Dragon Blood Warrior 1-5

Terjemahan SETIA BLOG, dilarang copas

Chapter 5: Memenangkan Seorang Lolita Kecil

Sebuah jalan melaju ke arah timur dari kediaman resmi sang jenderal. Jalan ini menuju ke istana kekaisaran. Subur dengan pepohonan di kedua sisi, menutupi seluruh jalan di bawah naungan, sensasi sejuk dan menyegarkan seringkali dapat dirasakan di sini selama musim panas. Namun, sekarang sudah musim gugur. Dedaunan layu, meninggalkan cabang-cabang menggigil dalam angin dingin. Pada saat ini, sebuah kereta kuda menuju istana melalui jalan ini.

Aiwa tak peduli dengan suasana dingin sekali. Dia mencoba membayangkan wajah sang ratu dari deskripsi Margaret.

Seorang wanita dengan kecantikan tiada tara, demikianlah konsepsi yang dipegangnya.

Aiwa bisa merasakan martabat serta aura megah yang dipancarkan istana dari 1 li (0,5km) jauhnya. Dia sudah sering bermain dengan teman masa kecilnya di tempat ini. Mereka biasa menjelajahi dinding istana megah sambil memimpikan sosok sang ratu. Dia adalah lambang kekuasaan, tapi itu bukan karena kecantikannya; dia bagaikan ratu iblis daripada wanita cantik dalam imajinasi kekanak-kanakan mereka.

Dia tidak mengunjungi istana kekaisaran lagi dan pada saat dia berusia 15 tahun, dia telah dikirim ke East Empire untuk belajar, beberapa ratus li jauhnya dari Montelago City.

Keputusan itu dibuat oleh ayahnya, Jenderal Kyle dan kekaisaran tidak ikut campur di dalamnya. Belum ada pertempuran antara Hass Empire dan East Empire selama 59 tahun terakhir. Para pedagang yang tiba di Hass Empire dari sana berbicara tentang keanehannya, menggelitik minat Kyle. Meskipun dia dikenal keras kepala, dia memutuskan untuk mengirim putranya ke sana untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman. Jika dia tidak membesarkan putranya lebih awal, prospek masa depannya akan terbatas, sehingga sulit bagi Holtzer Clan mereka untuk mempertahankan posisi mereka di dalam Kekaisaran.

Groote sudah merebut posisi Perdana Menteri menggunakan pengaruh keluarganya dalam setahun terakhir. Semua putra-putranya memegang posisi penting dalam ketentaraan. Itu tidak diragukan lagi waktu puncak untuk Herman Clan. Tetapi, Kyle hanya memiliki putranya, Aiwa. Ini membuat Kyle cemas karena akan sulit bagi anak muda ini untuk bersaing melawan Herman Clan. Dia takkan pernah mengirim putranya untuk bertemu ratu setelah dia baru saja pulang ke rumah jika bukan karena fakta ini. Jika dia bisa mendapatkan pengakuan sang ratu, itu akan meningkatkan status Holtzer Clan. Bahkan Groote tidak akan berani membenci Holtzer Clan mereka.

Sang ratu sudah memerintahkan agar Aiwa datang menemuinya. Meskipun Kyle tidak yakin tentang putranya, dia juga tidak punya pilihan lain dalam masalah ini. Dia hanya bisa menghibur dirinya sendiri dengan percaya pada pengalaman yang diperoleh putranya di dunia luar selama 2 tahun terakhir ini.

Kereta berhenti di pintu masuk istana kekaisaran. Aiwa turun dari kereta sambil mengenakan lencana Holtzer Clan di dadanya.

Pada saat ini, kereta mewah datang berderap dari jalan lain, ketika Aiwa tengah bersiap untuk memasuki istana kekaisaran, kereta cepat itu berhenti tepat di depannya.

Yang menarik perhatian Aiwa yakni pasangan pria dan wanita yang duduk bersama di kereta, pria itu kira-kira lebih dari 20 tahun, tampak percaya diri dan elegan, mengenakan seragam Perwira Junior; Adapun wanita itu dia mengenakan perhiasan rok mencapai lututnya, tampak sopan dan cantik, usia sekitar 15, 16 tahun, dengan jembatan hidung yang sangat menjulur, mata biru, bulu mata panjang, dan rambut coklat yang elegan ditutupi topi wanita di puncak kepalanya.

Pasangan ini perlahan-lahan turun dari kereta. Aiwa memiliki perasaan déjà vu, usai melihat lencana Herman Clan di dada mereka; dia ingat bahwa mereka adalah putra dan putri dari Perdana Menteri saat ini, Groote.

Seusai turun, gadis itu menarik lengan pria itu ke arah Aiwa. Dalam ingatannya, anak lelaki tampan seperti itu tidak pernah ada di Holtzer Clan.

“Jika aku tidak salah menebak, kau pasti Tuan Muda Aiwa? Tentunya, kau tidak berencana untuk menawarkan rencana besar kepada ratu di pertemuan dengannya.”

Kata Federer.

“Aku tidak berani, diriku menerima panggilan ratu dan tiba di sini”

(TLN: ‘Diriku’ di sini digunakan sebagai cara berbicara yang rendah hati.)

Aiwa sudah mendengar tentang Tuan Muda Federer dari Herman Clan, seorang lelaki yang mulutnya tidak akan menyelamatkan seseorang, oleh karena itu dia tidak merasa ingin bertengkar dengan pria seperti ini, dan dengan sopan membungkukkan tubuhnya.

Mengandalkan lambang klan mereka, ketiganya melewati penjaga istana kekaisaran, memasuki istana kekaisaran yang dijaga ketat. Dalam Hass Empire, tak pernah terjadi insiden peniruan dua anggota klan besar ini; oleh karena itu, penjaga istana kekaisaran membiarkan dua klan besar dibebaskan dari pemeriksaan. Lambang-lambang ini seperti kartu lewat dalam Hass Empire.

Kelompok tiga orang ini menunggu di depan pintu kantor ratu. Segera, seseorang keluar untuk memberi tahu kedua Tuan Muda dan Nyonya Dolly untuk datang untuk bertemu dengan ratu.

Mereka memasuki kantor ratu berdampingan. Daripada mengatakan ini adalah kantor, akan lebih tepat untuk mengatakan bahwa itu adalah ruangan mewah. Ratu tengah duduk di ujung meja yang luas, ditemani oleh seorang gadis di kedua sisi. Meskipun mereka tidak mengenakan seragam, tapi begitu Aiwa memasuki bagian dalam aula, dia samar-samar merasakan udara dingin yang muncul dari kedua gadis itu. Mengenai siapa pun yang masuk dalam kantor ratu, ritual dua wanita cantik terampil yang lebih tinggi dari peringkat ke-10 ini adalah untuk menyelidiki mereka.

Aiwa, yang memiliki kekuatan peringkat ke-3 belaka, hampir dirobohkan bersama dengan kekuatan tersembunyi itu. Meskipun tubuhnya tidak bergerak, tapi dia tahu, para wanita cantik yang berdiri di sisi ratu telah merasakan kelemahan Aiwa, dan tak bisa menahan diri untuk tidak menutup mulut dan tertawa.

Usai mereka memberi hormat kepada ratu bersama dan mendapatkan izin untuk duduk di kursi tinggi, Aiwa duduk di satu sisi sementara pasangan saudara; Federer dan Dolly duduk di seberang.

Usai ratu mengukur Aiwa sekali, jejak kebahagiaan melintas di seluruh pupil mata yang dalam, tapi dia dengan cepat mengubah pandangannya ke arah wajah Federer.

“Federer, apa kau memiliki masalah penting untukku hari ini?”

Ini adalah ratu yang gigih dengan interogasinya, tapi ini benar-benar tidak berdasar. Faktanya, setiap orang yang datang ke istana kekaisaran yang ingin bertemu dengannya memiliki hal-hal penting untuk dibicarakan, jika tidak, siapa yang berani datang dan mengobrol dengan ratu?

“Yang Mulia, baru-baru ini bagian Selatan Tanzania Tribe sering mengganggu populasi umum kekaisaranku, aku ingin meminta Yang Mulia untuk memberiku kesempatan lain, untuk memimpin tentaraku dan membunuh semua warga Tanzania!”

Federer berdiri dan berkata dengan ambisius.

“Wanita-wanita Tanzania itu bukan vegetarian, kalau kau ingin membangun prestasi, maka aku merasa akan lebih suka untuk mengirimmu ke Barat dan bertarung di sana, mungkin medan mereka akan lebih cocok dengan taktikmu.”

Ucap sang ratu.

Mendengar sang ratu mengatakan bahwa wanita Tanzania sulit untuk diatasi, hati Federer dengan cepat merasa tidak sehat. Karena, hanya beberapa hari yang lalu dia menderita kekalahan oleh seorang wanita Tanzania, jadi dia masih tidak bisa menelan kemarahan ini sampai sekarang. Dia tidak menyangka bahwa keberanian yang telah dia raih untuk mendapatkan kekaguman sang ratu malah akan menghasilkan pembalikan. Namun, ratu tidak memiliki kepercayaan diri dalam pertarungan antara tentara Federer dan Tanzania Tribe, karena Federer sudah menderita dua kekalahan terus menerus di tangan mereka. Tanzania Tribe itu juga berebut wilayah perbatasan Hass Empire, dan tidak membahayakan fondasi Hass Empire. Di mata sang ratu, gangguan Tanzania menyerupai gangguan kecil, itu saja, tidak layak untuk diributkan.

Tatapan sang ratu mengarah ke Aiwa: “Aku mendengar dari Ayahmu bahwa kau pergi ke East Empire untuk belajar selama dua tahun, tentunya kau pasti telah belajar banyak?”

“Menjawab Yang Mulia, aku takut Ayahku telah melebih-lebihkan. Aku hanya keluar untuk bermain selama 2 tahun, itu saja.”

Kedua pelayan di sisi ratu sudah dikejutkan oleh jawaban Aiwa, di mana dia berani mengatakan dia belajar apa saja dan kembali! Mendengar pertanyaan sang ratu, dahi Aiwa sudah meneteskan keringat. Namun sang ratu agak senang melihat sosok Aiwa yang tertekan, terutama setelah melihat dia semuda ini, tapi masih tahu bagaimana menunjukkan kesederhanaan. Ini adalah kualitas yang sangat langka.

“Sebenarnya memanggilmu kembali dari East Empire adalah keinginanku, Hass Empire membutuhkan lebih banyak personil! Bagaimana? Apa pendapatmu tentang menjadi bendaharawanku?”

Setelah mendengarkan suara lembut ratu, Aiwa merasa seolah-olah sedang mandi di angin musim semi. Ketika dia tiba di aula, dia sudah menjadi gelisah setelah melihat wajah cantiknya yang lain, hanya terhalang oleh status sang ratu; Aiwa tidak berani mengintip. Menggunakan kesempatan ini, Aiwa secara alami mengangkat kepalanya melirik sang ratu; dia secara mengejutkan merasakan emosi halus dan lembut di dalam tatapannya yang dalam

“Aiwa ingin melayani Yang Mulia!”

Aiwa segera menjawab. Melihat mata sang ratu, membuat Aiwa merasa ingin melayaninya, ia benar-benar berpikir untuk mengikutinya ke mana-mana, memandangi wajah cantiknya, mencium aroma wangi yang mempesona di tubuhnya.

Federer, yang tengah menunggu sang ratu untuk memberinya pasukan, dengan cepat berpikir untuk menggunakan kesempatan ini untuk membiarkan Aiwa membodohi dirinya sendiri, dan dengan benar memulihkan wajahnya, jadi dia berpura-pura mengangkat bahu dengan ringan, melirik ke arah Aiwa, dia berkata sambil tersenyum: “Yang Mulia, membiarkan Tuan Muda Aiwa kembali dari East Empire adalah masalah yang sangat menyedihkan.”

Sang ratu mengerutkan alisnya, bertanya: “Bagaimana bisa begitu?”

Tak ada yang berani berbicara tentang kesalahan sang ratu di depannya; tetapi tampaknya keberanian Federer ternyata begitu besar. Melihat perubahan ekspresi ratu, Dolly mengulurkan tangannya untuk menarik lengan kakaknya, untuk mencegahnya berbicara, tetapi apakah Federer siap mendengarkan? Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kepintaran dan kecerdasannya, dia tidak boleh melewatkannya!

