengan barang-barang itu, mereka perlahan-lahan juga terinfeksi, dan pada saat mereka memperhatikan, mereka telah menjadi penggemar Celestis sendiri.”

“Apa, jika kau adalah penggemarku, katakan saja. Sangat jarang bertemu penggemarku di luar ibukota Air, jadi aku sangat senang soal itu. Bagaimana kalau aku sedikit berbelanja di sini dan memberimu tanda tangan?”

“Be~Berhenti! Jangan goda aku! Tapi terima kasih banyak! Terima kasih banyak! Tak kusangka akan ada hari di mana bingkai foto yang kubeli akan berguna!”

...Aku tidak tahu Kapten Vesage adalah orang seperti ini...

Yah, tidak apa-apa. Semua orang memiliki sisi yang tidak terduga pada mereka.

“Jadi, Kapten Vesage, ada urusan apa kau di sini? Mungkinkah monster telah muncul?”

“Uwaaa~! Aku telah memperoleh pusaka! Aku lebih bahagia daripada ketika aku dipromosikan menjadi kapten!! —Maksudku, maaf soal itu, Karen-sama. Ini bukan masalah besar, tapi aku mencari asisten Haine. Aku bertanya-tanya apakah atasan langsungnya, Karen-sama, akan tahu keberadaannya.”

...Haine-san telah menjadi sangat populer.

Tapi sayang sekali. Haine-san tidak ada. Hmph hmph.

“Uhm, apa kau membutuhkan sesuatu dari Haine-san? Sayangnya dia absen saat ini. Jika kau tidak keberatan denganku menggantikannya, dapatkah aku bertanya apa masalahnya?”

“Masalah kecil seperti ini tidak perlu dipikirkan Pahlawan-sama! Hanya saja, ada laporan yang menyatakan bahwa ada orang yang mencurigakan berjalan di sekitar area metropolitan Cahaya, dan kami ingin bantuan asisten Haine untuk menyelidiki masalah ini.”

“Seseorang yang mencurigakan?”

“Ya. Menurut laporan itu, ‘seorang gadis yang memikul sabit yang lebih besar dari tingginya sedang berjalan di sekitar kota’.”

Itu memang orang yang mencurigakan.

FP: setia's blog

Share: