Campione EX 3-2

Terjemahan SETIA BLOG, dilarang copas

“Asuka-chan, kamu benar-benar cantik! Aku merasa tersentuh.”

“Ya. Aku senang bisa menghadiri upacara itu.”

Godou menjawab dengan sungguh-sungguh atas komentar yang sangat emosional dari adik perempuannya, Kusanagi Shizuka.

Kurang dari tiga hari yang lalu ketika dia diberitahu [Asuka-chan akan menikah] di London. Dari sana dia buru-buru memesan kursi pesawat.

Terhadap kecenderungannya, berkat [pengaruhnya yang besar sebagai raja iblis di Eropa].

Dia kembali ke daerah asalnya distrik 3 kota Nedzu kemarin malam.

Itu jadwal yang sangat ketat. Tapi layak baginya untuk memaksakan diri. Godou entah bagaimana tiba di aula pernikahan Kawasan Bunkyou pada hari Minggu jam 11 pagi.

Itu bukan gereja asli, tapi ada kapel yang bergaya di dalamnya.

Itu adalah pernikahan taman di aula upacara itu. Langit biru yang indah membentang di atas.

Kusanagi bersaudara, Godou dan Shizuku, mengenakan pakaian formal yang tidak biasa. Mereka bercampur antara sekitar tiga puluh peserta.

Di depan altar, pastor mempelai wanita dan pria saling berhadapan.

Pengantin wanita yang mengenakan gaun pengantin putih tentu saja adalah Tokunaga Asuka.

Dia adalah teman masa kecil dari Kusanagi bersaudara yang dilahirkan dan dibesarkan dengan cara yang sama di distrik perbelanjaan 3 kota Nedzu. Bahkan dia yang adalah orang yang berkarakter tabah dan semangat pantang menyerah adalah seorang dewasa pada saat ini dan menjadi pengantin wanita.

Dia bersumpah bersama dengan mempelai laki-laki yang merupakan karyawan perusahaan di paruh kedua usia dua puluhan.

“Itu sangat membantu bahwa kamu juga menghubungi Liliana tentang pernikahan Asuka. Terima kasih banyak, Shizuku. Karena itu aku tidak ketinggalan.”

Godou berbisik dengan suara kecil yang hanya bisa didengar oleh adik perempuan di sampingnya.

“Aku akan tidak dapat memeriksa telepon dan komputerku untuk memeriksa pesan ketika aku sibuk. Aku hampir melewatkan ini.”

“Sebenarnya itu adalah saran dari Hikari. Dia bilang padaku bahwa pesannya mungkin bisa disampaikan dengan lebih baik jika itu melalui Liliana-san.”

“Begitu. Orang itu berpikir hebat seperti biasa.”

“Hari yang ditentukan diputuskan dengan terburu-buru. Mereka ingin mengadakan upacara sebelum perut Asuka-chan bertambah besar. Aku tidak bisa memanggil Onii-chan bahkan setelah cuma ada satu minggu lagi, jadi aku berbicara dengan Hikari karena rasanya kamu tidak akan tepat waktu.”

Shizuka dan Godou saling berbisik sementara upacara pernikahan berlangsung.

Tapi, Kusanagi bersaudara tidak hanya memberkati pernikahan ini, tetapi juga berbicara tentang topik semacam ini.

“Sangat menyenangkan Asuka-chan terlihat bahagia sekarang~. Aku lega.”

“Bagaimanapun juga, ini adalah hari pernikahan. Tidak peduli apa yang akan terjadi nanti, itu akan menjadi buruk jika dia setidaknya tidak menikmati perasaan euforia sempurna hari ini.”

“Ada juga kerabat kita yang seperti itu bukan? Orang pemberani yang bercerai tepat setelah bulan madu selama tiga kali berulang kali.”

“Maksudmu bibi dari kota Monzennaka. Orang sering mengatakan bahwa setelah pernikahan, perasaan pasangan akan menjadi dingin.”

Orang yang paling flamboyan bahkan di antara klan Kusanagi yang merupakan kumpulan bajingan.

Wanita karakter yang berpesta pora di disko era gelembung. Meskipun Kusanagi bersaudara tidak ingat hubungan keluarga yang tepat mereka dengan dia, dia adalah [bibi] bagi mereka dalam hal apapun. Dia yang juga teman minum ibunya Mayo adalah jiwa bebas yang memiliki riwayat pernikahan empat kali.

Orangtua dari Kusanagi bersaudara juga bercerai sejak lama.

Yah, ayah mereka Genzou dan ibu mereka Mayo juga akan sesekali bertemu bahkan setelah perceraian. Itu karena hubungan mereka di mana mereka akan pergi ke bar bersama. Sifat mereka jauh dari “orangtua yang bercerai normal”.

Kusanagi Shizuku yang mewarisi darah mereka berdandan hari ini.

Dia tak diragukan lagi cantik dengan gaun biru pastel dan kalung mutiara.

Tapi, Shizuka berbicara tentang sesuatu yang agak tidak cocok dengan penampilan ini.

