Valhalla Saga 33-1

Terjemahan SETIA BLOG, dilarang copas

Episode 33/Chapter 1: Prajurit Idun (1)

Valhalla, tanah suci bagi para prajurit, dibagi dalam beberapa sektor.

Aula tengah memiliki pintu ruang yang menghubungkan beberapa tempat Midgard.

Pusat hiburan para prajurit, Anaheim.

Bengkel tempat para dwarf berkumpul dan menciptakan beberapa senjata untuk para prajurit Valhalla.

Danau kabut yang memiliki tempat tinggal legiun yang berbentuk pulau.

Pintu suci Valgrind, untuk mengirim para prajurit.

Ruang jamuan besar yang bisa menampung semua prajurit Valhalla.

Prajurit tingkat terendah yang baru saja memasuki Valhalla tidak memiliki banyak keraguan tentang hal itu, tapi para prajurit dengan pengalaman hanya bisa menjadi ragu tentang struktur Valhalla.

Alasannya sederhana, karena tempat tinggal para Dewa tidak ada sama sekali.

Mengecualikan beberapa Dewa khusus yang bertanggung jawab atas legiun mereka, kebanyakan dari mereka tidak tinggal di kediaman.

Karena itu, para prajurit peringkat terendah hanya berpikir bahwa mungkin ada istana untuk para Dewa di suatu tempat di Valhalla.

Namun, tidak ada tempat tinggal seperti itu untuk para Dewa.

Para Dewa yang bertanggung jawab atas legiun mereka adalah penduduk Asgard sebelum menjadi pemilik Valhalla. Bisa dikatakan bahwa keseluruhan Valhalla adalah istana mereka.

Istana Dewa Guntur, Thor, Bilskirnir, terletak di utara Valhalla, dan itu adalah bangunan paling megah dan mewah di antara semua yang ada di Valhalla.

Istana Thor tidak terletak di kediaman Thor tapi di tempat yang berbeda, dan alasannya adalah karena istananya juga bertindak sebagai gudang harta karun untuk Valhalla.

Benteng Heimdal, yang menjaga pintu masuk ke Bifrost, cukup jauh dari Valhalla.

Namun, orang dapat mengatakan bahwa itu juga bagian dari Valhalla, karena terhubung dengan jembatan panjang yang bisa dilintasi prajurit.

Kediaman Freya, Folkvangr, terletak di tengah danau kabut.

Folkvangr, yang disebut dataran pertempuran, lebih luas dari tempat tinggal lainnya, tapi tidak seperti Thor, itu ada di dalam wilayahnya.

Alasannya terletak di tengah danau kabut adalah karena ia memiliki peran yang jauh lebih penting daripada tempat tinggal Odin.

Pemilik Valhalla, Odin, adalah Dewa yang memerintahkan semua prajurit Valhalla.

Oleh otoritasnya bahwa tempat, waktu, dan cara pertempuran diputuskan.

Namun Valhalla adalah tempat para pejuang tinggal dan bukan tempat mereka menghadapi musuh-musuh mereka. Jadi wajar saja, otoritas Odin lebih banyak muncul di luar Valhalla. Selanjutnya, peran Odin untuk memutuskan hal-hal yang terjadi di luar Valhalla.

Orang-orang yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi di dalam Valhalla bukanlah Odin melainkan Freya dan Valkyrie-nya.

Karena itu, wajar saja bagi kediamannya untuk berada di tengah danau kabut sehingga dia dapat mempengaruhi semua legiun yang mengelilinginya.

“Dewi sedang menunggumu. Ayo cepat.”

Hildegarde mendesak Tae Ho. Karena dia tahu bahwa Tae Ho memiliki Mantel Sayap Elang, dia mengatakan bahwa tidak perlu naik kapal dan mereka hanya harus terbang di atas kediaman Freya, tapi Heda menolak ini.

“Ini adalah kunjungan oleh seorang komandan, dan karena sudah larut malam, kurasa ada lebih banyak yang harus dilakukan dengan prosedur.”

Hildegarde tidak dapat menegur ketika Heda mengucapkan argumennya dengan mata penuh kewaspadaan.

Dia hanya bisa naik perahu seperti yang diusulkan Heda.

Yang naik perahu kayu yang dikendarai Heda adalah Tae Ho, Hildegarde, dan Adenmaha.

Untuk Adenmaha, dia hanya mengerjapkan mata karena dia ingin pergi tapi tidak punya alasan untuk itu. Tanpa diduga, Heda telah ‘memerintahkan’ dia untuk pergi juga.

Heda memang benar-benar Valkyrie yang representatif, tapi dia tidak secara khusus memerintah Valkyrie-nya. Bahkan Adenmaha, yang baru saja diperintahkan, hanya melakukan kebaikan, dan karena itu adalah pertama kalinya dia menerima perintah, dia menatap dengan bingung.

‘Heda benar-benar berjaga-jaga. Apa dia lebih berhati-hati terhadap Freya daripada Hildegarde?’

Kata Cuchulainn dengan suara rendah. Tae Ho mencengkeram Gae Bolg sambil duduk di sebelah Heda dan berbisik dengan suara yang sangat rendah.

‘Um, tapi rasanya masih bagus.’

Dia juga merasa bahwa Heda sedang cemburu.

‘Apa kau berpikiran terbuka atau hanya sederhana?’

Cuchulainn mendecakkan lidahnya; Namun, dia tidak menganggap situasi ini terlalu serius.

Dia pasti dipanggil karena Freya memiliki urusan dengannya, dan ada kemungkinan sangat rendah baginya untuk menyakiti Tae Ho dan Heda.

Freya bukan hanya wanita cantik. Dia adalah orang yang mengelola semua Valhalla alih-alih Odin dan bisa dikatakan sebagai pemilik asli Valhalla.

Dia memang menunjukkan sisi kekanak-kanakan pada waktu itu, tetapi dia adalah Dewi yang bijaksana dan jelas.

Dia punya alasan sendiri ketika bertemu Tae Ho sampai sekarang, jadi akan ada satu kali ini juga.

Heda mengemudikan perahu kayu sambil berdiri, sementara Tae Ho dan Adenmaha duduk dengan tenang. Hildegarde memandang Heda dan arah kapal itu akan pergi sambil mengerutkan kening.

Waktu berlalu.

Pulau yang sangat besar mulai terlihat dari balik kabut.

“Ini Folkvangr. Tempat di mana kediaman Freya dan Pusat Pelatihan Valkyrie berada.”

Mata Adenmaha bersinar dan menunjukkan reaksi atas penjelasan Hildegarde daripada Tae Ho. Itu karena dia cukup tertarik pada pusat pelatihan yang dia dengar dari Sigrun dan Gudrun.

“Heda memberitahuku bahwa dia akan mengirimku untuk berlatih ketika legiun mulai stabil.”

Adenmaha menarik pakaian Tae Ho dan berkata dengan suara rendah.

Sudah cukup baginya untuk belajar dari Heda karena dia cukup cerdas, tapi tetap saja, itu baik untuk mengalaminya sekali.

Tapi seperti yang dikatakan Adenmaha, tidak mungkin melakukannya sekarang karena mereka tidak tahu kapan Tae Ho akan memanggil Adenmaha.

Ketika mereka melompat turun dari kapal setelah mencapai dermaga, para Valkyrie dari legiun Freya mendekati mereka seolah-olah mereka telah menunggu.

“Salam untuk komandan Idun.”

Valkyrie memukul dada mereka dua kali dan kemudian menawarkan kelompok Tae Ho untuk naik kereta.

‘Rasanya seperti pelecehan hewan.’

Karena kereta kucing benar-benar ditarik oleh semacam kucing.

Kereta yang tampak seperti giring memiliki sekitar sepuluh kucing di depannya.

Tae Ho menyetujui kata-kata Cuchulainn dan naik kereta. Ketika Heda dan Adenmaha juga naik kereta, Hildegarde naik terakhir dan mengayunkan cabang willow untuk meninggalkan kucing.

Ragu-ragu apakah kucing bisa menarik kereta, tapi sepertinya mereka bukan kucing normal. Kereta mulai bergerak lebih cepat dari rata-rata dan kemudian melayang ke udara dan mengarah ke langit.