Jadi, Federer sekali lagi berdiri dan menegaskan: “Mengandalkan penampilan Tuan Muda Aiwa, Yang Mulia harus membiarkan Tuan Muda Aiwa tinggal di East Empire dan menjadi mata-mata? Jika ada masalah yang muncul antara kita dan East Empire, mungkin orang seperti Tuan Muda Aiwa bisa berguna!”

Usai berbicara, Federer dengan sangat bangga kembali untuk duduk di posisi aslinya, menatap Dolly, berharap untuk menerima ekspresi pujian dari wajahnya.

Dolly tidak tahan melihat Federer merusak integritas moral orang lain dengan cara ini, awalnya dia mengulurkan tangan untuk menarik lengan baju Federer dengan cepat kembali dengan jijik: “Kapan poin yang tepat keluar dari mulut kakak, karena kau tidak mengenalnya, apa yang kau lakukan dengan mengejeknya?”

Dolly melirik ke arah Federer, menjaga jarak darinya.

“Hehe, bukan apa-apa. Melihat pakaian tentaramu, Tuan Muda Federer sudah menjadi Perwira Junior, sering memimpin pasukan untuk berperang, aku mendengar bahwa Groote memiliki seorang putra yang sangat pandai bertarung, seorang jenderal yang tak terkalahkan; Kurasa seharusnya dirimu yang terhormat, bukan? Hass Empire benar-benar memiliki dinas militer yang luar biasa, yang dapat membesarkan Tuan Muda Federer jenis orang berbakat ini menggunakan pertempuran.”

Meskipun Aiwa tidak akrab dengan Federer tapi dia sudah mendengar namanya yang terkenal dari ayahnya.

Setiap kali Federer berangkat untuk bertempur, ia benar-benar dikalahkan, jika bukan karena suaka ayahnya, ia pasti sudah diturunkan jabatannya oleh sang ratu. Hari ini, melihat penampilan seperti tas kulit yang menyedihkan, dan mendengarkannya mencibir pada dirinya sendiri, Aiwa tidak bisa menahan diri untuk berbicara dengan sarkastis di depan sang ratu. Menabrak orang seperti ini, kalau kau tidak mengalahkannya, dia akan terus menggertakmu! Ini adalah sifat Aiwa, kalau kau tidak menyinggung perasaanku, aku tidak akan menyinggung perasaanmu, kalau seseorang merasa ingin menyinggung perasaanku, maka aku akan menyinggung perasaannya dengan keras!

Meskipun mendengarkan seseorang meremehkan kakaknya membuatnya sedih, tapi bagi Dolly tampaknya, kekurangan ini murni karena kesalahan Federer sendiri, hatinya tiba-tiba mendukung Aiwa. Meskipun usia Aiwa tidak terlalu tinggi, dia masih bisa merasakan perasaan dewasa darinya. Dia hanya diam-diam melihat ke arah Aiwa, sosoknya yang tampan ketika memamerkan sikap seorang prajurit kekaisaran alih-alih menyerang balik kakaknya, memunculkan rasa hormat dan kekaguman dalam tatapannya.

Sang ratu berpikir untuk mengucapkan beberapa kalimat atas nama Aiwa, membuat Federer malu, tapi, dia tidak menyangka Aiwa akan menyelesaikannya sendiri. Senyum tersembunyi melayang di wajah sang ratu. Kebenarannya, saat makan siang dengan Jenderal Kyle kemarin, sang ratu hanya memberikan wajah umum yang lama, sama sekali tidak memikirkan banyak tentang seorang anak berusia 17 tahun, tapi setelah melihatnya sekarang, bukan hanya sosoknya jauh berbeda dari imajinasinya tentang anak kurus dan lemah, tapi lebih unggul dalam kebijaksanaan. Di masa depan, dia pasti akan mampu menjadi personel kekaisaran, tapi, dia masih tidak tahu apa yang Aiwa pelajari di East Empire, tapi melihat dia rendah hati, dia merasa ini bukan waktu yang tepat untuk menanyakan hal ini. .

Jika bukan karena menatap Perdana Menteri Groote, ratu akan memberi orang yang tidak berguna dan sombong ini omelan dan mengusirnya. Tapi mengenai wanita muda cantik di sisi Federer, sang ratu sangat menyukainya, dia tidak seperti anggota Herman Clan lainnya yang selalu bersukacita dalam perbuatan mulianya untuk mengekspresikan diri mereka, tapi memiliki hati yang baik dan jujur, itu akan juga tampak bahwa dia lebih pintar daripada kakaknya, Federer.

