Dragon Blood Warrior 2-1

Terjemahan SETIA BLOG, dilarang copas

Chapter 1: Memasuki Istana Kekaisaran

Matahari terbit lebih tinggi dari tiang bambu, mirip dengan bola api besar yang tergantung di langit Timur, dan sinar matahari seperti kabel baja berlapis emas mengalir ke Bumi.

Ratu Sofia duduk tegak di dalam sebuah kursi rotan yang terbuat dari anyaman rotan berusia seratus tahun, dengan payung besar disandarkan di atas kepala, dikelilingi oleh sekelompok pelayan istana serta beberapa pengawal kekaisaran pribadi.

Para pengawal kekaisaran mengenakan pedang panjang di pinggang mereka, dengan anggun berdiri di sekitar radius 10m dari ratu, kemampuan persepsi mereka yang tajam mengamati keadaan di dalam perimeter itu. Semua elemen berbahaya yang mungkin tercakup dengan sempurna di dalam persepsi para pengawal kekaisaran itu.

Mengikuti pelayan istana, Aiwa berjalan menuju area istirahat ratu, melewati danau buatan dalam perjalanan; sebuah kolam yang disuruh buat oleh ratu, yang juga merupakan area mandi dan berenangnya selama musim panas. Air danau jernih; bahkan ikan yang berkeliaran di dalamnya tampak jelas.

“Berjalanlah ke sini.”

Pelayan itu mengarahkan jarinya ke galang sempit danau dan berkata pada Aiwa. Karena ini adalah pertama kalinya dia memasuki istana kekaisaran, Aiwa masih agak gugup, apa pun yang dikatakan pelayan istana, dia cepat-cepat mengikutinya, tidak berani melakukan kesalahan.

Aiwa berjalan maju, berhati-hati dengan jalur di bawah kakinya, kadang-kadang memandang ke arah payung besar itu, mengukur jaraknya dari Yang Mulia Ratu. Setiap langkahnya membuat Aiwa lebih gugup. Ini tidak menyerupai pertemuan terakhir mereka, karena melihat ratu yang jauh dihadiri oleh sekelompok orang membuat Aiwa merasa, bahwa ketika bertemu ratu sendirian, dia akan bertindak baik tetapi di depan banyak muka ini dia pasti akan serius, ini adalah alasan utama kegugupan Aiwa.

Ketika Aiwa tengah berjalan, tiba-tiba dia merasakan bola api besar tiba di bawah kakinya, hanya mendengarkan suara ledakan, bola api itu sudah meledak di depannya. Secara naluriah dia bergerak menjauh dari danau tapi sebelum dia sadar, bola api lain meledak ke kiri membuat tubuhnya terbang di langit.

Namun, ketika tubuhnya meninggalkan tanah, Aiwa menemukan tubuhnya terbang ke arah danau. Aiwa tidak memiliki kemampuan untuk bergerak di udara, jadi dia hanya bisa membiarkan tubuhnya jatuh bebas ke danau. “Celepuk!”

Aiwa jatuh ke dalam air.

Meskipun air danau tidak dalam, itu cukup untuk menenggelamkan Aiwa, pelayan istana itu tidak menduga bahwa anak lelaki ini tidak tahu cara berenang, dia hanya menatapnya mengambang dan tenggelam.

“Gurghhgh guh......”

Pelayan istana yang membuat Aiwa terlempar dan jatuh ke air, mendapati sosok Aiwa mengambang dan tenggelam menjadi sangat lucu, dia tidak bisa menahan tawa ketika berdiri di galang.

“Seegle, berhenti berdiri di sana dengan konyol dan cepat angkat dia!”

Duduk di kursi rotan, sang ratu dapat mengetahui bahwa Aiwa tidak berpura-pura tapi lebih benar-benar tidak tahu berenang; dia dengan cepat memberi perintah kepada pelayan istana itu untuk segera pergi ke air dan menyelamatkan Aiwa.

Mendengar perintah sang ratu, Seegle tidak berani tertawa lagi, dengan cepat terjun ke dalam air, mencoba menyelamatkannya. Tetapi, pada saat ini Aiwa sudah minum dua suap air, jika tak ada yang datang untuk menyelamatkannya, dia pasti sudah tenggelam. Tetapi, Aiwa sudah meninggalkan galang, Seegle dengan cepat mencoba meraih lengannya; Ketika Aiwa yang dirasuki kemauan untuk bertahan hidup melihat seseorang datang untuk menyelamatkannya, dia menarik tangan yang berusaha meraihnya, menggantung di atas tubuh Seegle.

“Jangan memegangku!”

Seegle akan dipeluk oleh Aiwa, dengan tubuh mereka masih tenggelam di dalam air, tubuhnya berputar, seperti ikan yang berjalan dari bawah lengan Aiwa memegangnya dari belakang.

Pada saat ini, Aiwa merasakan dua bola daging lembut membentang di punggungnya, tetapi saat ini dia hanya sibuk mencoba untuk bertahan hidup, tidak mampu menghargai tubuh lembut pelayan istana yang merangkulnya dari belakang.

Meskipun sosok Seegle sangat kecil, ia mengeluarkan qi yang kuat di dalam air; dia berenang ke arah galang sambil menyeret tubuh Aiwa. Mencapai galang, kedua tubuh mereka basah kuyup, terutama Seegle, pakaiannya menempel di tubuh indah itu, dengan dua puncak berdiri tegak di payudaranya. Setelah melihat mata kosong Aiwa, dia lupa semua tentang air danau yang dingin.

“Kalian berdua cepat pergi dan ganti pakaian!”

Sang ratu tidak marah, melainkan melihat tampang menyesal Aiwa, dia hampir tertawa. Tetapi karena martabat ratu, dia menolaknya.

Namun, beberapa pengawal kekaisaran di sisi ratu tertawa terbahak-bahak, mereka semua tahu bahwa Aiwa akan memegang posisi yang sama ketika mereka menjadi pengawal kekaisaran ratu, mereka tidak menduga orang kecil ini sudah akan merasakan ejekan Seegle. Aiwa melirik ke arah pengawal kekaisaran yang tertawa jahat tapi tidak menyala.

Seegle memegang Aiwa dan pergi ke ruang ganti, hanya melepaskan pakaiannya, dia menyeka tubuhnya dan mengganti pakaiannya. “Apa yang harus kulakukan?”

Seluruh tubuh Aiwa terasa dingin, sudah menjelang musim gugur, dengan pakaiannya basah kuyup, tubuhnya gemetar karena kedinginan.

“Buka pakaianmu!”

Seusai Seegle berganti pakaiannya, dia khawatir mengenai Aiwa.

“Tidak bisakah kau membawakanku baju dulu?”

Usai menderita godaan Seegle, hati Aiwa tidak berdamai, tapi dia tidak bisa memilikinya, lagipula dia adalah bendahara ratu, dia tidak mampu menyinggung perasaannya.

“Aku bilang buka maka bukalah, kalau kau tidak suka dingin teruslah pakai. Aku akan pergi.” Mengatakan demikian, Seegle berbalik untuk pergi.

“Jangan....aku memintamu, bawakan aku baju ganti, aku bakal mati kedinginan!”

Gigi Aiwa gemetaran karena kedinginan, ketika Seegle hendak pergi, dia dengan cepat meraih tangannya.

“Kalau begitu cepat buka pakaianmu!”

Suara Seegle tidak seperti perintah, dia tidak berpikir untuk melihat tubuh Aiwa, lebih suka mencoba merasakan pengalaman indah menjadi seorang pengawas untuk Aiwa, karena biasanya dia yang mematuhi perintah.

Aiwa tidak punya pilihan lain selain mematuhi perintahnya dan menanggalkan pakaiannya, toh dia tidak takut diawasi oleh seorang wanita, Seegle hanya menatap sekilas ke tubuh Aiwa yang bertubuh kekar, mengambil pakaian Aiwa. Aiwa berusaha menemukan kain untuk mengeringkan tubuhnya, tapi melihat pakaian di tangan Seegle menjadi panas. Sangat cepat, pakaian Aiwa mengering, semua ini terjadi dalam sekejap.

“Sangat ganas?”

Aiwa belum pernah melihat keterampilan magis seperti itu dan mau tak mau berseru dengan takjub. Seegle dengan bangga tertawa, melemparkan pakaian Aiwa kembali kepadanya, dia berbalik untuk meninggalkan ruangan.

Aiwa mengikuti di belakangnya kembali di depan ratu.

Melihat mereka, kapten pengawal kekaisaran berjalan dari belakang ratu, ia menilai Aiwa, bertanya: “Karena kau berpikir untuk menjadi pengawal kekaisaran Yang Mulia, kau punya kemampuan apa?”

Dari perkataan itu, Aiwa sudah bisa merasakan udara dingin datang dari tubuh lawannya, tanpa cukup waktu untuk menghindar, dia hanya bisa bertemu dengan kekuatan itu, kekuatan besar itu menyerang ke pusar Aiwa. Aiwa tidak punya pilihan selain mengabaikan menggunakan kekuatan tubuhnya dan menggunakan dou qi untuk melawan. Dua bagian kekuatan saling menghantam, menimbulkan ledakan, Aiwa terlempar mundur empat-lima langkah oleh jalur udara dingin sebelum menyelesaikan langkahnya, jika bukan karena dia sudah bersiap untuk mundur, dia pasti akan terluka oleh kekuatan itu.

“Haha Haha, ————kau bahkan tidak mampu menahan 30% dari kekuatanku, dan masih berpikir untuk melindungi Yang Mulia Ratu? Apa kau bahkan bisa melindungi diri sendiri?”

Kapten pengawal kekaisaran tertawa terbahak-bahak, tetapi ratu hanya tersenyum pada Aiwa, dia tahu, mampu menahan satu serangan kapten pengawal kekaisarannya ini, itu sesuatu, dan Aiwa masih seorang anak kecil itu saja.

“Rudolph, jika seorang anak muda berusia 17 tahun dapat menerima seranganmu, apakah kau masih bisa tetap tinggal sebagai kapten?”

Ujar sang ratu, mencibir ke arah Rudolph. Dalam hatinya, Aiwa jauh lebih manis daripada kapten pengawal kekaisaran yang kompetitif ini, jika bukan karena keselamatannya, dia benar-benar tidak ingin pria yang tidak biasa ini menunggu di sisinya! Meskipun citranya tidak jelek, tapi Ratu Sofia sama sekali tidak menyukai karakternya.

“Yang Mulia, itu bukan berarti Anda harus membiarkan orang yang tidak berguna berada di sisi Anda? Selain itu, apa yang kulakukan adalah untuk kebaikannya sendiri, jika seseorang tahu putra Jenderal Kyle seperti seekor anjing di palungan, bukankah Jenderal Kyle kehilangan muka?”

Rudolph berpikir untuk mempermalukan Aiwa, dan juga memamerkan kebajikannya di depan sang ratu.

“Kurasa kau sudah cukup bicaranya, Rudolph.”

Sang ratu dengan tidak sabar menyela Rudolph, baru saja Seegle menggoda Aiwa masih bisa diterima, karena itu hanya lelucon, tapi sikap Rudolph jauh dari lelucon. Hati sang ratu sangat jernih; Rudolph berasal dari Faksi Herman, orang Perdana Menteri Groote. Menjadi kapten pengawal kekaisarannya, ia sering melangkahi wewenangnya melakukan transaksi untuk Perdana Menteri Groote; ini membuat sang ratu merasa jijik dengannya.

Mendengar ratu mencaci makinya, Rudolph masih belum berdamai dan hanya bertanya pada Aiwa: “Lalu kau punya kemampuan khusus apa?”

Melihat Rudolph masih mengganggunya, bahkan setelah ratu berbicara atas nama dirinya, Aiwa juga mengerti bahwa kapten pengawal kekaisaran ini bukanlah pasukan dari faksi ayahnya, oleh karena itu, ia hanya tertawa: “Tentu saja aku memiliki kemampuan khusus sendiri.”

“Kalau begitu bicaralah; aku juga akan mendengarkan?”

Rudolph tidak berpikir anak muda berusia 17 tahun ini dapat memiliki kemampuan khusus, menyilangkan tangannya; dia menunggu perbuatan Aiwa.

“Aku hanya bisa membiarkan Yang Mulia Ratu mendengarkan,”

Ekspresi arogan muncul di wajah Aiwa. Dan ungkapan inilah yang dikagumi oleh Ratu Sofia. Beberapa hari yang lalu, ketika Aiwa memalukan Federer, dia justru membuat ekspresi ini. Melihat ekspresi Aiwa, hati Ratu Sofia tergerak. Karena di depannya, ada sangat sedikit, bahkan hampir tak ada yang bisa begitu percaya diri dan memamerkan ekspresi sombong seperti Aiwa; bahkan ungkapan ini ditujukan kepada kapten pengawal kekaisarannya, jika bukan karena dilahirkan dalam Keluarga Mitchell yang termasyhur, Ratu Sofia pasti sudah mengusir Rudolph dari istana kekaisaran. Tetapi dalam kapasitas sebagai ratu, dia harus menyeimbangkan kekuatan masing-masing dan setiap klan, tapi apa yang setidaknya membuat ratu puas adalah kesetiaan dan pengabdiannya yang tanpa emosi terhadapnya.

Ucapan Aiwa ini, membuat Rudolph sulit untuk membalas, karena hal ini melibatkan martabat ratu. Siapa yang berani menantang martabat sang ratu?

Ratu Sofia selesai tertawa dan melambaikan tangannya memanggil Aiwa. Dia dengan cepat melangkah ke arahnya, menggerakkan mulutnya di dekat telinganya, dia berkata dengan suara kecil, “Aku bisa membuat kapten pengawal sombong ini melepas celananya di depan umum, apakah Yang Mulia percaya atau tidak?”

Sang ratu tertawa melihat ke arah kapten pengawal, sama sekali tidak yakin, tapi masalah ini membangkitkan minatnya seutuhnya: “Benarkah?”

“Jika saja tubuh kapten pengawal ini tidak terlalu jelek, maka aku bisa membuatnya mengungkapkan tubuhnya di depan umum.”

Ujar Aiwa dengan percaya diri.

“Bagus, biarkan aku melihat apa yang kau pelajari dari belajar 2 tahun di East Empire!”

Sang ratu tersenyum indah, mengungkapkan antisipasi di dalam pupil matanya yang cerah.

Aiwa mundur dua langkah, mengumpulkan dou qi di telapak tangannya. Segera kabut warna merah muda menyelimuti ruang kosong 4-5 zhang di depannya. Dan kepala pengawal itu, Rudolph, berada di tengah-tengah kabut itu.

TLN: 1 Zhang = 3.3m

Karena efek gairah yang merangsang dari kabut ini, semua orang yang hadir di sini secara alami merasakan dorongan, tapi karena Aiwa memusatkan pikirannya pada tubuh Rudolph, yang lain tidak memiliki reaksi yang besar, tapi Rudolph agak linglung dan bingung.

Menggunakan layar kabut itu, Aiwa membuat ular-ular cabulnya muncul, dengan tenang terbang ke dalam pakaian Rudolph, kedua ular cabul itu tidak hanya bekerja pada wanita tetapi juga memiliki hasil yang sama mengenai hasrat seksual pria. Bertemu dengan serangan kedua ular cabul secara serentak, dalam perasaan yang kacau; Rudolph melihat wanita yang dikaguminya memamerkan perilaku genitnya di depannya, membuatnya mengikuti dengan gembira.

Rudolph menyukai Ratu Sofia di dalam hatinya, tapi takut akan prestisenya, dia tidak pernah berani membayangkan Ratu Mulia secarra tidak senonoh di dalam pikirannya; hanya hatinya menginginkan pelayan di sisinya. Aiwa sudah memperhatikan pelayan istana mana yang diidam-idamkan oleh Rudolph dan mensintesiskan sosok pelayan istana di depannya. Pikiran Rudolph sudah kacau saat ini; tubuhnya melemparkan dirinya berulang-ulang ke arah bayangan pelayan istana yang tak ada itu, benar-benar lupa bahwa dia ada di depan ratu.

Di bawah kendali Aiwa, Rudolph melakukan teknik gulat sumo, meninggalkan para pengawal kekaisaran dan pelayan istana dalam kegemparan, tapi mereka juga tidak menyangka dia akan mulai melepas pakaiannya di depan ratu.

Ketika kapten pengawal kekaisaran hampir akan melepas celananya, ratu dengan cepat memerintahkan seseorang untuk menghentikannya. Aiwa juga menarik teknik yin-nya.

Sang ratu secara alami tahu Rudolph dimanipulasi di bawah teknik aneh Aiwa, karena itu dia tidak berpikir untuk menyalahkan kapten pengawal kekaisaran yang setia dan berbakti; Namun kehinaan publiknya, membuatnya semakin jijik dengannya.

Usai dihentikan oleh seseorang, Rudolph merasa seperti terbangun dari mimpi, melihat pelayan istana dan pengawal kekaisaran menutupi mulut mereka dan tertawa, dia tak tahu kesalahan macam apa yang telah dia lakukan tadi, tampak seperti misteri yang tak terduga.

Akhirnya, Yang Mulia Ratu dapat memahami alasan Anggota Komite Evaluasi Dragon Blood — rekomendasi Ruth; itu karena sihir Aiwa. Dia hanya pernah mendengar tentang sihir ini sebelumnya, tapi tidak pernah melihatnya dengan matanya sendiri; hari ini dia telah memperluas cakupannya. Tetapi, memiliki tukang sihir (sorcerer) ini di sisinya, dia merasa sangat takut, dia dengan gugup berpikir bagaimana jika ada hari dia dimanipulasi, menggunakan metode yang sama untuk memerintahkan ratu ini untuk mempermalukan dirinya sendiri di depan umum, jika demikian, maka takkan ada warga yang mengingini martabat ratu menggunakan ini sebagai dalih untuk menghasut masalah?

“Tampaknya membuatmu pengawal kekaisaranku akan sangat menganiayamu, bagaimana dengan menjadi tukang pijatku?”

Yang Mulia Ratu telah berkonsultasi dengan pendatang baru untuk pertama kalinya, seperti untuk pengawal kekaisaran lainnya, mereka hanya cemburu sampai mati. Menjadi tukang pijat Yang Mulia Ratu, ini adalah posisi terhormat! Yang mana dari salah satu pengawal kekaisaran di sisinya yang tidak ingin mendapatkan tugas ini? Sayangnya, seorang anak muda pendatang baru telah mendapatkannya hari ini! Sayang sekali! Tampaknya, Yang Mulia Ratu masih pilih kasih terhadap Keluarga Holtzer.

Mendengar perintah Ratu, Aiwa senang, meskipun momen kebanggaannya melintas sesaat, tapi biarpun itu terjadi, itu pasti membuat orang-orang yang membenci Klan Holtzer cemburu di hati mereka.

“Aku ingin mematuhi semua rencana Yang Mulia Ratu, kebutuhan Yang Mulia adalah misi Aiwa dalam hidup!”

Kalimat birokrasi ini diajarkan kepadanya oleh ayahnya, begitu dia membuka mulutnya, itu sudah keluar.

Seorang anak muda berusia 17 tahun berbicara hal yang menyenangkan dalam situasi ini, membuat Sofia merasakan pemujaan mendalam yang dimiliki Jenderal Kyle Tua. Dia berpikir, dia benar-benar adalah anak harimau keluarga jenderal, bahkan mematuhi perintah seperti ini!

“Bagus, mulai hari ini dan seterusnya, kau akan mengikutiku di sisiku. Aku akan istirahat sekarang!”

Sang ratu tampak seolah-olah dia telah menyelesaikan suatu peristiwa yang luar biasa, tapi Aiwa tahu, ini hanya upacara untuk seorang pelayan kecil memasuki istana, haruskah mengumpulkan pasukan sebesar itu? Jika dia diberikan gelar resmi, maka tidak diketahui akan seberapa besar!

Sebenarnya apa yang tidak Aiwa tahu yakni, bahwa alasan terbesar sang ratu mengadakan upacara akbar, yaitu ia adalah anggota penting Klan Holtzer, ini menunjukkan seberapa besar nilai yang diperlihatkan oleh Yang Mulia Ratu kepada Klan Holtzer, oleh karena itu, ia membiarkan pelayan istana dan pengawal kekaisaran di sisinya melihat, karena di antara mereka, ada banyak anggota dari klan yang berbeda dari Hass Empire, mereka menambahkan minat pada semua yang mereka lihat di sisi ratu dan melaporkan kembali ke klan mereka, yang kemudian akan menyebar melalui mulut anggota keluarga mereka.

Saat ini, tak ada banyak perbedaan antara kekuatan Klan Holtzer dan klan lainnya, ratu membutuhkan klan ini untuk memperluas lebih banyak, sehingga agar tidak membiarkan keluarganya menghadapi perlawanan, bakat semacam ini menjamin keamanan dan stabilitas kekaisarannya. Jika dia membiarkan kekuatan klan menjadi terlalu besar, maka itu akan mengancam posisinya. Sang ratu mengandalkan kemampuan menyeimbangkannya untuk menjatuhkan ancaman sampai sangat kecil.

Matahari bersinar lebih terik, payung besar di atas kepala ratu melindunginya dari matahari yang menutupi sisinya dengan kesejukan yang menenangkan. Selain beberapa pengawal kekaisaran dan pelayan istana, dengan Rudolph dan kepala pelayan istana Jancy menjaga ratu dengan ketat, semua yang lain kembali ke pos mereka. Jika saja ratu memiliki kedua orang ini di sisinya, situasi apa pun dapat dengan mudah ditangani, biarpun lawannya adalah ahli kelas satu kekaisaran.

Tapi Aiwa tidak tahu apa-apa; dia tak tahu pekerjaan spesifiknya. Melihatnya berdiri dengan bodoh, Seegle yang menggodanya tadi diam-diam tertawa. Meskipun sebelum dia datang, dia telah menggodanya setelah berkonsultasi dengan pelayan istana, dia agak menyukai anak muda ini; tapi dia masih belum tahu apakah ratu suka atau tidak suka Aiwa, jika ratu menerima Aiwa karena cinta laki-laki, maka mereka hanya bisa menonton tanpa daya.

“Jangan berdiri di sana dengan bingung, ikuti aku.”

Mengatakan demikian, Seegle menarik sudut jaket Aiwa dan membimbingnya, dia sangat menyesal tidak hati-hati menikmati sosoknya yang sehat dan indah di dalam ruang ganti.

Jancy menemani sang rRatu memasuki ruang tamunya, dan Rudolph pergi ke luar untuk menjaga aula utama. Ada berbagai tugasnya, jika seseorang menyerbu masuk ke dalam aula utama, maka itu akan membuat sulit bagi Rudolph untuk lolos dari rasa bersalah ini. Dan jika sesuatu terjadi di dalam, maka itu adalah tanggung jawab Jancy, oleh karenanya, tanggung jawab Jancy dan Rudolph sudah jelas.

Aiwa tak tahu di mana dia ditempatkan, dan hanya bisa mengikuti pelayan istana menggoda ini. Aiwa ingin tahu tentang pelayan yang bisa menggunakan tangannya untuk mengeringkan pakaiannya; dia benar-benar tidak menduga bahwa pelayan istana yang tampaknya biasa ini memiliki keterampilan semacam ini. Alhasil, dia bisa menikmati keindahan dan pesona tubuhnya dari punggungnya.

“Di mana aku ditempatkan?”

Aiwa mau tak mau bertanya, toh dia tahu, tanpa perintah ratu; dia tidak bisa memasuki ruang tunggu wanita itu sesukanya.

“Kau ditempatkan di sini.”

Jari Seegle menunjuk ke arah pintu ruang tunggu dan berkata. Aiwa dengan patuh berdiri di sana. “Berdiri dengan benar di sana, kau tidak boleh menikmati fantasi tentang ratu!”

Seegle maju ke depan, merevisi sikap Aiwa, tapi tangan kecilnya dengan cekatan memegang benda laki-laki di selangkangan Aiwa sekali. Wajahnya menjadi merah, menambah keindahan sosoknya yang malu-malu.

Dipegang oleh Seegle seperti itu, benda Aiwa di antara selangkangannya, dalam sekejap menjadi refleks, Seegle yang menakutkan tengah mengambil kebebasan dengan Aiwa, dia melompat ke sisi lain pintu.

“Hehe, kalau kau suka bermain seperti ini, ketika kita saja, aku bisa membiarkan kau bermain sebanyak yang kau mau!”

Aiwa tertawa cabul ke arah Seegle.

Ekspresi Seegle sepertinya berkata: “Kau akan menepati janji?”

Namun memikirkan Aiwa memegangnya, dia berpikir: “Lihat saja apakah aku tidak mempermainkanmu sampai mati!”

Fakta adalah buktinya, karena pelayan-pelayan ratu, Aiwa dan Seegle tidak punya waktu pribadi untuk bermain bersama-sama, di samping jam-jam sibuk awal kedua orang ini selalu menjaga di luar pintu, dan tak bisa bertemu berduaan di waktu lain.

 

Hampir seminggu berlalu usai Aiwa dan Seegle ditempatkan di luar pintu.

Di dalam koridor ini, tak ada orang lain, hanya mereka berdua, dan Jancy selalu menemani Yang Mulia Ratu di dalam, dia juga orang yang mengirimkan perintah ratu, apa pun yang harus dibicarakan oleh ratu melewati mulut Jancy.

“Aiwa, kau masuk.”

Ketika Aiwa dan Seegle berdiri di luar pintu sambil saling melirik, pintu ruang tunggu itu tiba-tiba terbuka, Jancy berjalan keluar.

Aiwa mengarahkan jarinya ke hidungnya yang agak tidak percaya dan bertanya: “Aku?”

Seusai datang selama satu minggu, dia masih belum dipanggil oleh ratu, pemanggilan mendadak ini, membuatnya merasa agak ganjil.

Jance dengan dingin memandang ke arah Aiwa dan berkata. Dia tidak suka berbicara banyak dengan orang lain, dia berharap seseorang segera pergi usai mendengar perintahnya, melihat Aiwa sangat muram, dia mengalami ini untuk pertama kalinya.

Melihat wajah Jancy yang dingin, Aiwa agak takut, dia dengan patuh mengikutinya ke dalam, pada saat itu, Seegle membuat wajah masam ke arah Aiwa.

“Yang Mulia ada perintah apa?”

Aiwa melihat sang ratu berbaring di belakang kursinya. “Seminggu telah berlalu sejak kau tiba, kan?”

“Menjawab Yang Mulia, seminggu telah berlalu.”

Aiwa tak tahu niat ratu, membuat hatinya gelisah. Matanya berputar-putar, takut dia melakukan hal yang tidak sopan pada ratu yang cantik ini.

“Dalam kapasitas tukang pijatku, kau masih belum memijatku, hari ini aku berpikir untuk menguji keterampilanmu, bagaimana?”

Mata ratu yang cerah jatuh pada tubuh Aiwa yang mengukurnya, membuat Aiwa semakin gelisah.

“Aku ingin melayani Yang Mulia!”

Jantung Aiwa berdetak, berpikir: “Akhirnya aku bisa mendekati tubuh batu giok Yang Mulia Ratu!” Apa yang disesali yaitu, Jancy si pelayan yang kemampuan peringkat ke-10 ini berdiri berlawanan dengan ratu dengan tidak berniat meninggalkannya.