“Istana putih yang kau lihat di sana adalah Sessrumnir.”

Itu adalah istana yang memiliki pengucapan yang cukup sulit.

Kediaman Freya berada agak jauh dari pusat pelatihan Valkyrie dan penginapan para prajurit.

Istana Freya lebih lebar daripada tinggi, dan tampak mirip dengan istana Versailles di Perancis.

Hildegarde membuat kereta berhenti di depan gerbang utama dan kemudian memandang Tae Ho dan Heda pada saat yang sama dan berkata,

“Satu-satunya yang bisa masuk adalah komandan Idun.”

“Aku tahu. Hati-hati.”

Dia mengatakan bagian pertama untuk Hildegarde dan bagian terakhir diarahkan ke Tae Ho.

Sepertinya itu adalah aturan tertentu yang ditetapkan daripada memihak Freya. Heda hanya mengerutkan kening dan tidak mengatakan apa pun. Adenmaha memandang Heda dan menyuruh Tae Ho melakukan perjalanan yang aman.

“Aku akan pergi kalau begitu.”

“Hati-hati.”

Tae Ho mengucapkan selamat tinggal pada Adenmaha, yang melambaikan tangannya, dan Heda, yang menatapnya dengan cemas, lalu mengikuti Hildegarde ke dalam istana Freya.

‘Rasanya hangat dan lembut.’

Cuchulainn memeriksa bagian dalam istana dan berkata dengan suara rendah. Di mana-mana Tae Ho tampak putih, tapi putih hangat dan bukan dingin. Itu mengingatkan Tae Ho akan selimut dan bantal yang dijemur.

Selain itu, karena ada kucing putih berguling-guling di dalam istana, orang hanya bisa merasa lembut.

Setelah dia menginjak karpet merah dan nyaman, sebuah tangga panjang yang menuju lantai dua muncul. Setelah memanjat setiap lantai, sebuah ruangan besar yang dijaga oleh Valkyrie muncul.

“Komandan Idun telah tiba.”

“Biarkan dia masuk.”

Ketika Valkyrie yang berada di sebelah pintu berbicara, sebuah jawaban dari Freya kembali dari dalam ruangan. Tae Ho akhirnya tertawa ketika dia melihat adegan ini beberapa kali dalam drama sejarah.

“Ayo masuk.”

Kata Hildegarde sambil berhenti tepat di depan pintu yang terbuka seolah-olah dia akan menemaninya ke sini. Tae Ho menyambutnya dengan matanya lalu memasuki ruangan.

“Komandan Idun menyapa Dewi Sihir dan Kecantikan.”

Freya setengah berbaring di singgasana besar yang tampak seperti tempat tidur daripada kursi.

Saat Tae Ho menurunkan postur tubuhnya untuk mengekspresikan etiket pada Freya seperti yang dilakukannya pada Idun, Freya tertawa dan menerima salamnya.

“Salammu menjadi sangat bagus. Rasanya kau mendapat aksen...ya?”

Freya, di tengah memuji Tae Ho, menghentikan kata-katanya dan mengerutkan kening. Dia bangkit dan kemudian memeriksa Tae Ho dengan matanya yang tajam.

“Kau telah banyak berubah dalam hanya dua puluh hari. Apa Ragnar menggunakan sihir padamu?”

Itu adalah pengamatan tajam dari komandan Valkyrie. Tae Ho menjadi kagum dalam hati dan berkata singkat,

“Aku baru berlatih keras.”

“Hm benarkah? Ragnar gitu lho. Menakjubkan.”

‘Hei, cepat katakan bahwa yang menakjubkan adalah guru. Hah?’

Yang terakhir yang mendesaknya adalah Cuchulainn. Tae Ho pura-pura tidak mendengarnya saat dia di depan Freya, tapi itu tidak mungkin. Alih-alih Cuchulainn, Freya adalah masalahnya.

“Gae Bolg, tombak Cuchulainn. Sepertinya ada sedikit jiwanya di dalamnya.”

Dia adalah Dewi Sihir dan tempat ini adalah daerah magisnya. Lebih aneh baginya untuk tidak memperhatikan Cuchulainn.