“Federer, kalau kau tidak memiliki masalah lain, maka kau bisa pergi. Aku masih punya masalah untuk dibahas dengan adikmu dan Aiwa.”

Sang ratu dengan tidak sopan memerintahkannya untuk pergi, langkah ini, akan membuat Federer sulit untuk mengeluh kepada ayahnya, karena sang ratu memiliki pendapat yang baik mengenai putri Groote, jika Federer membicarakan masalah ini dengan ayahnya, itu hanya akan membuatnya dimarahi oleh Groote — Kenapa hanya adik perempuanmu yang disukai oleh ratu dan diundang?

“Ayo, kalian berdua kemarilah”

Ratu Sofia melambaikan tangannya ke arah Aiwa dan Dolly. Aiwa tidak berani mempercayai ratu membiarkannya mendekat, dia kewalahan, berdiri dia datang memandangi dua pelayan di sisi ratu. Dia menduga bahwa dua wanita cantik ini bukan hanya pelayan ratu; mereka pasti memegang posisi paling penting di kantor pemerintah — pengawal pribadi ratu.

Setelah Aiwa mendengar ratu memanggilnya, tidak masalah apakah dia takut atau tidak terhadap dua pengawal itu, dia melewati mereka, dibandingkan dengan dia, Dolly dengan ahli dan akrab mengikuti ratu seolah dia sering datang ke istana, tidak seperti dia yang menghormati ratu.

Sang ratu mengukur mereka sekali, tersenyum: Sementara Aiwa dan Dolly masih tidak tahu tentang niat ratu, mereka mendengar pertanyaan sang ratu:

“Apa kalian berdua sudah bertunangan?”

Sang ratu tiba-tiba bertanya.

Pertanyaan ini sangat mendadak, Aiwa dan Dolly saling memandang, tak tahu mengatakan apa yang baik. Namun untuk menjelaskan bahwa dia masih belum memiliki keluarga suaminya, Dolly buru-buru berkata kepada ratu: “Dolly belum bertunangan!”

Karena Aiwa tidak mengetahui niat sang ratu, dia tidak tahu jawaban apa yang baik. Jika dia langsung mengatakan dia tidak suka Dolly, maka itu akan menerima rencana yang diatur oleh sang ratu. Dolly cukup baik, tapi dia tidak menyukai kakaknya yang sombong, atau mengatakan dia tidak menyukai Herman Clan mereka. Dia belajar dari ayahnya bahwa, meskipun Kyle dan Groote juga melayani Hass Empire, karena pengaruh Ratu Sofia, kedua klan ini tidak pernah rukun, bertarung secara terbuka dan merencanakan secara diam-diam selama bertahun-tahun; mereka tidak pernah memiliki hubungan persahabatan.

Untuk menghindari pernikahan dengan Herman Clan, Aiwa bermaksud berbicara bahwa dia bertunangan, tapi ini akan mengarah pada tuduhan menipu ratu. Dia tidak bisa melakukan itu.

Dapat diasumsikan bahwa, lebih baik baginya untuk tidak membalas.

Usai melihat sosok Aiwa yang tertekan, sang ratu bahkan semakin menyukainya.

“Jika aku bertindak sebagai mak comblang kalian, apa kalian bersedia menjadi suami-istri?”

Sang ratu tidak didorong oleh dorongan hati hari ini, dia sudah memikirkan rencana yang bagus, kedua orang yang terlibat ini berkumpul hari ini, jadi dia berpikir untuk menjelaskan kepada generasi muda klan ini, pertama-tama menjebak dua anak yang tidak berperasaan ini.

Aiwa memandang ke arah Dolly lagi, pertama untuk melihat perilakunya dan penampilannya yang memang cukup tulus, sesuai dengan seleranya, setelah melihat ekspresi Dolly yang tunduk. Dia memutuskan bahwa gadis berusia 15 tahun ini, mungkin tidak memiliki skema yang dia sembunyikan dari Yang Mulia Ratu.