“Pelayan ini, apa yang kau lakukan masih berdiri di sana? Toh, ini adalah waktu pijat, tidak bisakah kau undur diri?” Tapi ini hanya dipikirkan dalam hati Aiwa, tidak berani berbicara, hanya dengan menatapnya membuatnya lebih ketakutan.

“Datanglah ke sini.”

Kata-kata ratu penuh dengan godaan lesu. Aiwa melewati meja kantor besar, berdiri di belakang ratu, “Yang Mulia, bisakah aku mulai sekarang?”

Sang ratu tidak berbicara, malah menutup matanya, sedikit mengangkat kepalanya, mengisyaratkan untuk memulai, jenis ini seolah-olah dia hanya memiliki kekuatan untuk menggerakkan kepala itu.

Aiwa dengan hati-hati memegang kedua tangannya di bahu Yang Mulia Ratu, 10 jarinya meremas daging ratu yang halus dan wangi, menekannya dengan ringan.

“Oh——”

Sang ratu mengerang pelan, jelas tangan Aiwa membuatnya sangat nyaman. Kekhawatiran Aiwa yang tak berdasar juga turun.

Sang ratu mengenakan piyama longgar, karena dia berbaring di dalam kursi, Aiwa bisa melihat pemandangan di dekat pusar ratu dari garis leher, meskipun dia tidak bisa melihat seluruh pemandangan, tapi setengah bukit yang muncul di dalam dari dada ratu yang halus seperti sutra sudah cukup memikat Aiwa, membuat tubuhnya bersemangat.

“Kau tidak hanya belajar cara memijat bahu, kan?”

Sang ratu agak tidak puas. Hati Aiwa menjadi gugup sekali lagi. Hatinya berbicara—— “Aku berpikir untuk meremas dadamu dua kali, apa aku berani?” Aiwa memandang ke arah Jancy; dia berdiri pada jarak 1 zhang dari ratu, meskipun dia tidak melihat kemari, Aiwa bisa merasakan perhatian penuhnya ada di atas tubuhnya seolah-olah dia adalah mata-mata yang berkonspirasi untuk membunuh ratu, membuatnya merasa dipermalukan .

Sejak Ratu berbicara, bergerak di bahunya yang harum tidak cukup untuk memuaskannya. Dia tidak punya pilihan lain selain bergerak ke lengannya.

Dipisahkan oleh piyama tipis, Aiwa merasakan kulit indah Yang Mulia Ratu, mirip dengan sutra halus, setiap kali tangannya memijat dan meremas dengan kedua tangannya, itu membuat piyamanya menarik ke kedua sisi, menekan dadanya, membuat kedua puncak di payudaranya itu bahkan lebih tinggi, dia bisa melihat dengan jelas kedua puting tegak yang montok itu di atas payudara Yang Mulia Ratu. Ketika piyama kembali dengan meluncur, secara alami bergesekan dengan puting runcingnya, provokasi ini dengan cepat membuat puting susu ratu berdiri tegak.

Aiwa tidak hanya bisa menikmati dada ratu yang bergerak elegan, tubuh ratu juga membagikan aroma tubuh yang memikat dan memesona, mantra daging harum yang dibor ke dalam lubang hidung Aiwa, meresap ke dalam paru-parunya, membuat darah binatang buasnya mendidih. Dia mengucapkan terima kasih kepada kursi besar yang menyiksanya, jika tidak, batangnya akan dengan kuat naik ke punggung ratu.

Aiwa berusaha untuk menstabilkan napasnya, setelah tangannya meremas kedua lengan lotus itu, mereka dengan cepat bergerak ke arah wajah ratu. Dia memijat cuping telinganya, meremas dagunya, sekali lagi membelai pipinya dengan lembut, metode pijat ini tidak hanya dapat melonggarkan otot, itu sebenarnya juga memiliki efek mempercantik.

Ketika Aiwa memijat wajahnya, dia memperhatikan dua bibir tipisnya yang harum, bibirnya lebih erotis daripada wanita mana pun, jika dia bukan ratu, Aiwa pasti sudah mengangkat wajahnya dan mencium bibirnya yang harum.
Load comments