“Mungkin akan baik-baik saja. Asuka-chan adalah orang yang berakal sehat dan terhormat. Meskipun dia menikah karena kehamilan yang tidak diinginkan, aku pikir dia akan berhasil dalam membangun keluarga.”

“Yah, tentu saja aku juga berpikir begitu, tapi tetap saja.”

“Jika sesuatu terjadi, maka kita dapat memikirkannya saat itu. Ini akan baik-baik saja jika kita benar-benar menjadi sekutu Asuka-chan. Untuk saat ini, mari kita bersiap untuk mendukungnya dari tiga arah hati, uang, dan hukum.”

Shizuku dengan lancar menambahkan di samping kakaknya yang tersenyum masam.

Sudah diduga, dia berbeda dalam aspek ini dari rata-rata mahasiswa.

Omong-omong kemarin, setelah Godou menaruh barang miliknya di rumahnya di distrik 3 Nedzu, dia segera menuju ke rumah Asuka.

Teman masa kecilnya menghabiskan waktunya bersama keluarganya sebelum upacara pernikahan.

Di depan rumah Tokunaga yang menjalankan restoran sushi, Godou berbicara dengan Asuka sambil berdiri.

[Tak kusangka bahwa kamu akan menikah. Kalau dipikir-pikir, bagaimana dengan kuliahmu? Kalau aku ingat benar, kamu masih di tahun ketigamu, kan?]

Ketika Godou bertanya padanya, Asuka yang sudah dewasa seperti memberitahunya.

[Sekarang prioritasku adalah bayi. Aku mengambil cuti sementara dari kampus. Ketika bayinya sudah agak besar, aku akan kembali ke perguruan tinggi dan lulus dengan benar…… itulah rencananya.]

[Rencananya ya.]

[Rencananya masih belum fix tapi, entah bagaimana akan berhasil.]

Asuka menyatakan dengan wajah ceria, seolah-olah untuk membuktikan pepatah bahwa seorang ibu kuat.

Bertindak mengikuti rencana tidak akan mudah untuk dilakukan karena berbagai kenyataan dan kurangnya pemahaman dari keluarga. Tapi, semoga Asuka bertindak positif.

Selama lima tahun Kusanagi Godou berada jauh dari Jepang, teman masa kecilnya juga mengalami berbagai hal.

Godou dengan sengaja tidak mempelajari itu dan membuat senyum lebar.

[Pokoknya selamat. Ah, kalau ada sesuatu yang mengganggumu, panggil saja aku juga. Meskipun aku tidak bisa segera membantumu, aku pasti pergi menemuimu.]

[Benarkah? Bukankah kamu sibuk sekali?]

[Tidak apa-apa. Ketika sepertinya butuh waktu cukup lama bagiku untuk pergi ke tempatmu berada, aku juga dapat menghubungi teman-teman yang ada di dekatmu untuk membantu.]

Jika dia mendengar bahwa temannya dalam masalah, dia akan menawarkan bantuan.

Jika dia berada di tempat di mana tangan Godou sendiri tidak mencapai, dia akan meminta seseorang untuk menjadi penggantinya. Untungnya, Kusanagi Godou memiliki banyak sekutu yang bisa diandalkan.

Di depan Godou seperti itu, Asuka tertawa kecil.

[Kamu belum berubah sejak masa lalu, Godou.]

『Begitukah ?Seharusnya saya banyak berubah dibandingkan ketika saya masih kecil.]

[Aa, seperti bagaimana sekarang kamu tidak akan malu-malu bahkan ketika menghadapi seorang gadis ya. Tapi, sejak lama kamu adalah seseorang yang tidak akan mengampuni jika itu untuk temanmu. Kamu tahu, ketika kita masih SD juga......]

Asuka menatap masa lalu dengan gembira.

Dia berbicara tentang berbagai topik dengan teman masa kecilnya yang akan menikah. Itu adalah waktu yang menyenangkan.

 

Setelah upacara, Godou berencana untuk ikut serta dalam afterparty juga.

Itu adalah pesta kecil yang mengumpulkan teman-teman dekat pengantin. Namun ia meninggalkan Shizuka sendirian di tempat itu dan mengatakan “Maaf, aku ada urusan yang mendesak” untuk pengantin Asuka dan mampir rumahnya.

Dia berubah dari pakaiannya menjadi pakaian normalnya dan menuju──

Ochanomizu dari kawasan Chiyoda.

Ketika dia melihat dari Stasiun Ochanomizu JR, arah Hijiribashi terhalang.

Ada pita pembatasan lalu lintas membentang di sekitar. Itu adalah ukuran agar orang-orang biasa tidak akan memasuki area itu. Opsir polisi dari kantor polisi yang memiliki yurisdiksi daerah tersebut dan polisi anti huru hara sedang berjaga di sana.

Tapi, Godou masuk ke dalam blokade hanya dengan menunjukkan wajahnya.

Tiga kenalan lama menyambutnya di sana.

“Lama tidak bertemu, Onii-sama!”

“Ya, maaf untuk memanggilmu ke sini.”