“Karena kalian tidak keberatan, maka masalah ini diselesaikan. Aku akan memberitahukan hal ini kepada kepala keluarga kalian nanti, memilih hari untuk menyelesaikan acara bahagia ini. Aiwa, kau tidak perlu datang kerja hari ini, kau bisa kembali ke Jenderal Kyle dan berkonsultasi dengannya mengenai hal ini, tapi aku akan menunggu untuk minum di pesta pernikahanmu.”

Mengatakan ini, sang ratu undur diri. Tanpa pilihan yang lebih baik, Aiwa dan Dolly keluar.

Keluar dari istana kekaisaran, Dolly tampaknya tidak punya rencana, “Apa yang harus dilakukan?”

Dia tidak punya pendapat dan bertanya pada Aiwa.

“Apa yang harus dilakukan?”

Aiwa pura-pura bodoh.

“Tetua masih belum tahu tentang hal ini, tapi Yang Mulia Ratu telah memutuskan ini, jika tetua tidak setuju, lalu apa yang harus dilakukan?”

Dolly secara alami tahu perselisihan antara dua klan mereka. Baginya, ayahnya tidak setuju dengan dia menikahi Aiwa, untuk menjadi istrinya.

“Tenang saja, suka atau tidak suka, dengan ratu bertindak sebagai mak comblang, siapa mereka yang berani melanggar perintahnya? Hehe, yang tidak diketahui adalah apakah cara ini atau tidak, membawa keluhan kepadamu?”

Aiwa berbicara dengan keras sampai saat ini, tetapi sekarang diam-diam mulai merasakan situasinya.

“Aku…aku tentu saja akan mendengarkan Yang Mulia, kita adalah rakyatnya, bagaimana kita bisa melanggar perintahnya?”

Dolly juga menyukai Aiwa di dalam hatinya; Namun dia hanya terhalang oleh rasa malu dan segan seorang wanita muda, mencegah ekspresinya keluar. Dengan menggunakan dekrit ratu, dia mengungkapkan pikirannya tentang masalah ini.

“Aku juga sama, kita adalah rakyatnya, dan tentu saja akan mendengarkannya. Hah, aku tak tahu kapan aku bisa menahan kecantikan ini dan kembali.”

Mengatakan ini, Aiwa melirik Dolly. Usai mendengarkan Aiwa, wajah Dolly langsung menjadi merah karena malu.

“Karena kita sudah memutuskan untuk mendengarkan dan mematuhi perintah Yang Mulia Ratu, bukankah kita juga harus mempertimbangkan pemikiran para orang tua?”

Ucap Dolly dengan malu-malu.

“Pokoknya, aku pasti akan datang ke Herman Clan-mu nanti!”

Ujar Aiwa dengan bangga. Lalu dia tiba-tiba teringat bahwa Dolly datang dengan kereta kuda bersama Federer, dan Federer setelah ditegur oleh sang ratu, tidak menunggu dan dengan senang hati kembali sendirian, sepenuhnya melupakan tentang Dolly. “Dolly, karena kereta klanmu sudah kembali, biarkan aku mengantarmu kembali oke?”

Dolly adalah putri sederhana salah satu keluarga kaya, bagaimana dia bisa berjalan sejauh ini? Rupanya Federer benar-benar kehilangan amarahnya; menyingkirkan adiknya, memberi kesempatan pada Aiwa.

“Baik.”

Dolly mengangkat roknya dengan ringan dan bergerak maju, Aiwa maju ke depan untuk memegang tangan kecilnya dan menariknya ke atas kereta.

Mengikuti kakak laki-lakinya untuk kali pertama, dan terpisah dari ayahnya, Dolly belum pernah naik kereta bersama laki-laki sebelumnya, ini membuat Dolly kecil merasa tidak nyaman, dia tidak berani rileks, bertingkah agak kaku. Aiwa mengulurkan tangannya ke pinggangnya, dan dengan lembut berkata, “Jangan gugup, aku bukan orang asing, aku calon suamimu!”

Usai melihat wajah merah tua Dolly yang menggemaskan, tangan Aiwa merasa tidak ingin lepas, tangannya yang hangat tidak hanya menghangatkan Dolly, tetapi juga menyebabkan satu jenis kegelisahan muda muncul di dalam dirinya. Dia dengan lembut memandang ke arah Aiwa, dan dengan kaku tersenyum, dia menyukai anak lelaki ini, tapi dia tidak mengenalnya, oleh karena itu hatinya tak terhindarkan menahan beberapa keraguan.