“Pangeran Cahaya Cantik, senang bertemu denganmu lagi.”

Ketika Freya melambaikan tangannya, Cuchulainn muncul di sebelah Tae Ho mirip dengan adegan di kediaman Scathach.

Cuchulainn tersenyum pahit dan kemudian menekan dadanya untuk mengekspresikan etiket.

“Senang bertemu denganmu. Kau masih cantik, meskipun kau mengejar guru.”

“Sama seperti burung dari kawanan yang sama. Kedua matamu bengkok.”

Freya menjawab dengan suara tidak nyaman pada sapaan Cuchulainn, tapi matanya tersenyum. Sepertinya dia senang dia bisa menghadapi Cuchulainn.

“Aku sekarang bisa mengerti. Kau memiliki Ragnar dan juga Cuchulainn. Aku juga mendengar bahwa Scathach tinggal di kediamanmu....Dan bahkan Merlin? Ini komposisi yang sangat mencolok.”

Jumlah anggota legiun itu rendah, tapi itu adalah barisan yang tidak akan tertinggal dari legiun lainnya.

Freya memandang Cuchulainn dengan mata penuh kasih sayang sejenak dan kemudian memperbaiki postur tubuhnya untuk berkata,

“Aku harus memberitahumu alasan aku memanggilmu. Alasannya adalah karena aku punya sesuatu yang perlu kupercayakan padamu.”

Jarak antara Tae Ho dan Freya diperpendek. Bukan karena Tae Ho telah mendekati Freya, tapi jarak antara mereka baru saja ditutup.

Hasil dari semakin dekat saat menghilangkan proses itu benar-benar luar biasa tapi Tae Ho hanya berpikir itu berada di atas lantai bergerak.

Freya menunjukkan ekspresi kecewa karena Tae Ho tidak terkejut, tapi terus berbicara.

“Jika itu kau, yang sudah pergi ke Midgard beberapa kali, kau mesti tahu bahwa keadaan dan efek dari Penghalang Besar tidak stabil. Kami juga membicarakan hal ini di konferensi hebat.”

Bisakah mereka tetap percaya pada Penghalang Besar seperti ini? Bukankah cacatnya meningkat?

“Itu belum terungkap secara publik...tapi kita berencana untuk memasang Penghalang Besar sekali lagi sepenuhnya.”

Freya menurunkan suaranya dan kemudian memerintahkan Tae Ho untuk mendekat. Ketika jarak antara mereka berdua menjadi tiga langkah, Freya berkata sambil sedikit tersipu.

“Memasang Penghalang Besar lagi bukanlah hal yang normal. Selain itu, ini adalah instalasi mendadak yang belum direncanakan. Karena itu...agak memalukan untuk mengatakan ini, tetapi kita kekurangan kekuatan.”

Itu bisa dimengerti karena Penghalang Besar yang melindungi semua Midgard. Dan seperti yang dikatakan Freya, itu diputuskan terlalu mendadak.

Tae Ho mengerutkan kening tanpa sadar. Dia memang mengerti kata-kata Freya, tapi dia ingin tahu di mana dia bisa dimasukkan ke dalam cerita itu.

Freya membaca ekspresi Tae Ho dan kemudian mendecak lidahnya.

“Jangan khawatir. Aku tidak menyuruhmu menggunakan sihir.”

Jika memang itu masalahnya, dia akan memanggil Scathach.

“Yang ingin aku percayakan padamu adalah pergi ke Vanaheim untuk mendapatkan materi yang kami butuhkan untuk memasang Penghalang Besar.”

“Apa maksudmu tanah Vanir?”

“Benar. Ini tanah ayahku, saudaraku, dan aku yang kami dambakan. Aku tak tahu apakah kau tahu ini, tapi sebagian besar sihir Asgard berasal dari Vanaheim. Aku adalah raga yang dikirim untuk mengajarkan sihir kepada Aesir.”

Jika seseorang masuk lebih dalam ke masalah ini, Vanir telah mengirim Freya sebagai sandera setelah mereka dikalahkan dalam perang melawan Aesir, tapi tidak perlu berbicara tentang itu.

Freya berbicara sekali lagi ketika Tae Ho yang diam mengangguk.