“Aku mendengar bahwa kamu menghadiri perayaan, tapi kemudian situasi darurat ini terjadi. Tapi, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar daripada bisa melihat wajah raja kita setelah sekian lama.”

Mariya Hikari. Seorang siswi SMA mengenakan pakaian miko.

Amakasu Touma mengenakan setelan bisnis usang. Dia adalah master ninja yang merupakan anggota Komite Komplikasi Sejarah.

Lalu, Sayanomiya Kaoru. Seorang wanita cantik berpakaian seperti pria, playboy, dan pemimpin Komite Kompilasi Sejarah. Godou segera memanggil ke tiga yang mendekatinya.

“Situasi darurat ini...... ini tentang itu bukan, Kaoru-san?”

“Ya. Seperti yang kamu katakan. “

Fenomena yang sangat aneh muncul di depan matanya.

Godou dibesarkan di kawasan Bunkyou di Tokyo, sementara Kaoru dibesarkan di kawasan Chiyoda.

Bagi mereka berdua, Nikorai-do Ochanomizu adalah bangunan yang sangat familier. Namun sekarang di depan bangunan bersejarah itu── sebuah kumpulan cahaya yang tampak seperti nebula muncul.

Diameternya sekitar sepuluh meter. Itu berkilauan dan sangat bersinar.

Ketika Godou memusatkan pandangannya pada fenomena supranatural sekali lagi, ia diajak bicara dari samping.

“Bagaimana menurutmu Godou? Singularitas yang dikabarkan muncul lagi.”

“Tidak terduga itu terulang kembali ketika bahkan belum satu minggu pun berlalu.”

Erica Blandelli. Liliana Kranjcar.

Bukan cuma dua yang berasal dari Milan Italia. Para hime-miko Jepang juga ada di sini.

“Entah bagaimana, situasinya menjadi serius dalam kecepatan yang luar biasa. Tak kusangka bahwa itu juga muncul di Tokyo, itu benar-benar mengejutkan.”

“Godou-san───Ada satu hal yang ingin kulaporkan......”

Seishuuin Ena. Mariya Yuri. Anggota inti yang mendukung [hegemoni] Kusanagi Godou berkumpul di Jepang setelah sekian lama, apalagi di Tokyo.

Tapi, dibandingkan dengan tiga lainnya, Yuri sendiri membuat wajah tegang.

Itu berarti──Godou bertanya padanya.

“Apa kamu bisa melihat sesuatu, Yuri?”

“Ya. Begitu aku tiba di sini, pandanganku menjadi gelap gulita...... Aku jatuh ke penglihatan. Sosok Madam Aisha yang ditelan oleh bayangan hitam adalah──”

Godou mengangguk mendengar si pemilik penerawangan spiritual yang lebih hebat dari siapapun.

“Jadi hal yang seharusnya datang akhirnya datang…….Petunjuk tentang Aisha-san yang bahkan kita tidak tahu di mana dia berkeliaran akhirnya muncul.”

“Tapi Godou. Ada satu masalah.”

Sementara dia merasa terkesan, Erica memberitahunya. Liliana juga menambahkan kata-katanya.

“Ya. Aku dan Seishuuin Ena yang memiliki pengalaman memasuki singularitas ini mencoba mengintai pihak lain tapi──”

“Ini mungkin agak mustahil untuk Ena dan yang lainnya. Jika Yang Mulia maka aku pikir tidak akan ada bahaya tapi......”

“Tapi?”

“Benar juga, mungkin Yang Mulia tidak akan bisa lewat.”

Godou berkata “Ayo kita lihat “ dalam menanggapi Ena dan mendekat.

Ketika dia hendak memasuki distorsi ruang bercahaya──

*Kertak-kertuk!*

Beberapa percikan menyerang tubuh Godou.

Jika tubuhnya bukan tubuh Campione yang memiliki ketahanan kuat terhadap sihir dan kutukan, dia akan merasakan dampak yang seperti diserang oleh petir. Tapi, tentu saja itu tidak relevan untuk Kusanagi Godou.

Dia mencoba dengan paksa memasuki distorsi ruang sambil dihujani oleh percikan bunga api.

Namun, dia tidak bisa.

Itu seperti ada tembok yang tak terlihat. Dia tidak bisa maju lebih jauh dari ini.

Godou menyerah dan mengambil jarak dari distorsi ruang. Percikan yang berisik akhirnya mereda dan kesunyian kembali.

“Jadi tidak ada yang bisa masuk ke dalam meskipun itu gerbang ke dunia mitologis ya!”

“Kalau mustahil bahkan untuk Godou, maka kurasa itu saja. Sepertinya kita harus mendapatkan kunci pasnya. Atau mungkin menghancurkan kunci itu sendiri──”

Erica datang ke sisi Godou yang pergi keluar dari titik distorsi dan berbicara.

Dia berpikir kalau dia akan mengesampingkan kasus dunia mitologis saat dia akan pulang kali ini, tapi Godou malah mendapatkan petunjuk dalam bentuk yang tidak terduga.
Load comments