Aiwa diam-diam memperhatikan wajah cantik Dolly, menatap dadanya yang bergerak naik-turun dengan ganas; menyerupai gelombang besar. Aroma feminin datang dari tubuhnya, hampir membuat hasrat buas Aiwa muncul lagi.

Namun mereka berada di atas kereta, dia hanya bisa memeluk tubuh langsing Dolly itu dengan erat, mengerahkan semua kekuatannya untuk mengendus aroma tubuhnya yang dengan mudah dapat menyebabkan seorang pria tergila-gila.

Dolly tidak berjuang, setelah lengan Aiwa yang kuat selesai memeluknya, dia bahkan merasa bahwa tangan di pinggangnya mencapai di bawah payudaranya, jantungnya sudah menyerupai rusa yang ketakutan, suara napasnya yang samar terdengar dengan jelas oleh Aiwa.

Saat ini dia tidak bisa menentang Aiwa, sebagaimana dia tak bisa melanggar perintah ratu, kalau saja itu tidak terlalu berlebihan, dia akan menerima apa pun yang Aiwa lakukan! Siapa yang membiarkan dirinya dijanjikan kepada Aiwa oleh ratu!

Pada saat ini, dua anjing pemburu tiba-tiba muncul di atas jalan lebar, kusir segera menarik tali kekang yang menyebabkan kereta berhenti. Pada saat ini, Aiwa dan Dolly yang terbenam di dalam kebahagiaan mereka tidak menyadari hal ini, karena kelembaman besar, dua tubuh mereka dengan cepat jatuh ke depan, Aiwa bertindak atas nalurinya untuk melindungi gadis ini, dengan cepat menenangkan diri, satu tangan menggenggam dada Dolly, memegangi dadanya di tangannya, meraba-raba payudara mungil itu dengan telapak tangannya.

Meskipun Dolly takut sebentar; dia aman dan sehat, hanya saja dia agak enggan membiarkan tangan Aiwa lepas dari meremas payudaranya.

“Maaf, Tuan Muda, barusan aku tidak memperhatikan kedua anjing pemburu yang malang itu!”

Sang kusir segera meminta maaf kepada Aiwa.

“Jangan pedulikan itu, terus jalan.”

Alasan mengapa Aiwa tidak menyalahkan kusirnya adalah karena dia sangat bersyukur atas kecelakaan yang sangat kecil dalam hatinya, menggunakan alasan ini; dia merasakan payudara mungil dan manis Dolly.

Meskipun dipisahkan oleh pakaiannya, payudara Dolly yang lembut dan fleksibel itu membuatnya terpesona, baru saja Dolly yang bernapas dengan lemah, dan sekarang giliran Aiwa untuk mengeluarkan napas kasar.

“Terima kasih, Aiwa.”

Dolly dengan penuh syukur memandang ke arah Aiwa, jika dia tidak melangkah tepat waktu untuk menghentikan tubuhnya yang jatuh, dia pasti akan dirusak oleh bekas luka, penampilan seorang gadis justru asetnya, sebuah aset yang akan selalu disukai pria. Dia tidak berniat tinggal di rumah menteri setelah menikah, kesepian dan menerima bahu dingin suaminya. Dia ingin suaminya menyukainya seumur hidup, menghargainya. Saat ini dia tidak membenci tangan besar Aiwa di dadanya, tapi dia menganggapnya sebagai semacam kebahagiaan, jadi dia menyandarkan tubuhnya di atas tubuh Aiwa, menempelkan wajahnya ke dada Aiwa. Si kusir hanya bisa menghadap ke bagian depan kereta, dan tidak akan berbalik untuk melihat tuan; karena itu Dolly berani bertindak berani seperti ini.

Namun mereka tiba di rumah Perdana Menteri dengan cepat, ini membuat Aiwa merasa sedikit sedih.

Mendengar suara gemuruh kereta, Federer muncul dari dalam. Dia pikir ratu telah mengirim seseorang untuk mengembalikan adiknya. Sebelumnya ketika dia merajuk, dia lupa bahwa adik perempuannya masih di dalam istana, jadi dia bersiap untuk menerimanya dari kereta.