“Alasan kami mengirimmu bukan Valkyrie adalah karena masalah ini sangat penting. Apa yang akan kau bawa dari Vanaheim bukan sekadar buku atau alat sihir. Ini barang yang sangat berharga, bahkan di Vanaheim. Secara tepat, kami harus mengirim seseorang yang setidaknya seorang komandan, dan yang memiliki waktu luang paling banyak di antara yang kutahu adalah kau.”

Itu tidak berarti bahwa Tae Ho punya waktu luang.

Biasanya, para komandan bertindak bersama legiunnya. Tapi situasi legiun Idun, tempat Tae Ho, berbeda. Tidak termasuk Tae Ho, yang lainnya adalah prajurit peringkat terendah, dan jumlah itu hanya puluhan.

Karena itu, Tae Ho hanya bisa bertindak sendiri sehingga secara alami ia memiliki lebih banyak kebebasan daripada komandan lainnya.

“Selain itu, kau seharusnya sudah tahu ini, tapi Vanaheim bukan tempat kau bisa datang dan pergi dengan bebas melalui pintu ruang seperti Svartalfheim atau Nidavelir. Keberadaan pengawalan itu sangat diperl.....mata apa itu? Jangan bilang kau tidak tahu apa yang kubicarakan.”

Tae Ho mengangguk dengan jujur. Tak mungkin dia tahu tentang Vanaheim ketika dia bahkan tidak memiliki pengetahuan dasar.

Namun, Freya mengerutkan kening dalam ketidaksetujuan.

“Sungguh....apa yang dilakukan Idun dan Heda tanpa mengajarimu ini?”

Dia menghela napas dan berkata,

“Terlalu lama bagiku untuk menjelaskan semuanya, jadi dapatkan informasi lebih banyak dari Hildegarde. Kau harus mengetahui tentang struktur Asgard dan dunia lain karena sekarang kau adalah seorang komandan.”

“Aku akan memperhitungkannya.”

“Benar. Terima kasih telah menjawabku sekali lagi. Juga…..Maaf aku memanggilmu di tengah malam, tapi aku harap kau bisa segera pergi. Aku harap kau mengerti, karena ini masalah yang sangat penting.”

“Tidak apa-apa.”

“Terima kasih sekali lagi. Kalau kau memiliki sesuatu selain hadiahnya, kau bisa memberitahuku. Aku akan mendengarkan kau jika itu dalam kekuatanku.”

Semuanya harus memiliki harga yang sesuai dengannya.

Tae Ho memperhatikan ketulusan Freya dan kemudian berkata di akhir perenungannya,

“Aku ingin menerima berkat Freya-nim setelah dan sebelum aku menyelesaikan tugas.”

“Berkatku?”

“Ya, aku ingin berkatmu.”

Kata Tae Ho dengan mata ketagihan dan Freya memiringkan kepalanya seolah itu tidak terduga tetapi kemudian tersenyum.

“Hm, benar. Jadi itu yang kau inginkan? Nah, sekarang kami bersikap pantas.”

Sudah waktunya bagi Tae Ho membalas karena dia terus menghadapi kecantikan Freya yang bersinar berulang kali.

Freya tersenyum gembira dan kemudian memberi isyarat dengan tangannya ke arah Tae Ho untuk mendekat. Itu benar-benar untuk memberkatinya.

Tapi saat Tae Ho menurunkan posturnya di depan Freya, dia membuka matanya dengan tajam dan berkata,

“Apa ini? Rasanya kau merencanakan sesuatu.”

Tae Ho tersentak tetapi berbicara dengan mata keinginan.

“Itu tidak benar. Aku hanya ingin menerima berkatmu.”

“Mencurigakan.”

Mata Freya menjadi lebih tajam.

Tapi itu hanya berlangsung sesaat. Freya mengangkat bahu dan kemudian berdiri dari kursinya.

“Yah, bukannya aku tidak bisa melakukannya.”

Dia berbicara singkat dan kemudian membuat Tae Ho mengangkat kepalanya dan menciumnya. Berkat yang memiliki efek terbesar di antara para Valkyrie adalah berkat di bibir.