Setelah melihat adiknya kembali dengan putra Kyle, Aiwa yang keji itu dan bukan personil ratu, juga melihat Aiwa memegang adiknya, Dolly, bola mata Federer hampir bermunculan!

“Lepaskan dia!”

Federer berteriak.

Aiwa tertawa, melepaskan Dolly. Setelah turun duluan, dia memegang Dolly untuk turun. Dolly membenci Federer karena melupakannya dan pulang sendirian, jadi dia bahkan tidak melirik Federer. Tapi baru saja di pintu rumah, alasan dia berada di pelukan Aiwa bukan untuk sengaja membuat marah Federer, melainkan karena dia tidak mau meninggalkan pelukan Aiwa. Dia pria yang baik; seseorang yang layak menerima pemujaan seumur hidupnya.

Setelah mengucapkan terima kasih, Dolly berbalik memikirkan untuk kembali.

“Dolly, kau masih belum menciumku.”

Aiwa berdiri di sana dan berkata dengan percaya diri.

Setelah mendengar kata-kata Aiwa, Dolly berbalik, berjalan sampai di depan Aiwa, dia berjinjit dan mengangkat mulut kecilnya ke atas.

Adegan ini membuat Federer menjadi bodoh, membuat rahangnya jatuh, wanita muda seribu jin, akan mencium putra klan yang berseteru? Bagaimana mungkin ini bisa terjadi!

Tangan Aiwa memegang pinggang Dolly di dalam lengannya, sementara tangan lainnya mengangkat wajah mungilnya, lalu mencium bibirnya yang seksi dan rapuh. Alasan mengapa dia begitu tenang adalah, karena dia menilai, bahkan Tuan Muda presidential palace tidak akan dapat memajukan dan memisahkan mereka, karena dia tidak khawatir tentang statusnya.

Ketika Aiwa mencium bibir Dolly, Dolly masih agak gugup dan merasa canggung, lidahnya yang kecil tidak setuju untuk keluar dari gigi putihnya yang seperti mutiara. Setelah Aiwa menjelajah lidahnya ke depan memprovokasi bibirnya dua kali, Dolly tiba-tiba menjulurkan lidah kecilnya dan menjalinnya dengan lidah Aiwa, pada saat yang sama ia memegang pinggang Aiwa dengan kedua tangannya.

Aiwa tidak memberinya ciuman seperti kecupan, tapi memberinya ciuman yang masih melekat dan lembut, contoh kecil yang mencegah lidah kecil Dolly yang cekatan kembali.

Federer tidak tahan untuk melihat lagi, membiarkan putra klan yang berseteru mencium adik perempuannya di depannya; ini adalah rasa malu dan penghinaan yang luar biasa baginya! Tapi dia hanya bisa berdiri di sana dan membalikkan wajahnya.

“Sampai nanti, Dolly!”

“Sampai nanti, Aiwa!”

Aiwa berbalik, melompat ke atas kereta kudanya.

Pada saat ini, Federer mendengar suara kedua orang itu dan berbalik, melihat Aiwa yang melompat ke atas kereta, dia melecehkan secara bulat: “Dasar bajingan! Aku akan merobekmu!”

“Selamat tinggal, Federer, aku akan datang mengunjungimu lain hari!”

Aiwa tertawa, dia dengan cepat berjalan menuju jalan menuju istana kekaisaran. Dia hanya bisa pulang melalui jalan ini. Jalan langsung antara kedua klan ini tidak ada; hanya bisa berjalan melalui jalan yang kasar.

Federer berpikir untuk mengejar anak busuk yang mengambil keuntungan kecil dari adik perempuannya dan memukulnya sekali, tapi yang membuat hatinya sakit adalah, Dolly memegang lengannya, jadi dia hanya bisa berdiri di sana dan mengetuk kaki dengan amarah.

Dari keterikatan Dolly pada tubuhnya dan ciuman itu, Aiwa bisa melihat bahwa dia sangat menyukainya.

Itu memang urusan yang menarik; dua anak klan yang berseteru jatuh cinta satu sama lain. Dia tidak tahu apakah ayahnya akan menentang pernikahan ini atau tidak, setelah mengetahui mengenai hal itu, karena ayahnya tidak memiliki pendapat yang baik mengenai Herman Clan.
Load comments