Cuchulainn bersiul dan Tae Ho memaksa dirinya untuk bertindak tenang. Freya terkikik dan kemudian menyentuh pipi Tae Ho.

“Pergilah, komandan Idun. Hildegarde akan menjadi orang yang memberitahumu detailnya.”

Freya berbicara dengan segar dan kemudian duduk di atas singgasana sekali lagi dan tertawa. Tae Ho bisa mengerti mengapa Freya sangat menikmatinya setelah dia keluar dari ruangan.

...

“Jadi itu masalahnya. Kau hanya ingin memperkuat sagamu. Alasan kau tersenyum seperti orang bodoh juga karena sagamu semakin menguat, bukan karena alasan lain.”

“Jadi itu masalahnya.”

Heda dan Adenmaha memandang Tae Ho dengan mata yang sama. Itu karena mereka telah menyaksikan Freya memberinya berkat dalam siaran langsung.

‘Hei! Pada saat-saat seperti ini, kau hanya perlu keluar tanpa malu-malu. ‘

Tae Ho mengabaikan nasihat Cuchulainn yang tidak berdasar dan kemudian Hildegarde mendekatinya dengan wajah menikmatinya.

“Aku akan memimpin komandan Idun ke Vanaheim.”

Ada dua Valkyrie dari legiun Freya dan dua puluh shieldmaiden di belakang Hildegarde.

Sepertinya itu karena ada banyak Valkyrie, tapi legiun Freya memiliki lebih banyak perempuan dibandingkan legiun lainnya.

Heda adalah kasus lain, tapi ketika mata Adenmaha menjadi dingin, Tae Ho memikirkan hal lain.

‘Apa aku menghapus Hildegarde cuma-cuma?’

Segera setelah dia menghapus namanya, kesempatan untuk menerima berkatnya beberapa kali muncul.

Hildegarde adalah Valkyrie yang cukup kuat. Hanya dengan melihat kinerja sebagai Valkyrie, dia sebanding dengan Reginleif.

Tapi Tae Ho menggelengkan kepalanya.

Jika dia memutuskan jalan, dia harus terus melaluinya. Dia hanya akan menderita lebih banyak jika dia tidak bisa memutuskan.

Dibandingkan dengan Adenmaha, Heda, yang tahu apa yang dipikirkan Tae Ho dengan jelas, menghela napas dan kemudian meraih lengan Adenmaha dan berkata,

“Aku akan mempercayakan Tae Ho kepadamu, Adenmaha.”

“Serahkan padaku. Aku akan mengawasinya dengan cermat.”

Valkyrie representatif tidak bisa mengikuti Tae Ho di luar. Pertama, alasan Heda membawa Adenmaha adalah karena dia mengharapkan sesuatu seperti ini terjadi.

‘Tetapi bagi mereka untuk menginstal Penghalang Besar lagi pada saat ini.....Apakah situasinya lebih serius daripada yang kupikirkan……. ‘

Untuk menginstal Penghalang Besar lagi, mereka harus menghapus penghalang yang ada sekali. Jadi itu berarti Midgard akan terekspos kepada para raksasa pada saat itu.

Tentu saja, Odin dan Freya tidak hanya akan menghilangkan penghalang. Dia yakin mereka memiliki persiapan sendiri.

Toh, dia tidak bisa tidak khawatir.

Seratus tahun sejak Perang Besar.

Banyak peristiwa menarik telah terjadi baru-baru ini. Mungkin, waktu untuk perubahan telah tiba.

“Heda.”

Heda mengangkat kepalanya ketika dia dipanggil dan kemudian memperbaiki ekspresinya. Dia menggelengkan kepalanya pada Tae Ho yang matanya dipenuhi kekhawatiran.

Hildegarde memimpin para prajurit dan naik ke kapal legiun Freya. Heda mengizinkan Adenmaha naik ke kapal lebih dulu dan kemudian memberi Tae Ho berkat terbaik.

“Semoga berkat Idun menemanimu.”

“Semoga berkat Idun menemanimu.”

Kapal Legiun Freya meninggalkan dermaga dengan Heda mengawasi dari depan.

Ia pergi menuju Vanaheim, tanah Vanir.
Load comments